
Sepulang kuliah Kamelia pamit kepada ke-7 sahabatnya.
" Hmmm semuanya aku pamit pulang dulu ya " seru Kamelia
" Iya mel hati-hati " seru yang lainnua bersamaan.
" Di jemput mel " tanya Safitri.
" Hmmm enggak Fit aku jalan aja kok naik angkot " seru Kamelia
" Lo kok naik angkot " seru Safitri
" Biar gue anterin lo pulang mel " seru Vanessa
" Gak usah nes aku ada urusan sebentar maaf ya " seru Kamelia menolak halus.
" Hmmm yaudah hati-hati mel " seru Vanessa dan lainnya bersamaan.
Kamelia hanya mengacungkan 👍ibu jempolnya ke arah sahabatnya.
Kamelia berjalan ke arah taman sambil duduk dan membaca buku yang dia beli tadi dengan santai dia duduk dengan bukubya itu.
Namun saat Kamelia sedang santai tiba-tiba seseorang datang dan duduk di samping Kamelia tanpa permisi.
Seorang gadis yang berpakaian amburadul dan sedikit robek di bagian lututnya
" Lo hobi banget ya baca buku, gak bosan lo " seru seorang gadis itu.
" Hmmmmm " dehem Kamelia
" Lo bisa bicara apa enggak " seru gadis itu
" Hmmmmm " dehem Kamelia kembali
" Oke fiks lo bisu ya " seru gadis itu.
" Hmmmmm " dehem kembali Yufika
" Kenalin gue Arini Putri Salsabila " seru gadis yang bernama Arini itu.
__ADS_1
" Kamelia menatap nya sesaat lalu dia pun terdiam dan kembali membaca bukunya dengan tenang "
Sedangkan Arini hanya menatpanya bingung
" Lo gak mau kenalan sama gue " seru Arini.
" Hmmmmm " dehem Kamelia.
" Hmmmmm " dehem kembali Kamelia
Karna tidak ada suara dari Kamelia, gadis itu pun mengeluarkan sesuatu dan itu membuat Yufika menjadi menoleh ke arahnya dan menatap gadis itu lalu
" Kamu perokok ya " seru Kamelia tiba-tiba
" Kamu bisa bicara " seru Arini.
" Hmmmmm " dehem Kamelia.
" Ya hmmmm lagi " seru Arini
" Jawab pertanyaan saya tadi " seru Kamelia
" Kenapa ? " tanya Kamelia.
" Karna gue banyak masalah yang harus gue hadapin di keluarga gue " seru Arini santai sambil menyesap sebatang rokok.
" Lo bisa gak sih gak usah merokok kalau ada masalah itu " seru Kamelia
" Gak lah gue dah biasa merokok " seru Arini santai
kamelia hanya diam saja lalu dia hendak berdiri namun
" Lo mau kemana ? " seru Arini.
" Gue mau pindah tempat duduk " seru Kamelia sambil berjalan ke lain arah.
Arini dengan cepat mematikan rokoknya dan mengikuti Kamelia
" Kenapa lo ngikutin gue, " seru Kamelia ketus.
__ADS_1
" Ya gue nyaman sama elu " seru Arini
" Tapi gue gak nyaman sama elu " seru Kamelia santai.
" Ya di nyamanin saja lah " seru Arini sambil duduk di depan Kamelia
" Hmmmmm " dehem Kamelia.
" Lo gak suka berteman sama orang perokok ya " seru Arini bertanya.
" Hmmmmm " dehem Kamelia
" Gue ngira elu itu bisu deh ham hammm hammm hmmm muluk lo " seru Arini
Kamelia menutup bukunya dan memasukan ke dalam tas miliknya
" Gie emang gak suka punya teman perokok dan lo tau gue punya penyakit riwayat asma makanya gie selalu menghindari orang yang merokok di samping gue, gue benci sama orang perokok asal lo tau cewek kayak elu itu bisa membuat lo cepat dekat paham lo !!! " seru Kamelia santai
" Ya justru itu gue pengen cepat-cepat dead aja " seru arini santai.
" Astaga otak lo itu lo gunain buat apa sih " seru Kamelia
" Ya buat mikir lah " seru Arini santai
" Ya udah terserah lo saja lah " seru Kamelia
" Oh ya sebelum gue pulang gue mau kasih lo sedikit saran, terserah lo mau dengar atau enggak, sebaiknya lo tinggalin kebiasaan lo merokok itu, itu bahaya buat kesehatan lo, satu lagi gak semua masalah lo bawah dengan merokok karna lo mash ada Tuhan lo yang setia mendengar keluhan elu paham, asal lo tau lo kira gue bahagia dengan hidup gue, enggak gue bawah santai asal lo tau gie juga punya banyak masalah baik dari masalah pertemanan gue, keluarga gue ekonomi keluarga gue, gue bawah santai dan gie selalu berdoa ke Tuhan gue, gie bangkit berusaha asal lo tau itu paham kan gue gak lari dari ke hal yang merugikan kehidupan gue, gue bisa berpikir positif thingking dengan hidup gue, ingat itu " seru Kamelia panjang kali lebar
Setelah mengatakan itu Kamelia menarik nafas lalu kembali berucap.
" Mungkin lo saat ini gak punya siapa-siapa yang mampu mendengarkan cerita elu, tapi ada Tuhan tempat elu mengadu dan berserah diri ingat itu !!! mungkin lo cuman bisa lari merokok tapi ingat hal lain kalau lo kenapa-kenapa gimana nasip yang ada di belakang elu pasti mereka akan merasa kehilangan elu kan , nah lo pikir deh baik-baik , mungkin hanya itu yang bisa gue katakan sama elu gue pamit , gie harap lo mau berubah " seru Kamelia sebelum pergi.
Setelah iti dia melangkah tanpa berbalik menatap ke arah Arini.
Arini yang mendengar penjelasan Kamelia sedikit tersentuh juga tertegun dia baru merasakan yang namanya kenyamanan , Namun seketika hilang begitu saja,
" Lo benar gue hari berubah " gumam Arini dalan hati sambil memandang punggung Kamelia yang sudah menjauh dari pandangannya
Arini pun juga pergi dari taman itu
__ADS_1
...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...