
Saat jam makan siang Kamelia hanya di dalam saja... sesaat dia berpikir.
" Jika aku mengatakan kalau aku tak ingin lagi menjalin hubungan tentu aku akan di jodohkan kembali..." gumam Kamelia dalam hatinya...
" Akh bagaiamana ini..." piikir Kamelia.
" Aku yakin abang Hendra pasti menjodohkan ku kembali..." seru Kamelia dalam hatinya.
Saat Kamelia sedang melamun tiba-tiba seseorang menepuk bahu kirinya.
Dan Kamelia melihat siapa yang menepuk bahunya.
" Ahk... yo...kamu mengagetkanku saja... ada apa...?" tanya Kamelia kepada Yohanes.
" Haaa... ada apa...? apa kamu lupa sesuatu...?" seru Yohanes sambil menatap Kamelia.
" Akh aku lupa kalau aku ada janji makan siang dengan raja singa... ehps salah maksudku raja gombal...." seru Kamelia seraya ingin berdiri.
" Apa.....? kamu ngatain aku raja singa ...!!!" seru Yohanes tak percaya.
" Hehhehe bercanda yo..." seru Kamelia refleks memegang lengan Yohanes.
" Ops....!!! maaf... gak sengaja...!!!" sambung Kamelia saat sadar dia menyentuh lengan Yohanes
" Sengaja juga gak apa-apa kok...hehehehe...." seru Yohanes sambil nyengir kuda.
" Ish itu sih maunya kamu aja..." seru Kamelia sambil beranjak dari duduk nya.
" Hei mau kemana...?" seru Yohanes
" Mumpung masih ada waktu ham istirahat aku mau makan dulu..." seru Kamelia sambil berjalan.
" Tungguin lah..." seru Yohanes sambil berlari kecil mengejar Kamelia.
Lalu Kamelia mengambil kotak nasinya dan duduk di samping loker dan makan dengan nikmat.
Suapan pertama sudah masuk kedalam mulutnya namun saat suapan kedua Yohanes menarik tangannya Kamelia dan memasukan sendok ke mulut Yohanes.
" Hmmm nikmat... ini kamu yang masak..." seru Yohanes sambil bertanya.
" Iya lah siapa lagi...?" seru Kamelia sambil memakan makannya
" Aku mau lagi suapin..." seru Yohanes. Kamelia bukannya protes tapi mengikuti keinginan Yohanes.
" Jadi ceritanya kita makan berdua nih..." seru Kamelia santai sambil menyuapi Yohanes... seandainya ada orang lain di sana pasti mereka diledekin habis habisan untungnya cuma mereka berdua saja...
__ADS_1
" Iya dong... besok bawain lagi ya... kita makan berdua..." seru Yohanes santai sambil mengambil botol minuman Kamelia.
Hingga membuat Kamelia protes.
" Ish Yo itu kan botol minuman aku ada bekas aku lagi... kenapa gak beli aja sih minumannya..." seru Kamelia ketus.
" Iya habis nyangkut ini... tanggung juga... lagian aku gak jijik kok sama sisa kamu..." seru Yohanes santai.
" Apaan sih udah ah ....aku mau kerja lagi..." seru Kamelia sambil memebereskan peralatan makanya
" Jadi ngambek nih ceritanya sama aku..." seru Yohanes
" Enggak..." sahut Kamelia.
" Yaudah selamat bekerja Kamelia..." seru Yohanes lalu beranjak dari duduk nya dan pergi meninggalkan Kamelia sendirian. namun sesaat dia berbalik dan menatap Kamelia yang sedang sibuk menata lokernya
" Kamelia...." panggil Yohanes
" Hmmmm apaaan..." sahut Kamelia tanpa menatap Yohanes.
" Terimakasih..." seru Yohanes
" Untuk..." sahut singkat Kamelia.
" Iya sama - sama..." sahut Kamelia singkat lalu menatap Yohanes dan menutup pintu lokernya.
" Kalau gitu aku tinggal dulu ya... selamat bekerja..." seru Yohanes dan berlalu pergi setelah Kamelia menganggukkan kepalanya.
Setelah Yohanes pergi... sesaat Kamelia terdiam.
" Aku mungkin bisa melupakan mu... kuharap suatu saat kita tidak bertemu..." gumam Kamelia dalam hatinya.
Lalu Kamelia melanjutkan pekerjaannya.
Saat pulang kerja Kamelia tidak langsung pulang dia pergi ke TEB sesaat dia melamun di sana dan berpikir.... mungkinkah aku bisa....
Di saat Kamelia sibuk melamun terdengar suara pria memanggil namanya.
" Kamelia..." panggil seorang pria lalu Kamelia menolehkan wajahnya ke arah pria yang memanggilnya.
" Yohann kamu ngapain disini... kamu ngikutin aku ya..." seru Kamelia menatap Yohanes penuh selidik
" Iya..." jawab Yohanes jujur.
" Ngapain kamu ngikutin aku..." sahut Kamelia tidak suka.
__ADS_1
" Karna... aku khawatir sama nona melamun..." seru Yohanes santai.
" Apa....? kamu ngatain aku nona melamun..." seru Kamelia sambil menggelengkan kepalanya.
" Benar-benar ajaib.... kamu gak usah khawatirin aku..
aku sudah besar dan sudah bisa menjaga diriku sendiri..." seru Kamelia santai.
" Ngapain sih kamu melamun... apa sih yang kamu lamunin..." seru Yohanes penasaran...
" Dasar .... kamu ya... pengen tau saja urusan cewek aja..." seru Kamelia sambil memangku kedua tangannya.
" Ya habisnya aku suka banget campurin urusan kamu..." seru Yohanes.
" Ah yaudah kalau gitu aku pulang saja..." seru Kamelia.
" Loh kok pulang... aku kan baru datang..." seru Yohanes.
" Tau ah bodoh amat..." seru Kamelia sambil berdiri dari duduk nya lalu berjalan menuju sepedanya dan langsung mengayukannya. disusul oleh Yohanes.
Sepanjang jalan Kamelia hanya mendengarkan ocehannya Yohanes saja tanpa ada niat untuk membalasnya.
" Lah... Kamelia aku bicara kamu kok malah diam saja sih..." seru Yohanes
" Terua aku harus jawab apa yo... kamu aja gak nanya sama aku jadi aku harus jawab apa dong.." seru Kamelia sambil mengayuh sepedanya.
" Yaudah sekarang aku ingin tanya kekamu..." seru Yohanes sambil menatap ke samping Kamelia pun menatap Yohanes sebentar lalu fokus ke jalannya.
" Apa yang ingin kamu katakan...?" tanya Kamelia.
" Kamu mau gak jadi kekasihku..." seru Yohanes santai dan dengan nada seriusnya...
Sesaat Kamelia menatap Yohanes namun dia tertawa.
" Hahaahhahaha jangan ngelawak kamu ini masih sore... " seru Kamelia santai nya.
" Aku serius dia mala tertawa..." gumam Yohanes dalam hatinya.
" Yaudah Yo... aku duluan ya... bye..." seru Kamelia sambil melambaikan tangannya ke udara✋
" Ya hati hati Mel.." seru Yohanes
" Aku akan MENCINTAIMU DALAM DIAM entah sampai kapan yang jelas aku akan selalu ada disisimu." gumam Yohanes sambil menatap punggung Kamelia yang sudah menjauh darinya.
💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐
__ADS_1