PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
BERTEMU KEMBALI


__ADS_3

Selesai makan Kamelia di sidang habis-habisan oleh kedua sahabat posesif nya itu


" Mel lo itu sakit kenapa sih lo makan mie terua ha...!!! " marah Sekar.


" Lah kan yang makan saga kenapa kalian yang sewot sih " seru Kamelia sambil menatap tajam ke arah yang lainnya.


" Mel kita bukannya sewot tapi kita itu peduli sama kamu " seru Vanessa kepada Kamelia.


" Oke gue paham dan gue gak akan ulangin lagi kalau gue ingat ya " seru Kamelia sambil tersenyum


" Awas ya kalau kamu makan mie juga lagi , dan elu jangan buat Kamelia makan mie terua dia itu punya penyakit MAG pahammm !!! " seru Sekar sambil menunjuk ke arah Venus


" Hmmmm baik lah maaf " seru Venus sambil menatap Kamelia.


" Hai " seru seseorang uang datang dengan beberapa orang bersamanya.


" Iya silakan isi buku tamunya " seru Safira kepada tamu yang baru saja datang.


Orang itu langsung mengisi daftar tamu.


Kamelia menegakan kepalanya menoleh ke arah kesepuluh sahabatnya


" Renita, kamu ada pulpen gak ini habis pakai sampai 2 jam kedepan ya " seru Kamelia , seketika orang yang mengisi buku tamu itu menoleh ke arah sumber suara.


" Ada Mel bentar ya " seru Renita yang duduk di stand penjual donat lalu Renita mengambil pulpen dalam tasnya.

__ADS_1


" Ini Mel " seru Renita sambil memberikan pulpen kepada Kamelia.


" Oke thankyou my girl friend " seru Kamelia sambil menerima pulpen dari tangan Renita


" The same to you my friend " seru Renita sambil tersenyum hangat


" Kamu ... " seru seseorang itu sambil menatap ke arah Kamelia penuh heran dan tanya


" Yaaaa kamu bicara sama saya apa dia ? " tanya Safira


" Dia " seru seorang ga dia sambil menunjuk ke arah Kamelia,


" Mel ?? " seru Safira sambil menyenggol lengan Kamelia.


" Hmmmm apaaann " seru Kamelia tanpa menoleh


" Mel hmmm itu ada yang mau kenalan itu " seru Safira.


" Sudah suruh masuk saja aku lagi sibuk " seru Kamelia sambil tetap menulis.


" Udah mbun masuk yuk gak usah kenalan sama orang sini sombongnya minta ampiun deh " seru teman gadis yang di panggil mbun itu


Ya gadis itu tak lain tak bukan adalah Embun


Setelah kepergian Embun Kamelia menegakan kepalanya.

__ADS_1


Tiba-tiba Kamelia menghela nafasnya berat.


" Kenapa Mel ?? lo kenal sama dia ??? " seru Diva bertanya.


" Hmmm enggak tapi gue pernah ketemu sama dia sekali waktu itu motornya mogok jadi gue gak sengaja ketemu sama dia gitu " seru Kamelia menjelaskan


"Tapi kenapa keknya dia pengen banget ketemu kamu " seru Sahara yang duduk di dekat Safira.


" Dia itu belum mengenal gue namanya kalau gak salah Embun tapi gue lupa nama lengkapnya " seru Kamelia


" Iya namanya Embun Deliana Astuti, dari kampus MW " seru Safira sambil membaca buku tamu.


" Hmmmm iya itu " seru Kamelia


" Akh kayaknya gue paham nih sepertinya dia punya kesan tersendiri untuk lo Mel " seru Selvina


" Benar apa kata Vina, dia pasti punya lesan tersendiri untuk lo " seru Milly


" Akh biasa aja yuk sudah selesai kita masuk" seru Kamelia sambil berdiri dan membawa buku tamu.


" Pak saya masuk dulu " seru Kamelia sambil berteriak ke arah pak satpam


" Siap neng " seru pak satpam


Lalu Kamelia dann lainnya masuk kedalam gedung dan menyaksikan pertandingan basket ball

__ADS_1


...🌷🌷🌷 BERSAMBUNG 🌷🌷🌷...


__ADS_2