PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
CAMPING


__ADS_3

Hari yang di tunggu pun tiba, Kamelia berpamitan dengan suaminya untuk camping selama seminggu


" Ya abang tidur sendirian dong nantik malam..! " seru Yufrans sambil memeluk Kamelia dari samping


" Belajar ldr dulu bang, nantik setelah camping aku akan magang kamu sabar ya kita akan mulai hubungan kita setelah aku pulang magang oke cup " seru Kamelia sambil mengecup pipi kiri suaminya itu


" Oke sayang " seru Yufrans sambil mengecup pii kanan istrinya


" Kamu wangi banget sih yank aku jadi gak bisa lepasin kamu " seru Yufrans di ceruk leher Kamelia.


" Kamu bisa cium bantal aku kalau kangen akh " seru Kamelia merasa geli saat Yufrans mencium lehernya dan mengendus leher Kamelia.


" Geli yank akh pliss jangan sekarang janji kita kan setelah aku selesai magang pliss ya " seru Kamelia sambil melepaskan pelukan suaminya


" Oke aku pasrah deh " seru Yufrans sambil melepaskan pelukannya dari pinggang Kamelia.


Kamelia pun akhirnya bisa memasukan pakaian ya dalam tas yang akan dia bawah ke acara camping.


" Sudah yuk " ajak Kamelia keluar kamar sambil membawa tasnya


" Kakak abang Meli berangkat ya " seru Kamelia sambil mencium punggung tangan ketiga saudarinnya itu


" Iya dek kamu hati-hati ya di sana " seru Hendra pada adik bungsunya itu


" Iya bang " seru Kamelia


" Ingat dek jangan makan mie awas lo kalau kamu ketahuan makan mie abang sita mie yang ada di dalam lemari kamu " seru Hendra mengancam


" Ya yayaya " seru Kamelia hendak beranjak


" Kalau gak lupa ya bang " pekik Kamelia setelah menjauh dari abangnya itu


" Awas ga kamu " serh Hendra sambil tersenyum


Setelah itu Kamelia pun pergi bersama suaminya ke kampus.


" Yank jaga kesehatan di sana ya ingat minum obat dan vitamin oke " seru Yufrans sambil menerima uluran tangan Kamelia.


" Iya suamiku " seru Kamelia sambil mencium singkay pipi suaminya


" Di siji sama di sini belum yank " seru Yufrans sambil menunjuk pipi kirinya dan bibirnya


" Gak usah... malu tau " seru Kamelia santai


Lalu Yufrans mencium kening Kamelia sambil


" Hati-hati ya istriku sayank kamu harus haga kesehatan aku gak mau kamu jatuh sakit cukup kamu jatuh cinta sama aku saja itu dah cukup buat aku " seru Yufrans sambil menatap lekat mata Kamelia .


" Iya suamiku pasti aku akan baik-baik kok di sana , aku pergi ya byeee 🙋 " seru Kamelia sambil melambaikan tangannya ke arah atas


Setelah itu mereka berpisah dan Yufrans kembali kerumah iparnya


" Hai guys .. " sapa Kamelia pada ketuju sahabatnya


" Ekheeemmm cieeee cieee diantar doi nieeeee " seru Selvina dan Diva bersamaan


" Ya dong " seru Kamelia santai sambil duduk di samping riska yang menatapnya lekat begitupun dengan Adam


" Kalian berdua kenapa ngelihatin aku kek begitu amat sih ? " seru Kamelia pada keduanya


" Itu tadi pacar kamu , " seru Adam pada Kamelia


" Iya pacar aku " seru Kamelia santai


" Mesra banget kek laki sama bini aja " seru Adam ketus

__ADS_1


" Lah emang itu suami aku " seru Kamelia santai


" APAAA ?? " pekik Riska dan Adam bersamaan


" Lo udah nikah Mel ? " tanya Riska


" Sudah " seru Kamelia santai


" Kapan ? " tanya Riska sambil menatap Kamelia dari atas hingga bawah


" Sudah lama 6 bulan yang lalu lah " seru Kamelia santai.


" Gila lo udah nikah gue kira belum " seru Riska sambil melirik abangnya.


" Iya gitu deh, lagian jodoh gue udah ada dari pada gue nungguin orang yang gak pasti mendingan menerima orang yang sudah setia menunggu kita dan langsung memberikan kejelasan dalam hubungan , kata orang pacaran setelah menikah itu jauh lebih baik dari pada sebelum menikah gitu " seru Kamelia pada yang lainnya menyimak


" Gila gue kalah start dari lo " seru Riska membuat Adam terdiam di tempat


Dia merasa tersindir dengan kata-kata Kamelia tapi dia mau berbuat apa dia yang salah tidak memberikan kepastian dengan hubungan mereka yang diam-diam saling suka namun terpendam oleh karena status yang namanya PERSAHABATAN..


