
Sepulang kuliah Kamelia di jemput oleh Wira .
Di depan kampus Wira telah menunggu Kamelia.
Seketika Kamelia mendekat ke arahnya.
" Sore Wir. kamu sudah lama nungguinnya." seru Kamelia.
" Hmmm. kurang lebih setengah jam deh." seru Wira.
" Astaga berarti kamu sudah lama ya nungguin aku. yaudah kita cari makan dulu yuk aku traktir deh." seru Kamelia
" Hmmmm" dehem Wira sambil menyalakan motornya.
Kamleia pun naik di atas motor milik Wira. dan memberi tas nya di depan agar Kamelia tidak memeluk sepupunya itu.
" Kita mau cari makan di mana.?" tanya Wira tanpa menoleh.
" Hmmmm aku lagi pengen makan soto. .giamana kalau kita makan soto bunda Afi." seru Kamelia
" Oke meluncur." seru Wira semangat
* Keduanya pun pergi ke warung soto milik bunda Afi.*
Sesampai di sana mereka di sambut oleh bunda afi.
" Sore bunda." spaa keduanya.
" Sore juga nak mel. nak wira haduuuhhh si kasep teh baru kelihatan atuh neng geulis." seru bunda Afi
" Iya bun saya dulu tinggal di luar kota tapi sekarang akan tinggal disini maj jagain adik bontot saya yang ini." seru Wira sambil mengacak acak rambut Kamelia
__ADS_1
" Hahahahahahahaha. " tawa bunda afi pecah dan membuat Kamelia cemberut
" Udah ah gak usah di ketawain gitu juga kalik bun. ish ish. jahatnya ." seru Kamelia kesel.
" Maaf maaf habisnya kamu itu lucu neng." seru bunda afi sambil cekikkan.
" Yaudah bun. akh mau pesan soto yang pedas ya. " seru Kamelia sambil mendudukan dirinya di kursi dan diikuti oleh Wira.
S
K
I
P
Setelah keduanya selesai makan soto akhirnya Kamelia pun beranjak dari warung tersebut.
" Ka...Kamelia." seru Yohanes gugup setengah mati.
Wira yang melihat Kamelia hampir menangis namun tertahan langsung .memberi pukulan di perut Yohanes.
" BUUUUUGGGGGGGHHHH "
" BUGGGGGGHHHH"
2 X pukulan di terima oleh Yohanes dari Wira.
Setelah memberikan pukulan tersebut dia menarik pergelangan tangan Kamelia dan membawanya pulang.
" Udah mel pria kek begitu gak usah kamu tangisi." seru Wira.
__ADS_1
" Siapa yang menangis. aku biasa aja. " seru Kamelia seketika Wira menatapnya
" Kamu gak sedih mel." seru Wira dan mendapat celengan kepala oleh Kamelia.
" Biarin saja lah Wir... kalau jodoh gak kemana... biarin saja dia " seru Kamelia santai namun hatinya sangat sangat kecewa.
Wira pun hanya terdiam.
Setelah itu Kamelia tak lagi banyak bicara.
dia pun sibuk dengan pemikirannya sendiri.
Sesampai di rumah Kamelia langsung memasuki kamarnya.
" Wira. Kamelia kenapa nak ?" tanya tante Neri.
" Dia patah hati mah." seru Wira.
" Patah hati kenapa bang.?" tanya Wisma.
" Itu is. itu mah. tadi kita berdua kan pergi makan soto di warung buda afi. terus pas keluar dari situ kita berpapasan sama Yohanes tunangganya Kamelia dan dia datang sambil menggandeng cewek mah. ya Kamelia diam aja begitu. sampai aku kasih dia hadiah do perutnya mah." seru Wora menceritakan segalanya ke mama dan adiknya
" Kurang ajar sekali dia jadi pria awas aja kalau dia datang kemari.m. mama pites kepalanya ." seru tante Neri kesel.
" Wah kalau bang Hendra tau ini bisa bahaya... adiknya di gituin bisa bisa hancur tuh cowok gila." seru Wisma ikutan marah.
" Eh setau gue.Yohanes itu punya adik cowok kan. nah nantik juga adiknya kebagian karma sang abang deh.makanya abang juga kalau punya pacar harus setia. ingat kita adik abang." seru Wilma.
" Iya iya adik - adik abang yang cantik udah ih abang mau istirahat bye." seru Wira sambil berlalu.
🌲🌲🌲 BERSAMBUNG 🌲🌲🌲
__ADS_1