PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
NASEHAT BIJAK SEORANG KAMELIA


__ADS_3

Sepulang kuliah Kamelia dan ketujuh sahabatnya sedang berjalan dan bersantai ke taman


Sebelumnya Kamelia sudah izin ke suaminya jika hari ini dirinya akan pulang telat.


Saat ini mereka sedang berjalan ke arah taman kampus.


Kamelia yang saat itu baru saja keluar dari toilet berpapasan dengan Renita dan Citra yang juga


Dengan cuek dia melewati keduanya namun ada perasaaan yang ganjal dalam dirinya sesak dalam dadanya saat melewati keduanya dengan cuek.


Kamelia saat ini juga melamun dalam beberapa detik hingga sentuhan tangan yang lembut menyentuh tangan milik Kamelia


" Kita ino sahabat apa sih yang kamu sembunyikan dari kita " seru Sekar lada Kamelia


" Aku kepikiran dengan Renita dan Citra apa salah ya kalau aku harus bersikap cuek sama mereka " seru Kamelia


" Gak sih meli ini udah benar kok lagian kamu juga benar Jika saat itu Maya atau Rifani gak jujur maka kamu sendiri gak tau kebenarannya " seru Milly.


" Iya sih benar kata Milly " seru Selvina

__ADS_1


" Udah meli gak usah di pikirkan mereka, mereka yang salah kenapa coba mereka gak jujur dari awal kalau memang mereka bermasalah sama kamu " seru Diva bijak


" Udah dengerin curhatan kita deh " seru Selvina memulai sesi curhatnya , seketika Kamelia menatap ketujuh sahabatnya dengan teliti


" Jadi gini meli gue kan ada masalah sama keluarga gue, jadi gue ngerasa kek di abaikan gitu di keluarga gue heran gue li lo tau kan gue males pulang itu kek mana males gue ngelihat kedua orang tua gue tiap hari bertengkar terus " seru Diva membuka sesi curhatnya


" Oke lah gue terima kalau hanya bertengkat kecil tapi kalau salah satu dari anghota keluarga dapat perlakuan kasar gue harus apa gue diam gue juga tersiksa gue mau gimana li " seru Diva kembali sambil menghela nafas.


" Oke biar gue jawab curhatan Diva dulu ya nantik yang lain kalau gak sempat sekarang besok lanjut lagi.


" Oke, gini ya Div... terkadang masalah keluarga kita itu ya besah-bedah tapi sebisa mungkin kita harus bisa mengambil keputusan untuk berbijak dalam berbicara. kamu tau va kalau kamu bisa menyeimbangan antara ditengah kedua orang tua kamu kamu sulit harus memihak siapa yang kamu sayang antara keduanya. pasti ada jalan keluarnya, coba deh va kamu ajak kedua orang tua kamu itu untuk bicara jangan sampai kedua orang tua kamu ngambil keputusan yang merugikan kamu dan juga adik-adik kamu " seru Kamelia sambil menjeda omongannya lalu menghela nafasnya pelan


" Aku rasa apa yang di bilan sama Kamelia itu benar coba deh kita menginstruksi diri kita sendiri " seru Selvina..


" Ya itu maksud gue " seru Selvina.


" Jadi mel gue harus coba bicara sama kedua orang tua gue " seru Diva dan dianggukan kepala oleh Kamelia


" Baik lah meli gue paham makasih ya sarannya gue sedikit lega " seru Diva sambil menyeka air matanya

__ADS_1


" Oke sedikit nasehat yang ingin gue sampaikan dengerin baik-baik " seru Kamelia sambil mengela nafas pelan


Sejenak ketujuh orang itu menatap Kamelia.


"Kadangkala kita harus mengorbankan perasaan kita demi kebahagiaan orang tua kita kapan lagi coba kita bisa membahagiakan kedua orang tua kita apa nunggu kedua orang tua kita tiada gitu " seru Kamelia menjeda perkataannya sampai Kamelia mendengar ketujuh sahabatnya berikstifar


" Jangan sampai mel " seru Sekar


" Maka dari itu mulai lah dari sekarang berbakti kepada kedua orang tua kalian jangan melawannya jangan sampai kalian menyesal kehilangan keduanya ongat guys surga di telapak kaki ibu pernah gak kalian membasuh kaki ibu kalian pernah gak kalian bertanya mah apa mama baik-baik saja seharian mama kerja ?? pernah gak kalian bertanya mama sudah makan apa belum pernah gak kalian memijit tubub mama dan papa kalian pernah pasti nya belum pernah " seru Kamelia


" Sebelum menikah aku membasuh kaki papa aku yang sudah luauh dan berkerut itu aku paham susah letihnya papa aku mencari uang untuk aku bersekolah aku pahan letih nya papa sampai aku ke jenjang ini papa lah yang selalu aku jaga karna cuman beliau yang saat ini ada meskipun aku baru mengetaui mama ku masih hidup " seru Kamelia bercita hingga membuat yang lain menitihkan aor matanya mendengar cerita Kamelia


" Ingat guys mintak maaf lah sama kedua orang tua kalian jika kalian sering melakukan salah dan memberontak kepada mereka karna kalian tau doa ibu adalah segalanya buat meluruskan jalan kita percaya lah kalian pasti akan ada aja cara Tuhan memudahkan usaha kalian ingat jangan lari dalam masalah hadapi dengan kepala dingin dan dengan tersenyum " seru Kamelia sambil menyeka air matanya


" Terimakasih meli kamu sudah mengingatkan kami untuk berbakti kepada kedua orang tua kami maaf meli apa yang kamu katakan memang benar kami belum pernah memperhatikan kaki kedua orang tua kami kami bodoh dan suka melawan " seru Sekar


" Maka dari itu setiba dari sini malamnya cobalah bicara kwpada kedua orang tua kalian dekati mereka hingga mereka melupakan masalah yang mereka hadapi saat ini bukan hanya kita yang punya masalah tapi kedua orang tua kita juga punya banyak masalah namun tidak dengan menunjukannya kepada kita itu lah orang tua dia berkata baik-baik saja namun hatinga berkata lain percaya lah dengan kita mendekatkan diri kepada kedua orang tua maka itu akan memudahkan kita untuk bisa sejalan dengan keluarga mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan sekian dan terimakasih untuk dakwa selanjutnya di tunggu esok hari hahahaha " seru Kamelia sambil bercanda di akhir kalimatnya


Yang lain pun ikut tersenyum mendengar perkataan Kamelia,

__ADS_1


Akhirnya Kamelia dan kawan-kawan pun pergi meninggalkan taman dan menuju rumah masing-masing


...🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸...


__ADS_2