...Kepastian - Aurel Hermansyah...


...Aku masih menunggumu...


...Aku masih menantimu...


...Masih selalu dirimu...


...Dan masih tentangmu...


...Tapi aku punya waktu...


...Karena ku tak mau ragu...


...Buktikan depan mataku...


...Cintamu padaku...


...Aku butuh kepastian...


...Kejelasan hubungan kita...


...Kau dan aku jadi satu...


...Tapi aku punya waktu...


...Karena ku tak mau ragu...


...Buktikan depan mataku...


...Cintamu padaku...


...Aku butuh kepastian...


...Kejelasan hubungan kita...


...Kau dan aku jadi satu...


...Ho hu...


...Aku butuh kepastian...


...Kejelasan hubungan kita...


...Kau dan aku jadi satu...

__ADS_1


...Jadi satu...


...Aku mau kepastian...


Kamelia hanya tersenyum saat mendengar penuturan dari Riska, dia sesekali melirik ke arah Adam yang tiba-tiba terdiam tanpa suara.


Kamelia hanya dia sambil menunggu senior mereka


Tak lama yang di tunggu pun tiba


" Maaf kita mau minjam Meli bentar ya " seru Susan sambil menarik lengan Kamelia pelan


" Dek ikut kami yuk kamu se bus bareng kita " seru Susan saat mereka masih berdiri di samping ketujuh sahabat Kamelia.


" Gak bisa gitu lah kak kan harus sesuai kelas dan angkatan " protes Diva


" Bukan urusan kamu yang jelas kan masih satu fakultas bukan bedah fakultas masih bisa lah " seru Susan yang memang tak menyukai teman-teman Kamelia.


Kamelia tau kalau seniornya itu tak menyukai sikap teman-teman nya Kamelia yang terlihat angkuh namun seniornya belum tah saja sifat ketujuh sahabat Kamelia tersebut yang super ketus namun memiliki jiwa peduli dan juga jiwa toleransi antar sesama.


" Sudah-sudah aku gak apa-apa kok kalian langsung ke bis aja kita akan berangkat " seru Kamelia dan berlalu begitu saja bersama ketiga seniornya itu


Ketiganya membawa Kamelia ke dalam bus milik mereka.


" Widiiiwwww ada dedek Mel mel rupanya " seru Bima heboh


" Masya ampun abang Renof makin tampan kalau pakai baju kokoh gitu akh makin suka deh aku " seru Kamelia dengan nada centil nya


Renof yang saat itu sedang membaca buku fiksi langsung menoleh je sumber suara saat mendengar suara Kamelia


" Lo kamu di sini dek " seru Renof saat menatap adik juniornya itu


" Iya bang abang makin tampan deh " seru Kamelia sambil menatap sang ketua Presma tersebut.


" Meli gak usah genit kamu dek " seru Susan kepada Kamelia


" Hehehehehw kenapa cemburu ya ayo ngaku " seru Kamelia seraya meledek.


" Enggak siapa yang cemburu no tuh yang cemburu " seru Susan sambil menunjuk ke arah Jesti dengan dagunya


" Eh ada kakak cantik lo " seru Kamelia sambil mendekat ke arah Jesti dan Elda


" Meli duduk sini aja akh kamu mah gak tenang " seru Susan kesel


" Ekh yayayaya " seru Kamelia patuh


Sedangkan Jesti yang melihat Kamelia patuh sama omongan Susan jadi menatap keduanya.


" Aku iri deh " bisik Jesti pada Elda


" Iri kenapa ? " tanya Elda


" Meli kayaknya patuh banget ya sama Susan " seru Jesti agak berbisik.


" Emang " seru Elda pelan


" Kamelia itu memang dari awal dekat banget sama Susan tapi karna dulu pergaulan susan salah jadinya Meli itu menghindar dari dia. " jelas Elda pada Jesti


" Aku pengen deh punya adiknkayak Meli apa bisa " seru Jesti


" Bisa kok Meli tuh gak pernah memilih mau teman sama siapa aslinya baik kok coba aja interaksi sama dia lebih dekat " seru Elda pada Jesti


Sedangkan kedua orang yang sedang di bicarakan itu sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.


Mereka menikmati perjalanan mereka menuju tempat tujuan sambil bernyanyi dengan santai.

__ADS_1


...🌼🌼🌼 BERSAMBUNG🌼🌼🌼...


__ADS_2