PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
CURHATAN RAFFA


__ADS_3

Setelah jam pertama mata kuliah berakhir Kamelia bergegas menuju pintu keluar kelas, Namun baru satu langkah dia berjalan terdengar seseorang memanggil namanya


" Kamelia " panggil seseorang itu dari dalam kelas, seketika yang lain juga menatap dirinya.


" Ya Kinanti ada apa ? " tanya Kamelia sambil berbalik menghadap ke belakang


" Mau kemana ? " tanya Kinanti sambil berjalan bersama Indriani ke depan pintu kelas


" Mau ke perpustakaan sebentar " seru Kamelia


" Hmmmmm gitu " seru Kinanti sambil menganggukan kepalanya tanda paham.


" Kamu mau ke kantin ? " tanya Kamelia pada Kinanti..


" Iya sekalian mau nemenin Indriani keliling bentar " seru Kinanti.


" Gimana kalau bersama kamu saja Mel kita bertiga bisa keliling bareng " seru Indriani pada Kamelia.


" Boleh deh ayuk lah " seru Kamelia sambil berjalan menuruni anak tangga.


" Hai Mel " seru seseorang yang sejak tadi berdiri di anak tangga


" Hai Nafisha " sapa balik Kamelia


" Ada apa ? " tanya Kamelia pada Nafisha.


" Kamu masih mau kan gabung sama clup volly " seru Nafisha menatap Kamelia.


" Hmmmm emang boleh "seru Kamelia sambil menatap keempat teman Nafisha itu


" Boleh kok gabung aja sama kita " seru Najwa.


" Iya gabung sama kita aja " sambung Milka.


" Hmmmm akan aku pikirkan nantik " seru Kamelia sambil berlalu.


" Eh Mel ikut aja kalik Mel " seru Kinanti saat ketiga sudah jauh dari anak tangga.


" Hmmmm ya nantik aku gabung sama mereka " seru Kamelia sambil berjalan ke arah perpustakaan


" Aku mau masuk, kalian kalau mau duluan jalan aja lah " seru Kamelia pada kedua temannya itu


" Gak usah barengan saja nantik " seru Kinanti dan Indriani bersamaan.


" Hmmmm baik lah " seru Kamelia sambil membuka pintu dan masuk kedalam,


" Wah buku-bukunya tersusun dengan sangat rapi ya " seru Indriani pada Kamelia dan juga Kinanti.


" Iya " seru Kinanti singkat.


Tak lama kamia datang sambil membawa sebuah buku di tangannya.


" Yuk keluar aku dah dapat bukunya ini " seru Kamelia sambil berjalan lebih dulu keluar pintu.


" Kantin Mel aku lapar " seru Kinanti pada Kamelia


" Hmmmmmm " gumam Kamelia sambil membaca bukunya..


" Nantik saja baca bukunya nantik nabrak lo " seru Kinanti menasehati Kamelia, dan gadis itu pun menurut saja tanpa menolak perkataan Kinanti.


" Nurut ya kamu " seru Kinanti. sambil mencubit pelan pipi kiri Kamelia, gadis itu hanya tersenyum saja.


Indriani tersenyum melihat kedua sahabat itu


" Iya harus nururlah kalau tidak bisa heboh nantik akh " seru Kamelia sambil celingak celinguk ke kiri dan ke kanan, karena saat ini mereka sudah sampai di kantin kampus.


" Akhirnya sampai juga " seru Kamelia sambil duduk di kursi kosong yang baru dia tatap dengan cepat oleh matanya, saat Kamelia baru menyalakan handphonennya dia mendapatkan sebuah notifikasinya dari seseorang


📨 087712******

__ADS_1


( Gue tunggu di taman belakang sekarang )


( Gue tau lo penasaran sama gue tapi pliss temuin gue saat ini ada yang mau gue omongin )


Pesan terakhir di kirim setelah Kamelia membacanya


" Kinanti aku ke taman belakang dulu ya, nantik kalau mau masuk kelas cari aku disana ya oke " seru Kamelia pada Kinanti sambil berdiri dari duduknya


" Ada apa kamu kesana ? " seru Kinanti pada Kamelia.


" Ada yang ajak aku duel dah ya aku pergi dulu " seru Kamelia asal lalu berpamitan meninggalkan keduanya.


Tentu ucapan Kamelia itu membuat kedua orang itu langsung menatap dirinya dengan sangat bingung


Karena kamekia mengatakan kata duel.. itu artinya Kamelia akan bertengkar dengan orang yang ajak dia ketemu


" Wah gawat pasti ada orang yang ajak Meli brantem lagi wah gila nih orang " seru Kinanti sambil geleng-geleng kepala.


" Emang siapa sih yang ajak Melu duel " tanya Indriani


" Aku pun tak tau siapa tapi biasanya mereka yang dulu ajak Meli adu bacot " seru Kinanti sambil menatap lurus kedepan


Saat kesua orang itu sambil berpikir tiba-tiba


" Kamelia mana ? " tanya seseorang yang datang tiba-tiba


" Eh Diva, tadi Meli baru aja pergi " seru Kinanti sambil tersenyum


" Pergi kemana dia ? " tanya Diva


" Katanya sih.... ke taman belakang gitu " seru Kinanti


" Ngapain ? " tanya Diva


" Katanya mau duel " seru Kinanti santai


" Haaaaa, duell " seru sahabat-sahabatnya Kamelia bersamaan.


" Akh gapp sih yaudah makasih " seru Diva lalu mereka pun pergi meninggalkan Kinanti dan Indriani


" Kalian percaya kalau Meli itu pergi duel " seru Diva pada yang lainnya


" Mana kita percaya, " seru yang lainnya bersamaan


" Mil lo udah baikan belum sama Meli ? " tanya Selvina


" Baikan bagaimana, gue sama Meli kan gak lahi brantem " seru Milly


" Iya lo gak lagi brantem sama Meli, tapi perang dingin iya diam diam an iya " seru Diva


" Lah terus gue harus apa dong " seru Milly yang lelah


" Mana gue tau usaha kek dapat maaf dari Meli itu gimana ? " seru Diva sambil berjalan menaiki anak tangga, namun baru satu anak tangga dia naiki, dia melihat ke arah taman ada seseorang yang membuat matanya menatap ke arah taman tersebut.


" Ngapain lo berdiri di situ sih buruan " seru Selvina kesel pada Diva


" Kalian tau gak sih ada gak sih yang namanya suatu kebetulan dalam hidup orang " seru Diva tiba-tiba


" Maksudnya bagaimana ? " tanya yang lainnya tak mengerti


" Coba deh kalian lihat ke sana " seru Diva sambil menunjuk ke arah taman


" Lah itu kan Meli sama siapa dia " seru Milly


" Iya Milly dia Meli.. coba lihat dan perhatikan siapa tuh cowok yang ada di sampingnya dia itu " seru Diva yang masih memperhatikan posisi Kamelia dengan seorang pria.


Sedangkan Di Taman Belakang Kampus


Seorang pria sedang menunggu Kamelia.

__ADS_1


Tak lama Kamelia datang dan melihat seorang pria duduk di kursi taman.


Saat dia sudah dekat dia kaget melihat pria itu


" Raffa... " seru Kamelia pelan sambil menatap wajah pria itu


" Iya ini gue, duduk dulu gak usah berdiri " seru Raffa sambil menatap Kamelia.


" Ngapain lo ngajak gue ketemuan di sini " seru Kamelia bertanya


" Gue mau curhat sama elu Mel " seru Raffa


" Lah curhat apaan lo sama gue " seru Kamelia santai


" Gue baru saja di putusin sama Nadia " seru Raffa tiba-tiba


" Wah Fa... gue turud berduka cita " seru kamemia bercanda.


" Gak ada yang meninggal Mel ngapain turut berduka segalah " seru Raffa kesel.


" Ya siapa tau habis dari sini lo mau terjun ke tebing pinggir rumah elu " ledek Kamelia


" Astaga gue masih beriman Mel amit amit dah Mel lo kalau ngomong gak pernah di saring tau gak " seru Raffa kesel


" Ngapain gue nyaring omongan gue tau emang santan kepala... " seru Kamelia


" Santan KELAPA woi bukan KEPALA " seru Raffa kesel


" Lah bedahnya kelapa dengan kepala apaan ? " seru Kamelia


" Ya bedah lah Meli.. ish nyebelin lo " kesal Raffa


" Lah kalau gue nyebelin ngapain lo ngajak gue ketemuan dasar lo gak ada akhlak lo " seru Kamelia demgan ketus.


" Sudah gue mau curhat " seru Raffa


" Yaudah gue mau dengar curhatan anak gafis kek elu " seru Kamelia


" Resek lo " ketus Raffa


" Maaf ,,, maaf " seru Kamelia


" Lanjut lo mau curhat apaan ? " seru Kamelia bertanya.


" Gue gak tau harus ngapain lagi sama hubungan gue dengan Nadia, dia mutusin gue tanpa sebab gue bingung sama dia , " seru Raffa sesaat dia terdiam


" Lo udah nanya belum alasan dia mintak putus dari elu " seru Kamelia


" Nggak ada gue tanyain ke dia,,, " seru Raffa


" Sabar ya " seru Kamelia sambil menepuk bahu Raffa dari samping


" Lo tau gue sayang banget sama Nadia tapi dia nya gak pernah tuh mau ada waktu buat gue, dia sibuk sama klup volly dia sampai-sampai gue ngajak dia jalan aja dia gak mau , dia hanya pergi sama sahabat-sahabatnya apa sih kurangnya gue " seru Raffa


" Dengerin gue Fa... cewek itu bukan hanya butuh di perhatikan saja, perhatian lo, waktu lo dan dia harus ada,,, pengertian, kepercayaan saling komunikasi, kejujuran juga perluh dalam hubungan itu, lo paham kan maksud gue, cewek itu selalu ingin di perhatiin lu juga harus setia.. paham " seru Kamelia pada Raffa


" Gue paham setia yang bagaimana lagi yang dia mau gie dah setia sama dia tapi dia gak pernah lihat kesetiaan gue, mungkin dia lelah sama hubungan nya sama gue, gak apa-apa gue harus iklas dan belajar move on " seru Raffa pada Kamelia.


" Iya gue doain lo dapat tang terbaik " seru Kamelia


" Gue rasa lo bisa buat dia cemburu deh " seru Kamelia seketika Raffa menatap wajah Kamelia


" Gimana ceritanya " seru Raffa


" Lo harus dekat sama cewek lain jika dia cemburu maka dia masih sayang sama lo, tapi jika dia gak cemburu maka itu artinya dia benar-benar move on sama elu " seru Kamelia dan seketika Raffa tersenyum


" Thankyou Mel lo udah ngasih gue saran , yaudah kita masuk kelas bareng yuk " seru Raffa sambil berdiri.


" Lo duluan deh gue haus mau balik kantin dulu " seru Kamelia dan berlalu ke arah kantin

__ADS_1


Raffa pun pergi menuju kelas mereka


...🌺🌺🌺BERSAMBUNG 🌺🌺🌺...


__ADS_2