
Setelah Nayra sampai di rumah nya di menghela nafasnya kasar.
" Huuuuuu aku gak mendapatkan apa-apa dari Dhea, aku yakin dia dan Alisa tau hal ini, tapi sekarang aku tau Kamelia adalah Lia ya itu pasti, " gumam Nayra pelan lalu gadis itu naik ke atas ranjangnya dan merebah kan tubuhnya tanpa di melepas sepatunya.
Di tempat lain
Kamelia sedang duduk bersama Sih kembar dan yang lainnya namun Kamelia merasakan telinganya panas
" Hadiuiuuuui siapa sih yang ngomongin gue panas ini telingaku " gumam Kamelia pelan namun masih dapat di dengar oleh Sekar yang sedang duduk di samping Kamelia
" Emang siapa mel ? " tanya Sekar pada Kamelia
" Mana saya tau Sekar, kalau saya tau pasti saya susulin orang itu " seru Kamelia sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
" Heleeeeeh biasa juga lo yang selalu menggerutu gak jelas " seru Maya pada Kamelia.
" Yeee mana ada saya menggerutu gak jelas nona " seru Kamelia pada Maya
" Sudah lah gak usah ribut kita lebih baik kembali ke rumah kita masing-masing " seru Rifani.
" Nah itu baru benar ? " seru Kamelia sambil berdiri dari duduknya dan berbalik, Saat Kamelia berbalik dia menatap ke arah Nayra tatapan mereka bertemu, Namun dengan cepat Kamelia menatap ke arah keenam sahabatnya itu,
Ya Nayra setelah sampai di rumah dia beristirahat namun gadis itu tak dapat memejamkan matanya.
* Flashback On *
Saat Nayra sampai di rumah dia memejamkan matanya , Namun dia sedikit mendapat bayangan jika orang yang sedang dia pikirkan tiba-tiba masuk dalam bayangannya
" Apa itu sebuah petunjuk yang menyuruhku agar aku kesana apa iya " gumam Nayra pada dirinya sendiri.
" Akan ku coba ke danau itu jika benar dia ada di sana berarti itu petunjuk jika Kamelia adalah Lia , baik lah aku akan ke sana " seru Nayra semangat sambil beranjak sari ranjangnya dan mengganti pakaiannya hingga di sampai ke danau dan dia kaget melihat keberadaan Kamelia dan kawan-kawan nya.
* Flashback Off *
" Hmmm mel kenapa kok ngeliatin kita kek begitu " seru Sekar.
" Iya mel kok pucat gitu " seru Renata
" Kayak habis lihat hantu saja kamu " seru Renita.
" Bukan hantu yang bisa buat begini tapi sesuatu yang buat dia bisa pucat begini " seru Rifani ngasal
" Enggak ada ayo kita balik " seru Kamelia sambil berjalan lebih dulu.
__ADS_1
" Guys gue duluan " pamit Kamelia tanpa menunggu jawaban dari kelima sahabatnya itu dia terus berjalan tanpa tujuan.
" Namun dia kembali melihat Nayra , lalu dia berbalik melihat keadaan sekitar "
" Aman " gumam Kamelia pelan lalu berjalan ke arah Nayra.
" Hai ada apa kenapa kamu menatap saya seperti itu " seru Kamelia sambil berjalan ke arah Nayra yang sedang mematung.
" Hei woi Nayra " seru Kamelia sambil melambaikan tangannya di muka Nayra.
Saat itu juga Nayra tersadar dari lamunannya
" Eh maaf maaf aku melamun " seru Nayra sambik tersenyum
" Kamu kenapa ada di sini Nay " tanya Kamelia.
" Aku juga gak tau tapi aku senang bisa ketemu kamu di sini " seru Nayra sambil tersenyum
" Akh begitu rupanya " seru Kamelia tanpa curiga.
" Yauda mel gimana kalau kita cari tempat untuk ngobrol " seru Nayra.
" Hmm baik lah " dehem Kamelia lalu berseru pelan
" Kameliaaaaaaaaaaaaaaa " teriak seorang gadis yang tak lain tak bukan adalah Maya ,
Ya gadis itu sangat mencurigai tingkah laku Kamelia saat di tepi dan ya tadi akhirnya Maya mengikuti Kamelia diam-diam dan akhirnya kecurigaan nya terbukti.
Maya pun berteriak memanggil nama sahabatnya itu dengan kencang sehingga Rifani, Citra dan si kembar hanya menutup telinga mereka sedangkan Sekar dia sudah menyumpal telinganya dengan kertas
Kelima orang itu sudah tau kalau Maya sudah berteriak pasti dia akan marah ini
Makanya mereka lebih baik diam saja
back story
" Haduuuuu gawat ini, singa betina ngamuk lagi " gumam kamelia pelan , Namun masih dapat di dengar oleh Nayra.
" Jadi kamu takut dengan mereka " seru Nayra
" Aku bukan takut sama mereka tapi aku malas bertengkar dengan keenam sahabatku itu " seru Kamelia sambil menatap ke arah Maya dan lainnya yang sedang berjalan ke arahnya..
Saat keenam orang itu sudah berdiri di depan Kamelia.
__ADS_1
Maya bersidekap tangannya di dada,
" Bagus ya " seru Maya menjeda kata-kata nya.
" Tadi katanya mau pulang tapu mampir ke simpang ini " seru Maya dengan tegas.
" Jadi kesini kamu pulangnya hmmmm " seru Maya kesel.
" Bukan gitu tadi aku gak sengaja ketemu sama Nayra " seru Kamelia
" Akh sudah lah aku hanya sekali bicara gak akan ulangin lagi ingat mel , kita gak boleh percaya sama semua orang yang baru kita kenal " seru Maya.
" Termaksud sahabat kita sendiri " seru kamelia membuat keenam sahabat itu kaget begitu pun dengan Nayra.
" Bukan gitu juga mel " seru Maya gelagapan.
" Terserah " seru Kamelia sambil berjalan meninggalkan tempat mereka berdiri saat ini.
Setelah kepergian kamelia Maya menatap tajam ke arah Nayra.
" Dan buat kamu " seru Maya sambil menunjuk wajah Nayra.
Dan dengan cepat Nayra menepis tangan Maya
" Kamu jangan pernah deketin Kamelia ingat itu " seru Maya tegas lalu pergi meninggalkan Nayra sendirian
Setelah kepergian keenam sahabat itu Nayra terpaku di tempat.
" Apa coba maksud mereka nyuruh aku untuk jauhin Kamelia " seru nayra pelan
" Kamelia kan manusia yang berhak bahagia juga ngapain di kekang begitu " gumam Nayra pelan.
Setelah itu Nayra pun pergi meninggalkan tempat tersebut.
...🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺...
Terkadang kecemburuan itu gak datang dari sepasang kekasih , namun juga nisa datang dari perasaan seorang sahabat ya g tidak ingin perhatian dan kasih sayangnya terbagikan dengan orang lain, dia akan bersikap posesif terhadap kamu jika dia sudah berasa nyaman, dan tak akan membiarkan kamu mencari kebahagiaan yang lain selain bersama dengannya.
Namun percayalah dia sahabat yang tulus menyanyangi dan mencintai sepenuh hatimu selamanya
Kita gak akan tau apa yang akan terjadi di kemudian hari tanpa adanya seorang sahabat, Namun percayalah dengan adanya mereka setidaknya sebagian beban kamu sedikit mulai mere dah.
Jangan pernah sia-siakan persahabatan yang sudah kamu jalin selama bertahun-tahun lamanya.
__ADS_1
SEMANGAT !!!!