PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
SALAH PAHAM


__ADS_3

Keenam orang itu pun pergi berjalan-jalan bersama menaiki mobil milik Arfian.


" Wah bang punya mobil bagus pula dirimu." seru Kamelia


" Masih kredit dek." seru Arfian jujur.


" Hahahhaa jujur lo ya..." seru Ardian meledek adiknya.


Arfian pun terdiam... sedangkan Wira sesekali mencuri pandang ke arah Kamelia... Kamelia yang tau hanya besikap biasa saja.


Sesampai mereka di pusat kota mereka pun memilih untuk bermain di tepi pantai... Ardian dan Arfian bersepeda mereka begitupun dengan Wilma dan Wisma...


Kamelia dan Wira saling pandang.


karna keduanya salin berdiam diri Wira mencoba membuka pembicaraan.


" Mel..." panggil Wira dengan lembut.


" Hmmmm" sahut Kamelia santai.


" Kamu apa kabar... kenapa kamu tak menyapa ku semalam" sahut Wira.


" Aku masih gak percaya kita kembali bertemu..." sahut Kamelia.


" Mel... kamu tau kan walaupun aku sepupu kamu tapi aku masih sangat mencintai kamu..." sahut Wira sambil menarik dan menyentuk kedua tangan Kamelia.


Tanpa sengaja Yohanes yang saat itu datang bersama Yana adiknya melihat Kamelia bersama seorang pria jadi merasa kepanasan.


" Siapa pria itu... apa itu suaminya..." gumam Yohanes dalam hatinya


" Akh sadar yo... sadar ... dia sudah berkeluarga..." sahut Yohanes.

__ADS_1


Yana yang tau abangnya sedang gelisah sambil menatap ke arah lain... lalu dia mengikuti arah yang abangnya tatap lalu matanya menatap orang yang sanagt dia rindukan.


" Kamelia..." gumam Yana bahagia..


Tanpa banyak bicara Yana berlari dan menghambur ke arah Kamelia.


Yohanes yang melihat adiknya berlari ke arah Kamelia ingin menghalangi adiknya namuan kalah cepat dengan langkah sang adik


" Kamelia....." teriak Yana sambil berlari


Wira dan Kamelia melepas pegangan mereka dan menatap Yana yang sedang mendekat ke arah mereka.


"GREPP" Yana pun berhambur ke pelukan Kamelia hingga membuat Kamelia hampir terjatuh


" Ish bisa gak meluknya itu gak usah erat gini..." seru Kamelia.


" Ish gue kangen sama elu woi." sahut Yana.


" Oh kamu sama siapa kesini... apa sama pacar kamu.." sahut Kamelia.


" Deg..." jantung Kamelia berdetak saat Kamelia menatap orang yang di tunjuk Yana


Yohanes yang di tunjuk oleh adiknya langsung melambaikan satu tangannya ke udara seraya menyapa Kamelia.


Saat mendekat Kamelia berdehem


" Eheem mmm Yan... kamu sama abang kamu... ini abang kamu." sahut Kamelia tak percaya dan dianggukan kepala oleh Yana.


" Oh hai...Mel..." sahut Yohanes sambil mengulurkan tangannya ke arah Kamelia.


" Hmmm" dehem Kamelia sambil menerima uluran tangan Yohanes

__ADS_1


" Kalian sudah saling kenal..." seru Yana lalu Yohanes menganggukan kepala seraya memberi kode.


" Oh ya Mel ini suami kamu..." seru Yana yang tau kode dari abangnya


" Haaaa.... suami..." seru Wira kaget.


" Iya anda suami Kamelia..." tanya Yana.


Wira dan Kamelia saling pandang dan Kamelia memberi kode kepada Wira....


Wira pun mengerti ...


" Iya..." sahur Wira singkat.


" Hmmmmm Yan kita tinggal dulu ya.." sahut Kamelia sambil menarik pergelangan tangannya Wira


Lalu Kamelia dan Wira pun pergi dari tempat Yohanes berdiri.


" Jadi bang Yo menyukai Kamelia..." gumam Yana dalam hatinya sambil menatap abangnya dan Kamelia yang sudah .menjauh


" Bang percaya kalau Kamelia sudah menikah..." tanya Yana pada abangnya.


" Seperti yang kamu lihat." sahut Yohanes.


" Aku yakin itu tadi sepupunya Kamelia." sahut yana.


" Bang menyerah dek..." sahut Yohanes


" Jangan lah bang .. aku akan cari tau kebenarannya..." sahut Yana membuat abangnya tak percaya.


" Kamu mau cari tau kebenarannya bagaimana dek." seru Yohanes tak percaya.

__ADS_1


" Lihat saja nantik bang... aku buktikan kalau Kamelia belum menikah..." sahut Yana yakin dan dengan tegas.


🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼


__ADS_2