PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
RENCANA LAMARAN


__ADS_3

Seminggu kemudian....


Setelah Kamelia selesai UAS... saat ini dia dan juga Yohanes sedang quality time keduanya menikmati waktu berduaan seperti saat ini Yohanes sedang bermanja-manja dengan Kamelia.....


Yohanes menyandarkan kepalanya di bahu Kamelia... dan Kamelia pun dengan refleks mengelus rambut Yohanes dengan lembut....


Yohanes pun dengan senang hati menerima perhatian Kamelia terhadapnya....


" Yank... my hunny..." seru Yohanes


" Hmmmm kenapa..." dehem Kamelia lalu berseru


" Hmmmm sekarang kan kamu sudah hampir masuk semester 3 .... apa gak sebaiknya kita bertunangan saja my hunny..." seru Yohanes.


" Apa gak terlalu cepat...." seru Kamelia yang masih setia mengelus rambut hitam nya Yohanes....


" Apa kamu gak mau menikah denganku.." seru Yohanes menatap Kamelia dari samping.


" Hmmmm aku belum siap Yo..." seru Kamelia dan dengan cepat Yohanes menjauhkan kepalanya dari bahu Kamelia.


" Kamu kenapa belum siap....?" tanya Yohanes.


" aku masih ingin kerja... dan kuliah yo..." seru Kamelia


" aku bisa biayain kuliah kamu dan kamu jangan kerja lah yang kamu ....-" seru Yohanes pada Kamelia.


" Bukan gitu yo...aku juga gak mau merepotkan kamu..." seru Kamelia


" Sayank gak ada yanh di repot kan kok..." seru Yohanes sambil menggenggam kedua tangan Kamelia.

__ADS_1


" Bukan itu aja masalah nya Yo... jujur aku masih berharap dia yang akan jadi pendamping ku... tapi apa sekarang .. dia sudah jadi kekasih sahabatku... rasanya berat untuk mengatakan hal ini... sehingga aku memutuskan persahabatan aku dengan Tia... karna aku selalu gak suka dia menuduh ku masih punya perasaan kepada Randa... meskipun itu suatu kebenaran tetapi aku gak mungkin menghancurkan persahabatan ku dengan dia... hingga pada akhirnya aku pun memutuskan untuk tidak mengganggu dia lagi...." gumam Kamelia dalam hati sambil menatap Yohanes


Yohanes yang tau kekasihnya sedang melamun lalu menjitak keningnya ...


( Pletak...)


" Auwwww...yohannnnnn" pekik Kamelia meringis kesakitan dengan refleks dia berdiri


" Hahahahhaha kamu sih melamun bae..." seru Yohanes santai.


" Ya tapi jangan main pukul-pukul donk...." seru Kamelia kesel


" kamu lagi lamunin apaann sih..." seru Yohanes


" Lamunin masa depan. aku dengan calon suami aku lah...." seru kamelia kesel


" Hmmmm ada deh orangnya kalah ganteng sih sama kamu..." ledek Kamelia dan yohanes langsung memasang wajah datarnya


" Hehehehehe kenapa tuh muka kek muka televisi aja..." seru Kamelia santai.


" Kamu ih bikin aku esmosi aja..." seru Yohanes


" Esmosi .." ulang Kamelia sambil mendudukan dirinya di kursi.


" Hehehhehehee " nyengir Yohanes sambil merapikan rambutnya lalu dia merebahkan kepalanya di pangkuan Kamelia...


" Emosi yank... bukan esmosi..." ralat Kamelia tanpa sadar mengucapkan kata sayang


" Hmmm tadi kamu bilang apa...?" seru Yohanes memastikan pendengarannya tidak salah.

__ADS_1


" Emosi..." seru Kamelia mengulang kata-katanya


" Bukan yang itu tapi kata - kata yang terakhir ..." seru Yohanes


" Yang mana sih... udah lah ah..." seru Kamelia yang pura-pura tak mengerti.


" Hmmmm yaudah lah... mungkin aku salah dengar kali..." seru Yohanes pasrah


" Jadi bagaimana....?" tanya Yohanes


" Bagaimana apanya....?" tanya Kamelia.


" Ya bagaimana kalau aku melamar kamu seceparnya ..." seru Yohanes


" Hmmmm terserah kamu saja lah... aku nurut saja..." seru Kamelia.


" Loh kok terserah aku sih yank... " seru Yohanes


" Ya terus aku harus bagaimana Yohanes..." seru Kamelia.


" Iya kamu pikirkan lah dulu yank..." seru Yohanes pada Kamelia


" Hm.mmmm baiklah...aku akan menunggu lamaran dari kamu kabarin aku saja kapan waktu nya kamu dan keluarga akan datang...." seru Kamelia tegas...


" Oke sayank... tunggu aku ya..." seru Yohanes sambil tersenyum


" Kamelia pun hanya mengelus rambut Yohanes seperti mengelus bayi... eh salah... Yohanes kan bayi besarnya dia... yang sangat manja dan menggemaskan..."


💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮

__ADS_1


__ADS_2