
Yufrans terus memeluk tubuh yang sangat dingin itu dengan sangat erat.
di dekapnya lalu di cium nya dengan sangat lembut.
Sesaat Yufrans merasakan gerakan namun pria itu belum menyadarinya karena dia masih merasakan dinginnya tubuh sang istri yang begitu dingin dan juga pucat itu.
Tak lama Kamelia sadarkan diri dia menatap Yufrans yang memeluk tubuhnya dengans sangat erat.
Senyumannya lun terukir, namun dia kembali menutup matanya saat suaminya itu kembali menatap wajah sang istri yang begitu pucat
Yufrans belum menyadari jika Kamelia sadar.
Dengan jahilnya Kamelia menoel pinggang Yufrans, Yufrans bisa merasakan sesuatu lalu dia lihatnya ke pinggang nya dia merasakan ada sesuatu yang aneh , namun dia kembali menatap wajah istrinya itu.
Kamelia tersenyum dalam di
" Sayang bangun aku sangat mencintaimu bagunlah " seru Yufrans sambil dalam mendekap tubuh istrinya itu, Kamelia mendengar langsung pernyataan cinta suaminya itu langsung dengan cepat memeluk erat tubuh sang suami dengan sangat erat, sehingga Yufrans kaget , seketika dia mematung saat merasakan tubuhnya di dekap erat oleh sang istri yang sangat dia cintainya
" Sayang kamu sudah sadar dek " seru Yufrans dengan suara berat dan dianggukn kepala oleh Kamelia dalam dekapan suaminya.
" Abang panggilkan dokternya dulu ya dek " seru Yufrans sambil melepaskan pelukan mereka
" Gak usah dulu bang aku baik-baik saja " seru Kamelia yang merasakan tubuhnya baik-baik saja sedangkan Yufrans merasa aneh jika orang baru saja mengalami kecelakaan akan merasakan sakit nah istrinya sama sekali tidak merasakan sakit apapun
" Dek kami masih ingat kan sama abang " seru Yufrans khawatir
" Ya masih lah , kan abang tukang ojek yang ada simpang jalan itu hahahaha" seru Kamelia sambil menatap suaminya
" Kamu ya udah berani ngatain suaminya tukang ojek hmmmm " seru Yufrans sambil mengglitikan tubuh sang istri.
" Awww ampun bang ampun Awwww yayayay maaf " seru Kamelia sehingga suaranya terdengar sampai di luar ruangan , mereka yan berada di luar ruangannpun saling pandang lalu mereka semua pun masuk ke dalam ruang UGD tersebut.
( KRIEEETTT ) suara pintu terbuka
Mereka semua tercengang sekaligus mematung saat melihat pemandangan yang cukup membuat jantung mereka terhenti berdetak.
" Mereka siapa bang ? tanya Kamelia bingung ( pura-pura bingung)
" Dek kamu sudah sadar dek " seru Keysiana pada sang adik sambil mendekat.
Sedangkan yang lain hanya menatap tak percaya juga bahagia,
__ADS_1
Para sahabat Kamelia sudah di suruh pulang sama Keysiana sejak sore tadi,
" Sudah tapi anda siapa ya ??? " seru Kamelia usil
" Dek hiks hiks hiks kamu lupa sama kakak " seru Keysiana
" Kamu ingat kalau dia siapa ? " seru Keysiana lada Kamelia sbil menunjuk ke arah Yufrans
" Iya saya ingat dia tukang ojek yang ada di simpang rumah kita kan " seru Kamelia keceplosan lalu menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Jadi " seru Keysiana menatap tajam sang adik
" Hehehehhee maaf kakk hahaha " seru Kamelia sambil tertawa pelan
" Astaga dek kamu ih ngerjain kita akh " seru Keysiana gemes sama tingkah sang adik
" Ajaib " seru Wira pelan namun masih dapat di dengar oleh yang lainnya
" Apanya yang ajaib bang ? " tanya Malika dan Maura bersamaan.
