
Sesampai di taman belakang kampus, Megita menatap wajah Kamelia.
" Kok kamu malah ngajak aku ke taman sih ? " seru Megita bertanya.
" Kamu kan tahu kalau Diva gak suka lihat kamu " seru Kamelia sambil mendudukkan dirinya di samping Megita.
" Iya sih ,entah lah apa yang membuat dia benci sama aku, kira-kira kamu tau gak " seru Megita.
" Aku pun tak tau lah " seru Kamelia santai.
" Setau ku dia gak pernah cerita sama kami alasan kenapa dia benci sama kamu, " sambung Kamelia.
" Aku gak tau apa yang membuat Diva benci banget sama aku, padahal selama ini aku berusaha baik sama dia " seru Megita heran.
" Sudah lah kamu gak usah mikirin hal itu duku , sekarang aku mau tanya kenapa kamu tiba-tiba muncul di depannya tadi ? " tanya Kamelia pada Megita.
" Tadinya aku tuh mau nyamperin kamu, eh malah ketemu dia " seru Megita.
" Aku sih sebenarnya juga gak bisa ketemu dia tapi ya gitu, dia justru menatapku dengan tatapan bencinya. Entahlah mel sampai kapan dia akan membenciku " sambung Megita
" Sudah lah kapan-kapan akan aku tanyakan hal ini kepadanya. " seru Kamelia.
" Gak usah Mel, gak penting juga " seru Megita.
" Yaudah aku ada kelas nih, kamu masih mau di sini atau kek mana ? " seru Kamelia
" Akj mau balik ke kantin dulu lah , " seru Megita.
" Yaudah ayuk " seru Kamelia santai sambil berjalan meninggalkan taman.
__ADS_1
Keduanya berjalan meninggalkan taman, hingga mererka berpisah di pertigaan .
" Aku ke kelas dulu ya " seru Kamelia dan di anggukan kepala oleh Megita.
Kamelia langsung menuju kelasnya dan Megita pergi ke kantin.
Sesampai di kelas, dia berjalan tanpa melihat ke arah Maya dan juga Rifani serta Renita dan juga Citra yang menatapnya dengan tatapan yang sulit di mengerti. hingga dia duduk di samping Diva yang sudah lebih dulu berada di kelas
" Lo dari mana sama si tata itu " tanya Diva ketus
" Dari TBK " seru Kamelia singkat
" Ha tbk apaan tuh " seru Diva dan Selvina bersamaan.
" Taman Belakang Kampus " seru Kamelia menjelaskan singkatan TBK
" Ngapain ? " tanya Diva.
" Megita cerita dia heran sama kamu yang kenapa membenci dia , ya aku jawab nantik deh kapan-kapan aku tanyakan " seru Kamelia jujur.
" Aku pun tak tau mel kenapa bisa aku benci sama dia hanya masalah kecil kok yang biat aku salah paham sama dia " seru Diva yang mengubah panggilannya ke Kamelia.
" Iya kamu juga harus nya bicarain kek lebih dulu sama dia jika ada sesuatu yang salah bukan main nuduh aja " seru Kamelia
" Iya maaf, aku akan coba deh berubah ke dia agar aku biaa dekat seperti dulu lagi sama dia " seru Diva.
" Nah gitu dong itu baru sahabat aku sini aku peyuk " seru Kamelia merentangkan kedua tangannya
Lalu Kamelia dan Diva akhirnya berpelukan namun hanya sesaat ,
__ADS_1
" Aku mau dong di peyuk " seru Selvina.
" Ogah " seru kesuanya bersamaan.
Setelah itu akhirnya Kamelia dan Diva menatap lurus ketika dosen memasuki kelas mereka.
Lalu keduanya fokus ke arah depan
Setelah satu jam berlalu, akhirnya mereka pulang juga.
" Mel mau langsung pulang atau mau kemana gitu, mumpung masih ada waktu nih kan masing siang juga " seru Diva.
" Aku mau ke kantin dulu soalnya perut aku sudah demo ini " seru Kamelia dan disambut gelka tawa oleh Selvina dan Diva.
" Cacing kalik mel yang demo di perut lo " seru Selvina pada Kamelia.
" Nah iyu dia, yaudah aku mau ke kantin " seru Kamelia sambil berdiri
" Kita ikut " seru Selvina dan lainnya.
Kamelia menatap Milly dan juga Vannesa lalu menatap tajam ke arah keduanya.
" Ikut-ikutan aja, kalau gue mau ke neraka lo pada ikut gitu " seru Kamelia tegas pada kedua sahabatnya itu
" Ya enggak lah lo aja sana pergi " seru Milly seraya bercanda.
" Oke " seru Kamelia lalu dia beranjak dan keluar kelas
...🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾...
__ADS_1