PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
DI LEDEKIN


__ADS_3

Beberapa hari kemudian


Kamelia berangkat ke kampus dengan pakaian batik nya dia terlihat sangat cerah bagai matahari 🌞 yang tersenyum di pagi hari


Pagi ini Kamelia di jemput oleh Frans di rumahnya hingga membuat Kamelia malu setengah mati menahan ledekan para sepupunya itu


Sesampai di kampus Kamelia di sambut oleh ketujuh sahabatnya di depan kampus


" Wah sang putri datang dengan pangerannya " seru Diva heboh.


" Iya nih " seru Sekar.."


Kamelia yang mendengar itu cuek saja.


" Terimakasih ya " seru Kamelia sambil tersenyum ke arah Yufrans


" Iya meli sama-sama, jam berapa pulangnya ? " tanya Yufrans.


" Hmmm sorean lah kenapa emangnya ?" seru Kamelia seraya bertanya.


" Sore nantik aku jemput ya " seru Yufrans.


" Hmmm gak usah Frans nantik aku mau pergi bentaran kok, yaudah aku masuk dulu bye " seru Kamelia sambil berlalu ,


Kamelia pun masuk kedalam kampus dengan cepat tanpa menoleh kebelakang dan mengabaikan kicauan para sahabatnya.


Sesampai di kelas Kamelia sudah melihat 4 sahabatnya yang lain yaitu Renita , Citra, Maya dan Rifani.


Keempat nya langsung menatap ke arah Kamelia yang berjalan ke arah tempat duduk nya.

__ADS_1


Keempatnya juga saling pandang dan merasa bingung.


" Hmmmm kenapa dengan mel ? "tanya Citra pelan kepada Renita.


" Gak tau " seru Renita sambil mengangkat kedua bahunya acuh.


Tak lama ke 7 sahabat itu datang sambil terdengar gelak tawanya.


Sesampainya di dalam mereka langsung membuly Kamelia dengan ledekan mereka.


" Ekhemmm cieee cieee yak yang diantar sama calsum " seru Selvina sambil meledek


" Iya nih sampai kita di tinggal di parkiran ya gak guys " seru Diva ikut menimpali.


" Ekhemmm udah - udah kasihan itu Kamelia sudah merah itu pipinya guys " seru Sahara


" Kamelia yamg diledek hanya diam saja sambil membuka bukunya dan mencatat sebuah materi yang belum sempat dia catat dari catatan salah satu temannya.


" Gak panas dia tapi kok merah ya pipinya " ledek Diva seraya menggoda sahabatnya


" Kamelia gak tahan dia langsung berdiri dam keluar tanpa bersuara "


Vanessa yang sedang memainkan handphone nya langsung menatap kepergian Kamelia yang tiba-tiba.


" Kalian sih buat mel salah tingkah pergi kan dia " seru Vanessa kesel pada ke 6 sahabatnya itu.


" Hahahahahahah lucu tau tampang mel itu " seru Diva.


" Bersiaplah menghadapi gunung es kembali wahai Diva " seru Vanessa seketika Diva menegang mendengar penuturan Vanessa barusan.

__ADS_1


Setelah mengatakan itu Vanessa ingin berdiri dan mencari Kamelia namu belum sempat dia berdiri orang yang hendak dia cari sudah mudah muncul dari arahl pintu bersama seorang wanita paruh baya nan cantik yaitu buk dosen Maisy.


Mata kuliah pun dimulai dengan sangat nyaman dan damai.


S


K


I


P


Saat jam istirahat Kamelia dengan cepat pergi keluar dan meninggalkan kelasnya.


Dengan langkah 1000 jurus kecepatan Dengan waktu singkat Kamelia menghilang di balik pintu


Sedangkan ke -7 sahabatnya belum sadar jika mel sudah keluar sejak tadi, dan Renita cs sudah lebih dulu tau jika mel keluar mereka pun memutuskan untuk mengikuti Kamelia namun sayangnya mereka kehilangan jejak Kamelia.


" Lo dimana mel ? " tanya citra.


" Cepat kali dia menghilang " seru Maya.


" Hmmm kita sulit ya bicara sama dia " seru Rifani putus asa.


" Jangan putus asa begitu Fani, nantik juga kita ketemu sama dia kok " seru Renita.


" Hmmmm " dehem Rifani tak semangat


" Yaudah kita ke kantin yuk " seru Maya pada yang lainnya.

__ADS_1


...💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮...


__ADS_2