" Itu kakak ipar kalian , lucu sekali barusan dia di kabar kan tidak dapat di tolong nah ini sangat ajaib bukannya merasakan sakit, malahan bisa ketawa ketiwi dia haduuu syukurlah Mel kamu baik-baik saja kalau tidak bisa gila suami kamu itu " seru Wira kepada si kembar M lalu beralih ke arah Kamelia.
" Emang iya dia sudah gila, gila akan cintaku " seru Kamelia menggombal in suaminya.
" Iya dong aku kan kuat " seru Kamelia bangga
" Saking bangganya kamu hampir membuat Nayra ketakutan " seru Keysiana
" Akh ya kak Nayra bagaimana kak, apa dia baik-baik saja " seru Kamelia bertanya tentang temannya itu
" Dia sangat baik-baik saja dek, justru kamu yang gak baik-baik saja " seru Keysiana pada sang adik , oh baik lah kakak ku tersayang " seru Kamelia sambil menatap ke arah sang suami,
" Suamiku kamu kenapa lesu begitu apakah kamu sudah makana ? " tanya Kamelia penuh selidik
" Nak suamimu belum makan sejak pagi kamu tinggalkan dia nak " seru mama Bening
" Suamiku alangkah baiknya kamu pergi makan, kalau tidak aku lebih memilih tidur panjang saja dari pada melihat wajah pucat suamiku itu " seru Kamelia.
" Baiklah istriku aku akan makan sesuai perintah kanjeng ratu " seru Yufrans seketika pecah tawa mereka di ruangan Kamelia.
Tak lama dokter masuk keruangan Kamelia.
__ADS_1
" Selamat malam semuanya syukurlah nona anda sudah siuman " seru dokter muda itu
" Maaf dokter gak ada di sini yang ciuman dokter " seru Kamelia membuat semuanya yang mendengar penuturan Kamelia langsung tertawa pecah.
" Maksud saya sadarkan diri nona " seru dokter itu meralat perkataan nya barusan
" Saya bersyukur ini suatu keajaiban cinta dari suami anda nona " seru dokter.
" Benar dokter suami saya sangat mencintai saya, dokter tolong periksa juga lambung suami saya sepertinya sejak tadi dia menahan sakit yang dia sembunyikan " seru Kamelia membuat yang lain langsung menatap ke arah suaminya
" Sayangku aku tidak apa-apa " seru Yufrans, Kamelia yangbbisa membaca gerakan tubuh seseorang tentu lebih tau ,
" Dokter periksa saja kalau dia gak mau tolong dokter biusnlagi saya biar saya tidur panjang " seru Kamelia santai, dan hal itu membuat Yufrans akhirnya mau di periksa okeh dokter.
Setelah di periksa benar dugaan Kamelia m, lambung suaminya bermasalah dan harus menghabiskan cairan yang sudah dokter itu pasangkan
" Benar nona suami anda sedang bermasalah dengan lambungnya untuk itu saya memberikan cairan ini , biarkan habis nantik baru di cabut." seru dokter itu
" Sayang kamu kok bisa paham sih sama suami kamu itu " seru mama Bening,
" Astaga mama aku ini istrinya tentu aku paham dengan apa yang dialami suamiku mama " seru Kamelia gemes dengan sang mertua.
" Wah ikatan batin kakak yang sangat kuat sekali " seru Malika.
" Ya begitu lah " seru Kamelia sambil tersenyum
"Lalu Kamelia menatap suaminya dengan intens
" Kamu jangan lupa makan ya aku gak mau lihat kamu sakit cukup aku saja nantik gak ada yang bantuin aku " seru Kamelia
" Iya sayang " seru Yufrans
" Adek " seru Hendra tiba-tiba
" Iya abangku ada apa serius sekali " seru Kamelia sambil menatap abangnya
" Setelah keluar dari rumah sakit kamu harus tinggal di rumah sama papa dan abang abang gak mau dengar penolakan mengerti " seru Hendra lalu dia pun keluar dari ruangan sang adik dengan hati yang dongkol
Kamelia menatap kepergian sang abang dengan sendu
Lalu dia beralih menatap ke arah suaminya , Yufrans pun akhirnya mengganggukan kepalanya
__ADS_1
" Hmmmm " Kamelia menghela nafas berat nya.
...💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐...