
* beberapa jam setelah pulang sekolah Kamelia di jemput oleh Ferdi dan diajak jalan-jalan namun Kamelia menolak dengan halus *
" Mel kamu mau gak jalan-jalan bareng abang dek." seru Ferdi.
" Hmmm maaf bang untuk sekarang kayaknya gak bisa bang karna adek lagi fokus sama ujian semester dan tahun besok adek sudah try out bang maaf ya." seru Kamelia lembut.
" Iya gak apa-apa dek." seru Ferdi sambil menjalankan motornya.
" Sesampai di rumah Kamelia melihat Yuni yang juga baru sampai"
Yuni yang sedang ingin masuk dan melihat Kamelia melamun dia mengagetkan Kamelia.
" Ayo lu lagi ngelamunin apaan." seru Yuni sambil menggoda Kamelia.
" Ah siapa yang melamun." seru Kamelia mengelak.
" Elu yang ngelamun woi." seru Yuni sambil duduk di sebelah Kamelia.
__ADS_1
" Hmmm gue lagi gak ngelamun tapi gue lagi berpikir kalau gue harus berpikir bagaimana dengan perjodohan gue sama Ferdi." seru Kamelia kepada Yuni.
" Hmmmm emang lu yakin mau menerima perjodohan itu atau enggak." seru Yuni bertanya kepada Kamelia.
" Gue gak tau Yun yang jelas gue nyaman sama Ferdi ketimbang sama randa." seru Kamelia.
" Iya sudah lo pilih saja Ferdi." seru Yuni santai.
" Iya sudah lah mending lo pergi sono ganti pakaian lo bersih-bersih sekalian tuh pakai kembang 7 rupah hahaha." seru Kamelia sambil tertawa😃
" Hahahaha😃 lo bisa aja woi yaudah gak usah nangis lo mending lo pikirin matang-matang dulu soal perjodohan elu." seru Yuni sambil berlari meninggal Kamelia yang kesel.
" Ampun dah... punya temen kayak dia habis gue lama-lama bisa gila beneran gue ini mah haduuuuuh.." gumam Kamelia dalam hati sambil menggelengkan kepalanya.
Setelah kepergian Yuni dia pun pergi ke kamarnya dan merebahkan dirinya lalu memandang langit-langit kamarnya.
" Apa iya ya aku harus menerima perjodohan ini... hmmmm bagaimana dengan randa apa yang akan aku katakan kepadanya yang dia tau kalau aku dekat dengan yonatan bukan sama Ferdi ya... semua orang tau kalau aku dekat dengan pamanku yonatan. hahahaha cinta kami itu cinta terlarang mana mungkin kami menjalin kasih ada-ada saja pemikiran manusia ini." seru Kamelia pelan.
__ADS_1
Saat sedang melamun di kamarnya kakakanya mendatangi adiknya itu.
" Dek kamu lagi apa sih." seru kakak Keysiana.
" Dek kamu dimana sih kok diam aja." seru kakaknya sambil membuka pintu kamar adiknya..
Saat masuk ke dalam kamar adiknya dia melihat adiknya sedang tertidur.
" Hmmm tidur rupanya kamu dek." seru kak keysiana sambil mengelus kedua pipi adiknya itu lalu dia keluar dari kamar adiknya dan menuju kamarnya sendiri untuk beristirahat.
Kamelia yang saat itu belum sepenuhnya tidur hanya berdiam diri saja dia tak ingin menunjukan kegelisahannya kepada sang kakak dia hanya ingin melihat keluarganya bahagia dengan dia meyakinkan hatinya untuk menerima perjodohan itu sesungguhnya hatinya berat untuk menerima perjodohan itu tetapi dia tak ingin mengecewakan perasaan abangnya karna abangnya juga sudah banyak membantunya maka dari itu Kamelia siap menerimanya.
" Kak aku akan terima perjodohan itu demi kalian dan aku tidak akan mengecewakan kalian kak aku sayang sama kalian maafin aku kak." seru Kamelia sambil memejamkan matanya dan langsung tertidur.
__ADS_1