PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
TERBANGUN DI TENGAH MALAM


__ADS_3

Tengah malam Kamelia terbangun dari tidurnya dan meluhat ke samping sebelah yang ada suaminya... sesaat dia menatap wajah tampan suaminya itu lalu tersenyum, dia pun memencet hidung suaminya membuat suaminya tak bisa bernafas, hingga Yufrans seketika terbangun dan Kamelia kembali berpura-pura tertidur.


" Sayang abang tau kamu sudah bangun jangan jahil dek nantik abang kejain balik kamu ya " seru Yufrans seketika Kamelia terbangun dari tidurnya


" Heheheheheh jangan marah abangku sayang muaaachh " seru Kamelia sambil mencium pipi suaminya lalu bangkit dari tidurnya


" Mau kemana ? " tanya Yufrans sambil menahan pergelangan tangan sang istri.


" Ke dapur bentar bang lapar ini " seru Kamelia sambil melepaskan cekalan tangan suaminya.


" Ya sudah abang ikut " seru Yufrans sambil beranjak dari tidurnya dan mengikuti istrinya menuju dapur


" Hmmmm masak mie enak nih " gumam Kamelia pelan


" Kamu masak apa yank " seru Yufrans


" Masak mie rebus, mau " seru Kamelia lalu menawarkan kepada suaminya


" Boleh deh tapi pake sayur ya " seru Yufrans sambil memperhatikan istrinya memasak


" Oke " seru Kamelia yang sudah memotong kecil-kecil sayuran.


Tak lama masakannya masak dan keduanya menikmati makanan mereka masing-masing


Sesaat Kamelia menatap suaminya hang sudah selesai makannya.


" Sudah yang masuk yuk " seru Yufrans sambil menggandeng tangan sang istri menuju kamar mereka.


Sesampai di kamar Kamelia menyadarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur sesaat dia meraih handphonennya


" Yang " panggil Yufrans lembut


" Ya " seru Kamelia singkat lalu menatap ke arah suaminya.


" Kamu sudah baikkan kan " seru Yufrans


" Sudah kok aku dah gak demam lagi " seru Kamelia


" Besok aku dah mulai masuk kan " seru Kamelia sambil menatap suaminya.


" Boleh asal akan kamu sudah membaik dan gak pusing " seru Yufrans sambil menatap istrinya


" Iya bang " seru Kamelia singkat. lalu Kamelia meraih earphone di sampingnya lalu meamsangkan di telinganya.


Kamelia mendengarkan lagu sambil menatap layar handphonennya, lagu pertama terputar dengan sangat syahdunya.


...🎵🎶...


...Terlena- Ikke Nurjanah...


...🎵Masih terngiang di telingaku...


...Bisik cintamu...


...Betapa lembut dan mesranya...


...Aku terlena...


...Terlena...


...Kuterlena...


...Tiada terasa air mataku...


...Basahi pipi...


...Aku terharu dan terbuai...


...Aku terlena...


...Terlena...


...Kuterlena...


...Sungguh aku bahagia...


...Benih cinta yang kau tanam...


...Bersemi indah di hati...


...Air mata bahagia...


...Jangan menjadi duka...

__ADS_1


...Bersama kita selamanya...


...Kuterlena...


...Dalam buai...


...Asmara...


...Sungguh aku bahagia...


...Benih cinta yang kau tanam...


...Bersemi indah di hati...


...Air mata bahagia...


...Jangan menjadi duka...


...Bersama kita selamanya...


...Kuterlena...


...Dalam buai...


...Asmara...


...Masih terngiang di telingaku...


...Bisik cintamu...


...Betapa lembut dan mesranya...


...Aku terlena...


...Terlena...


...Kuterlena...


...Terlena...


...Kuterlena...


Setelah lagu pertama terputar lalu dia memutar lagu kedua di handphonennya Kamelia., sesaat dia memandang ke arah suaminya yang sudah rebahan sambil menopang kepalanya menggunakan tangan lalu menatap sang istri yang sibuk dengan handphonennya, setelah lagu kedua berakhir Kamelia melakukan hal yang sama seperti suaminya.


" Kenapa lihatin aku begitu kali " seru Kamelia


" Cemburu bagaimana ? " seru Kamelia heran


" Kamu lebih fokus ke arah handphone kamu dari pada ke suami sendiri " seru Yufrans sambil merebahkan tubuhnya sambil merentangkan tubuhnya


Kamelia mendekat lalu merabah darahnya


" Suamiku jangan terlalu cemburu nantik kamu bisa gila lo " ledek Kamelia sambil merabah dada suaminya.


" Jangan yank " seru Yufrans sambil menahan tangan istrinya yang ada di atas dadanya.


" Kamu tau itu area sensitif bagiku yank jangan mulai " seru Yufrans yang hampir frustasi karena ulah istrinya sendiri.


" Maaf maaf " seru Kamelia sambil menjauh kan tubuhnya.


...🎵🎶...


...Memandangmu- Ikke Nurjanah...


...🎵🎶Memandangmu...


...Walau selalu...


...Tak akan pernah beri...


...Jemu di hatiku...


...Menyapamu...


...Walau selalu...


...Masih terasa merdu...


...Bagai diawal jumpa...


...Mencari apa yang aku cari...


...Merangkai rindunya hatiku...

__ADS_1


...Bulan bawa bintang menari...


...Iringi langkahku...


...Malam hadir bawa diriku...


...Berjumpa denganmu...


...Dua hati satu tujuan...


...Melangkah bersama...


...Cinta hadir bawa diriku...


...Menyentuh indahnya...


...Memelukmu...


...Walau selalu...


...Tak akan pernah sanggup...


...Aku melepasnya...


...Membelaimu...


...Walau selalu...


...Masih terasa harum...


...Lembut di hatiku...


...Mencari apa yang aku cari...


...Merangkai rindunya hatiku...


...Bulan bawa bintang menari...


...Iringi langkahku...


...Malam hadir bawa diriku...


...Berjumpa denganmu...


...Dua hati satu tujuan...


...Melangkah bersama...


...Cinta hadir bawa diriku...


...Menyentuh indahnya...


...Bulan bawa bintang menari...


...Iringi langkahku...


...Malam hadir bawa diriku...


...Berjumpa denganmu...


...Dua hati satu tujuan...


...Melangkah bersama...


...Cinta hadir bawa diriku...


...Menyentuh indahnya...


...Bulan bawa bintang menari...


...Iringi langkahku...


...Malam hadir bawa diriku...


...Berjumpa denganmu...


...Dua hati satu tujuan...


...Melangkah bersama...


...Cinta hadir bawa diriku...


...Menyentuh indahnya...

__ADS_1


Tak lama sepasang pasutri itu mulai kembali memejamkan mata mereka.


...💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮...


__ADS_2