
...Flashback 8 tahun yang lalu...
...DI SMP HARAPAN BANGSA kota M...
Sesampai Salwa di tempat kelima sahabatnya berkumpul, dia berjalan sambil tersenyum ke arah kelima sahabatnya.
" Kenapa lo senyam senyum begitu, kesambet jin mana lo " sahut Sandra.
" Hmmmm gue tebak lo pasti habis di ceramahin ya sama oak Budra !! " seru Renita.
" Hmmmm " dehem Salwa
Diantara kelima sahabat itu ada saru yang menampilkan senyum nya namun tak di sadari oleh sahabatnya yang lain..
" Aku ternyata gak salah rekomendasi kan dia untuk ikut ini, aku tau ini kesempatan dia dapat beasiswa , maaf ya pak Budra aku bohong " gumam Kamelia dalam hatinya
Saat Kamelia menatap lurus dia melihat dinar memberikan kode padanya agar ikut dengannya, dan dengan ceqpt Kamelia berpamitan.
" Hmmm semuanya saya permisi dulu mau pulang ini kakak aku dah nelfon dari tadi, bye 🖐" seru Kamelia sambil melambaikan tanhannya ke udara.
" Eh mel tunggu " seru Salwa tiba-tiba
" Iya wa ada apa ? " tanya Kamelia.
" Kamu mau pulang naik apa ? " seru Salwa bertanya.
__ADS_1
" Aku naik angkot udah dulu ya aku pamit " seru Kamelia tanpa menunggu seruan dari Salwa.
Kamelia tidak langsung .menuju gerbang sekolah , namun dia langsung menuju perpustakaan,
Sesampai di perpustakaan dia sudah melihat keberadaan Dinar.
" Hai maaf nunggu lama nar " seru kamelia pada Dinar.
" Iya gak apa-apa kok mel " seru Dinar sambil tersenyum
" Mel " panggil Dinar dengan suara lembut nya.
" Iya ada apa ? " seru Kamelia bertanya.
" Kamu kenapa milih dampingin aku dari pada ketimbang teman kamu salwa untuk ikut olimpiade matematika ? " tanya Dinar.
" Kenapa gak kamu saja yang ikut olimpiade matematika itu, kenapa kamu malah mengusulkan Salwa ? " seru Dinar bertanya
" Begini loh hmmm Dinar Putri Mahendra, aku kasih Salwa kesempatan agar dia biaa mendapatkan beasiswa itu , Salwa berhak juga dapat beasiswa yang dia inginkan, jadi biarkan saja Salwa ikut dan kamu tolong pliss jaga rahasia ini sebaik - baiknya aku percaya kok sama kamu " seru Kamelia tulus.
" Wah aku kira kamu yang banyak diamnya, ternyata bisa juga mengekspresikan diri kamu " seru Dinar sambil tersenyum
" Makanya jangan menilai seseorang itu dari tampangnya saja " seru Kamelia sambil memmbuka bukunya.
" Hahahahha baik lah ayi kita belajar " seru Dinar sambil memulai pelajaran mereka.
__ADS_1
* Di tempat lain di waktu yang sama *
" Guys gue kok aneh ya sama Kamelia " seru Sandra
" Aneh bagaimana ? " tanya Renata
" Ya aneh saja, biasanya kan dia kalau mau pulang bareng sama kita ini hari gue ngerasa dia berubah gitu " seru Sandra
" Iya sih, hari ini tuh Kamelia aneh banget kek ada yang dia sembunyikan gitu dari kita " seru Sekar.
" Eh iya lupa, Wa lo tadi kenapa di panggil pak Budra ? " tanya Sekar penasaran.
" Oh itu gue akan di ikut sertakan dalam olimpiade matematika sama pak Budra. " seru Salwa sambil tersenyum
" Kok bisa " seru Sandra
" Iya mana saya tau tanyakan saja sama pak Budra " seru Salwa menirukan dialog Kamelia
" Ish lo sama aja dengan Kamelia.. " dengus Sandra kesel.
" Lah amel kan sahabat kita juga, sahabat aku juga ya fine fine aja kan " seru Salwa tanpa dosa.
" Iya iya atur deh elu " seru Sandra ketus .
" Kok bisa sih Salwa yang ikut olimpiade itu akh ih kesel deh gue " gumam Sandra dari dalam hati nya yang terdalam.
__ADS_1
...🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷...