PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
HATI KAMELIA TERLUKA


__ADS_3

" Hmmmm kamu ini makannya banyak tapi gak berisi gimana sih " ledek Yufrans namun bukannya marah Kamelia malah cengar cengir kek bocah


" Ya namanya juga manusia " seru Kamelia


" Sayang kamu masih mau kan ketemu sama mama kamu, pasti dia senang bisa melihat kamu lagi habos koas kita ke kampung mama ya " seru Yufrans sambil menatap Kamelia yang terdiam


" Abang tau dek kamu masih marah sama mama soal waktu itu tapi biar bagaimana pun dia ibu kandung kamu kamu gak boleh marah sama mama dek " seru Yufrans


" Hmmm nantik aku pikirkan lagi kita pulang yuk " ajak Kamelia yanv sudah berdiri dan beranjak dari duduknya


Akhirnya sepasang sejoli itu pun pergi dari taman tersebut.


...****************...


...FLASHBACK SAAT KAMELIA KETEMU DENGAN MAMA KANDUNGNYA YANG TERNYATA MASIH HIDUP...


Satu bulan menjelang pernikahan Kamelia dan Yufrans,


Yesti sang kakak se ayah itu baru mengatakan jika kakaknya Keysiana menyembunyikan keberadaan sang mamanya


Betapa murkanya sang adik saat itu


" Adek kamu kenapa sih mau nikah juga udah kek gitu tampangnya " seru Keysiana pada sang adik


Kamelia yang saat itu sedang tidak marah dia ingat betul pesan kak Yesti saat itu


" *Adek jangan marah dulu sama Key mungkin dia punya alasan untuk tidak mengatakan halnitu kepada adek ingat dek jika kamu pergi jangan katakan apapun kepadanya maupun papa kita dek " seru Yesti


" Kenapa kak ? " tanya Kamelia kala itu..


" Kakak yakin mereka tak akan mengizinkan mu pergi ke sana, minta izin lah untuk pergi bersama Yufrans pasti papa juga bang Hedra akan izinin kamu percaya lah dek " seru Yesti.


" Tapi gimana caranya bicara sama abang Frans kak " seru Kamelia


" Tenang aja biar kakak yang selesaikan masalah itu ya " seru Yesti*


Seketika lamunan Kamelia terhenti saat mendapatkan tepukan di bahunya


" Malah ngelamun lagi kenapa sih dek ? " seru Keysiana pada adiknya itu.


" Kak apa papa akan izinin aku pergi ya " seru Kamelia takut


" Papa sudah izinin kalian pergi asalkan gak macam-macam aja " seru Keysiana meningatkan adiknya


" Kakak gak percaya sama aku " seru Kamelia


" Kakak percaya kok sama kamu juga Frans secara frans itu kan sayang sama kamu " seru Keysiana


" Hmmmm " dehem kamelia


" Yaudah besok lusa kan kalian pergi beresin dulu gih barang kamu " seru Keysiana pada adiknya

__ADS_1


" Iya kak " seru Kamelia sambil berdiri dan mengeluarkan koper kecil milik Key


" Hmmmm lelah aku " gumam Kamelia dalam hatinya.


Kamelia pun saat itu dengan cepat memasuki semua pakaiannya ke dalam koper.


Hari yang di tunggu Kamelia pun tiba


" Pah abang kakak aku pergi dulu ya , kalau gak ada halangan kita cepat kok baliknya " seru Kamelia berpamitan diikuti Yufrans juga


" Frans jagain adik abang yang cerewet itu ya " seru abang Hendra pada Yufrans


" Pasti bang " seru Yufrans sambil tersenyum


Lalu keduamya pergi denga modal alamat yang telah di berikan sang kakaknya tadi.


" Dek kita naik kapal cepat ya " seru Yufrans pada Kamelia


" Iya bang " seru Kamelia singkat.


" Kamu yang kuat ya dek " seru Yufrans sambil mengelua punggung Kamelia dengan sangat lembut.


Beberapa jam kemudian


" Dek kita sudah sampai di dermaga ayo turun " seru Yufrans


Saat keduanya turun dari kapal keduanya telah di sambut hangat oleh sang tante Kamelia adik dari sang mama


" Kamu sudah besar sekarang nak, tadi si kakak mu nelfon katanya kalian sudah jalan kesini " seru tante Nimar


" Iya tante oh ya kenalin ini bang Yufrans calonnya meli tan " seru Kamelia memperkenalkan Yufrans


" Eh sudah ada calon aja kamu nak " seru tante Nimar tak percaya kalau keponakannya itu sudah mau nikah aja


" Iya tante ini tuh calonnya kamelia " seru Kamelia sambil tersenyum


" Ya udah kita jalan kerumah tante yuk besok kita temui mama kamu itu pasti dia senang bisa ketemu sama kamu "


Akhirny tante Nimar membawa Kamelia dan Yufrans berkunjung kerumahnya setelah melapor kepada kepala kampung juga kepala suku serta rt dan rw


Warga pun juga menyambut hangat kedatangan kedua pasangan itu dengan sangat baik


" Ayo nak masuk aja " seru tante Nimar


" Iya tante " seru keduanya bersamaan


Tak lama sang paman datang dari luar rumah


" Eh ada keponakan paman yang cerewet ini rupanya " seru paman Erfanus itu


" Paman Er aku bukannya cerewet ya tapi aku tuh banyak ngomong " seru Kamelia kesel di katain cerewet sama pamannya

__ADS_1


" Lah kok marah sih " seru paman Erfanus itu.


" Mana ada aku marah paman " seru Kamelia pada pamannga itu


Lalu pandangan pamannya Kamelia langsung tertuju kepada pemuda yang di samping keponakannya itu


Kamelia tau apa yamg sedang di pikirkan sang paman, namun dia hanya cuek saja sambil menunggu pamannya yang bertanya


Tak lama tante Nimar yang tadi pergi mengambil minuman akhirnya datang


" Ico kap eneiget soi si meli asoin nia tak kurerep kalagai ta ( lihat lah keponakan kita sudah besar dan itu calin suaminya ) seru tantw Nimar dalam bahasa kampungny


" Jadi ini calon suami kamu naka " seru paman Erfanus


" Iya paman jadi ini calon suami aku " seru Kamelia tanpa ragu


Akhirnya Kamelia memperkenalkan Yufrans kepada pamannya.


Pamannya Kamelia pun sangat senang bisa ketemu dengan sang calon suami keponakannya tersebut.


" Jadi nak kamu mau ketemu sama mama kamu " seru paman Erfanus ragu


" Kamu yakin mau ketemu sama mama kamu nak " tanya tante Nimar ragu


" Iya tante , aku kan mau nikah jadi harus dapat restu dari sang mama, jika pun mama masih hidup dan masih anggap aku anak " seru Kamelia seketika membuat wajah kedua paruh baya itu pucat pasi


" Maaf ya nak kami membuat rekayasa kematian mama kamu " seru tante Nimar


" Sebenarnya Kamelia ingin tau gimana ceritanya kalian buat rekayasa seperti ini kalian gak pikir perasaan meli tante, meli kecewa sudah di bohongin sama keluarga meli sendir meli kecewa tante " seru Kamelia yang sudah tak sanggup menahan tangisnya


" Cukup 10 tahun meli pisah sama mama dan Akhirnya mama pergo ninggalin meli cukup tan sekaramg meli datang hanya untuk meminta restu jika meli masih dianggap anak sama mama marta " seru Kamelia sambil meredakan tangisnya.


" Maafin kami nak, kami gak bermasksud seperti itu " seru paman Erfanus


" Gak apa-apa paman mungkin ini cara nya harus menghindari sikap papa yamg selama ini keterlaluan kepada mama " seru Kamelia


" Jadi kamu sudah tau perlakuan papa kamu ke mama kamu nak " seru tante Nimar kepada Kamelia dan di balas anggukan kepala oleh Kameli


" Aku sudah tau tante " seru Kamelia


" Ya sudah sekarang sudah sore kamu bersihin dulu gih dan istirahat nantik kita lanjutkan lagi " seru tante nimar


" Kamu ke kamar ujung sana dan buat kamu di kamar itu " seru tante nimar pada keponakannya sambil menunjuk ruangan dekat arah kedapur lalu beralih ke arah Yufrans sambil menunjuk ke ruangan yang dekat dengan kamar anak tante Nimar


" Tante Riana kemana ? " tanya Kamelia mencari keberadaan sepupunya itu


" Riandra sama Riana sedang keluar bentar lagi mereka juga datang kok " seru tante Nimar.


" Baik lah tan aku ke kamar dulu " seru Kamelia meninggalkan ruang tamu dan bergegas menuju kamar yang di beritaukan oleh tantenya barusan


...🍀🍀🍀 BERSAMBUNG 🍀🍀🍀...

__ADS_1


__ADS_2