PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
DAMAI ITU INDAH


__ADS_3

Sesampai di kantin kamelia melihat Megita dia langsung duduk di kursi kosong samping Megita,


" Hai " sapa Kamelia pada Megita.


" Udah selesai kuliahnya " seru Megita bertanya.


" Hmmmm sudah , bang soto nya satu yang pedes ya " seru Kamelia pada Megita lalu memanggil abang jualan soto dan memesan makannya.


" Kamu dah makan " tanya Kamelia pada Megita.


" Sudah makan angin barusan " seru Megita.


" Iah aku tuh serius lo ya nanya nya " seru Kamelia kesel.


" Belum aku cuman minum teh es doang ini " seru Megita sambil memperlihatkan gelas minumannya.


" Emang sejak tadi apa aka sih kerjaan kamu " seru Kamelia bertanya.


" Cuman buat tugas aja di laptop ini baru selesai " seru Megita.


" Yaudah makan gih, pesan sana " seru kamelua pada Megita.


" Uuuuh perhatian banget sih hmmm " seru Megita sambil mencubit pelan pipi kirinya kamelia


" Hoohoho sakit woi " seru Kamelia pura - pura kesakitan.


" Pelan juga aku cubitnya " seru Megita sambil berdiri dan berjalan ke arah stand penjual bakso


" Tak lama pesanan Kamelia datang bersamaan kedatangan kelima sahabatnya.


" Sendiri mel ? " tanya Sekar


" Gak tadi barengan sama Megita " seru Kamelia


Tak lama Megita datang dan melihat ke arah Diva cs lalu dia mengabaikan kehadiran mereka.


" Ya ampun mel lo makan yang pedes emang li gak akan sakit perut " seru Milly yang tau Kamelia sering kambuh asam lambung nya.


" Ssstttt diam saja " seru Kamelia


" Eh duduk lah kalau mau duduk silakan " seru Kamelia menarpa satu persatu ke arah temannya.


" Ra nantik gue mau bicara sama elu " seru Diva pada Megita.


" Hmmm " dehem Megita karna dia sedang makan, lain dengan Kamelia dia tersenyum ke arah Diva


" Tak lama soto milik Kamelia kandas dalam waktu satu menit. "

__ADS_1


" Wah lo lapar apa doyan " seru Vanesa.


" Dua-duanya " seru Kamelia singkat.


Setelah Megita selesai dengan makanya dia membawa mangkok miliknya dan juga milik Kamelia namun kamelia menarik kembali.


" Biar aku saja yang bawa kamu bicara lah lebih dulu sama Diva, dan sini uang kamu bayar ini makanan kamu aku gak mau ya bayar " seru Kamelia dengan tersenyum jahil


" Ish tak kirain kamu mau bayar dasar pelit " seru megita.


" Aku bukannya pelit tapi duit aku emang pas pasan banget untuk ongkos pulang ini " seru Kamelia dan Megita pun seketika menatap Kamelia dengan sendu


" Gak usah natal aku kek begitu, aku gak perluh di kasihani oke sini " seru Kamelia sambil menerima uang dari tangan Megita.


Lalu keduanya pergi ketempat tujuan mereka masing-masing


S


K


I


P


Saat ini Megita dan Diva sedang berada di taman ( TBK " singkatan yang di berikan oleh Kamelia )


" Ta maafin aku ya aku dah salah paham sama kamu dulu " seru Diva.


" Iya maafin aku ya " seru Diva


" Iya aku dah maafin kamu ko , yaudah yang penting sekarang kita baik-baik saja aku senang kok, " seru Megita.


" Kalau saja Kamelia gak membuka hati aku mungkin saat ini aku gak bisa lagi bareng kamu " seru Diva.


" Aku senang lah temenan sama Kamelia ! " seru Megita.


" Kenapa emangnya ? " tanya Diva


" Dia punya cara tersendiri untuk bisa tertawa meskipun hatinya sedang tidak baik-baik saja, dia juga biaa buat orang lain tertawa dengan segalah kebanyolannya itu hahaha aku jadi sering makan bareng sama dia, selain dia baik, perhatian juga, haha rasanya aku kek punya saudara di sini " seru Megita.


" Kamu benar, kami pun begitu, kadang tingkahnya lah yang buat kami bisa betah sama dia, kadang juga sikap datarnya lah yang buat aku ingin tertawa " seru Diva


" Kok bisa begitu " seru Megita heran.


" Kamelia itu, dia gak cocok kalau bersikap datar cuek sama orang dia paling gak bisa nahan ketawa, ya tapi gitu deh dia sok sok an bersikap datar dan dingin sama kita hahaha kadang aku sering ngetawain dia di kelas aku bilang gini, mel gak usah deh kamu tuh pasang muka kek begitu, gak ngaruh tau " seru Diva seakan memarahi Kamelia.


" Hahah lucu sekali. " seru Megita.

__ADS_1


" Ya gitu lah, hmmm oh ya dah hampir mau sholat Azhar ininkita bakik yuk, siapa tau mereka masih di kantin " seru Diva dan di anggukan kepala oleh Megita.


Di waktu yang sama dan di tempat yang berbedah


" Wah siapa yang ngomongin gue ini woi panas ini telinga gue haduuuu ampun dah ampunnnn " seru Kamelia merasa frustasi


" Kenapa mel ? " tanya Sekar.


" Telinga gue panas nih ada yang ngomongin gue ini " seru Kamelia frustasi karena telinga nya panas


" Ini gue yakin pasti Diva sama Megita ini. mentang-mentang udah baikan malahan ngomongin gue awas aha nantik " seru Kamelia menggebu-gebu


" Jangan suudzon mel " seru Sekar.


" Gue gak cuudjon y " seru Kamelia.


" Suudzon . mel , bukan cu ujon " ralat Sekar


" Ya itu lah . " seru Kamelia singkat


Dan tak lama datang lah kesua sahabat mereka.


" Hohoho ada yang sudah damai ini " ledek Milly


" Iya ding damai itu kan indah guys " seru Selvina.


" Kalian ngomongin gue ya " seru Kamelia tiba-tiba


" Iya kita emang ngomongin kamu " seru Megita jujur


" Nah kan benar gue bilang kan kar lo sih gak percaya. " seru Kamelia kepada Sekar.


" Hebat lo bisa tau kalau mereka lagi ngomongin elu " seru Vanessa.


" Iya tau lah telinga gue panas ini kalau ada yang ngomongin gue " seru Kamelia.


" Yaudah gue balik dulu dah mau sore ini bye 🖐 " seru Kamelia sambil melambaikan tangannya ke udara.


" Yaudah guys kita berdua juga mau balik nih bye 🖐 " seru Vanessa dan Milly bersamaan


" Iya " sahut mereka bersamaan.


Nah kita berempat gimana ? tanya Selvina


" Ya pulang lah emang lo masih mau di sini " seru Diva


" Yaudah balik yuk " Ajak Megita.

__ADS_1


Lalu mereka pun pergi meninggalkan kantin dan menuju rumah mereka masing-masing


...💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐...


__ADS_2