
...Ku berhenti di batas ini...
...Antara cinta dan mimpi bersamamu...
...Aku sadari kini, bahwa memang hatimu...
...Bukan untukku...
...Ku kembali kepada sunyi...
...Kuikhlaskan semua pada takdir...
...Tuhan pasti tahu yang terbaik untukku...
...Tenanglah hatiku...
...Tegarlah diri walaupun perih...
...Berjalanlah lagi sejauh mungkin...
...Hingga suatu hari nanti pasti bertemu...
...Dengan hati yang tak menyakiti...
...Kugenggam hati dan sakit ini...
...Memang suratan, tak bisa ku memaksa...
...Tuhan pasti tahu yang terbaik untukku...
...Tenanglah hati...
...Tegarlah diri walaupun perih...
...Berjalanlah lagi sejauh mungkin...
...Hingga suatu hari nanti pasti bertemu...
...Dengan hati yang tak menyakiti...
...Oh-uh-oh-oh-oh...
...Tegarlah diri walaupun perih...
...Berjalanlah lagi sejauh mungkin...
...Hingga suatu hari nanti pasti bertemu...
...Dengan hati yang tak menyakiti...
...Kepada hati, aku katakan...
...Jangan jatuh lagi ke hati yang salah...
...Hingga suatu hari nanti pasti bertemu...
...Dengan hati yang tak menyakiti...
...Dengan hati yang tak menyakiti...
...Hm-mm...
Setelah kepegian Rayhan baru lah ketujuh sahabat Kamelia mendekat ke arahnya.
" Mel mel " panggil Diva sambil duduk di tempat Rayhan duduk tadi
" Ya kenapa ?? " seru Kamelia dengan nada yang tak biasa sehingga membuat Diva menampol lengan Kamelia dengan tapak tangannya.
" Haisshh gak usah kal gitu juga kalik ngomongnya " seru Diva kesel
__ADS_1
" Haahahahhaha " tawa yang lain pun pecah seketika.
" Ada apa ? " tanya Kamelia saat melihat Diva kesel.
" Hmmmm lo tadi ngomongin apaan sih sama tuh cowik kacamata " seru Diva
" Gak ada yaudah yuk balik kelas " seru Kamelia sambil beranjak dari duduknya.
Kamelia pun berjalan meninggalkan, yang lainnya
Saat Kamelia melewati meja Rastiana dia sekilas tersenyum sambil menepuk bahu Rastiana pelan
( PUK ) " Gue duluan ya, Nay aku ke kelas dulu " pamit Kamelia pada Rastiana dan juga Nayra
" Ya nantik aku sama Karina nyusul " seru Rastiana sambil menatap Kamelia
" Iya Mel " seru Nayra
Lalu Kamelia pergi meninggalkan mereka berempat
" Hai guys " seru Kamelia saat memasuki kelas
" Hai Mel " seru Renita cs bersamaan karena hanya mereka yang ada di dalam kelas
" Belum ada dosen masuk nih " seru Kamelia sambil menatap Citra
" Belum Mel " seru Renita sambil tersenyum
" Mel nantik sibuk gak ? " tanya Renita sambil menatap ke arah Kamelia
" Hmmmm aku mau ke tokoh buku nantik kenapa emang ? " seru Kamelia sambil mengeluarkan laptopnya dan sesekali melirik ke arah Renita.
" Pas banget barengan sama aku ya " seru Renita sambil tersenyum
" Haaa apa " seru Kamelia congek
" Aku bilang nantik kamu ketoko bukunya barengan sama aku aja gimana " seru Renita
" Hai guys " sapa Dica cs
" Hai " seru Renita cs bersamaan
" Mel " panggil Selvina
" Ya kenapa Vin " tanya Kamelia sambil menoleh sebentar kebelakang.
" Nantik sepulang kuliah lo ada mau kemana ? " tanya Selvina
" Hmmmm aku mau ke toko buku " seru Kamelia sambil menatap Selvina
" Oh kirain kamu ada waktu kosong gitu, sama siapa ke toko buku " seru Selvina
" Sama Nita " seru Kamelia sambil melirik ke arah Renita yang juga menatapnya
" Apa lihat-lihat " seru Kamelia galak sambik melirik ke arah Renita yang menatapnya.
" Gak ada kamu cantik " seru Renita sambil tersenyum.
" Haduuuh Nita gak usah bohong kalau Meli itu jelek " seru Diva ceplos
" Gak apa-apa jelek Asala otak pinter " sindir Kamelia .
" Kok diam " seru Kamelia cuek saat tak lagi mendengar celotehan Diva
" Siapa yang mulai " seru Kamelia datar,
" Maaf " seru Dva sambil menunduk
Kamelia menoleh sebentar , dan memeluk Diva
__ADS_1
" Makasih kamu sudah jujur aku paling suka kalau kamu ngomong apa adanya, tadi memuji dngan niat yang terselubung itu adalah orang yang sangat MUNAFIK " seru Kamelia sambil mengelus punggung Diva san menekankan kata munafik.
" Kamu gak marah " seru Diva sambil menatap ke arah Kamelia
" Ya enggak lah kamu kan sahabat aku mana mungkin aku marah lama-lama sama kamu , apa lagi kamu kan teman sebangku aku,,, gak mungkin dong aku marah apa lagi kamu dah jujur sama apa yang kamu katakan " seru Kamelia tulus.
" Udah ya jangan sedih gitu akj juga minta maaf kalau kata-kata aku menyinggung kamu " seru Kamelia sambil tersenyum
" Astaga aku terhura " pekik Selvina sambil tersenyum
Hal itu taknlepas dari pandangan dari Karina,,, juga Indriani, mereka kagum sama ketulusan kedua sahabat itu,
" Gak salah banyak yang berteman dengannya , dia baik jujur juga perhatian " seru Indriani dalam hatinya sambil memperhatikan Kamelia
Tak jauh bedah dari Indriani,Karina juga begitu
" Gak nyangka dia yang terkenal kepala batu,, datar dan juga bersikap dingin bisa memaafkan temannya dan juga gak munafik omongannya salut aku sama dia " cuma Karina dalam hati
Merasa di perhatikan Kamelia menoleh ke samping lalu melemparkan senyumannya ke arah dua gadis itu , lalu kembali menatap layar laptopnya.
Tak lama dosen datang dan memasuki kelas nya
Mara kuliah pun berlangsung satu jam , hingga jam pulang pun tiba
Kamelia lebih dulu keluar dari kelas
" Nita aku ke kantin bentar ya mau beli minum haua banget " seru Kamelia pada Renita
" Akh iya aku tunggu di parkiran ya " seru Renita pada Kamelia dan dianggukan kepala oleh Kamelia , lalu berjalan ke arab kantin,
( BRUKKK ) suara orang terjatuh,,
" Aduh maaf maaf aku gak sengaja " seru Kamelia saat memasuki kantin
" Akh iya gak apa-apa " seru seorang gadis
" Sini aku bantu, sekali lagi maag banget ya " seru Kamelia sambil membantu gadis itu berdiri,
Saat gadia itu sudah berdiri
" Makasih ya su.....dah " seru seorang gadis itu menatap mata Kamelia kaget begitupun Kamelia dia pun ikut kaget, Kamelia hendak berjalan namun lengannya di cekal oleh gadis itu.
" Tunggu " seru gadis itu
" Kamu Kamelia " seru gadis itu pada Kamelia karna saat ini Kamelia masih menggunakan kacamatanya.
" Hmmmm bukan " seru Kamelia cepat lalu melepas genggaman tangan gadis itu di tangannya, lalu pergi untuk membeli air minumannya.
Saat Kamelia berbalik, gadis itu masih berdiri di depan pintu kantin, Kamelia terus berjalan dan menatap ke depan tanpa menoleh ke arah belakang, sedangkan gadis itu menatap Kamelia
Lalu memutuskan untuk mengikuti Kamelia dari belakang
" Maaf lama " seru Kamelia saat sudah berdiri di hadapan Renita.
" Akh oke yuk naik " seru sambil menyuruh Kamelia naik di motornya.
Kamelia tak lupa mengabari suaminya sebelum pergi ke toko buku, sedangkan gadis tadi mengikuti Kamelia.
" Dia mau kemana ,, aku yakin dia adalah Meli ya benar , astaga jadi selama ini kami satu kampus dan ... kami jarang ketemu " seru gadis itu sambil mengikuti Kamelia dengan motornya.
Tak lama Kamelia dan Renita sampai di tokoh buku mereka pun memilih buku yang akan mereka beli saat itu juga
Tak banyak waktu Kamelia memilih dan langsung membayar tagihan bukunya begitupun dengan Renita.
Setelah membayar tagihan buku meteka keluar dari toko buku tersebut
" Mau langsung pulang Mel ?? " tanya Renita.
" Iya nit " seru Kamelia
__ADS_1
" Yaudah yuk " seru Renita sambil menyalakan motornya lu mereka pun pulang kerumah meteka masing-masing sebelumnya Renita mengantarkan Kamelia pulang lebih dulu.
...💐💐💐 BERSAMBUN 💐💐💐...