
Tepat pukul 07.00 🕖malam seluruh Mahasiswa sudah bekumpul di luar tenda.
Para Presma dan jajarannya sudah berkumpul untuk acara makan malam bersama dan akan menunaikan ibadah sholat isha
"Guys kita makan malam dulu setelah itu kita sholat bareng Oke guys " seru Renof dengan lantang
" Oke beres nof " seru Eben sang Presma kampus G.
Mereka makan malam dengan tenang penuh damai
Namun di sudut tenda lain seorang gadis sedang menangis entah apa yang gadis itu tangisi, Kamelia yang. masih berada di tenda merasakan kalau ada seseorang di sekitar tenda nya sedang menangis
" Haduuuuuh siapa sih yang tertawa malam-malam begini jujur gue merinding dengarnya " seru Kamelia sambil bangkit dari tidurnya lalu keluar dari tenda dengan selimut di kepalanya. lalu berjalan kearah sumber suara
Dengan tatapan datar dan dingin Kamelia mendekat ke arah gadis itu
" Heiii ngapain malam-malam tertawa di situ " seru Kamelia kepada gadia itu sontak aja gadis itu menoleh ke belakang, sesaat dia kaget namun dia menatap lekat wajah Kamelia
" Apa lihat-lihat ngapain tertawa di situ udah tau malam masih aja tertawa lo tau gue lagi demam dan lo udah gangguin ketenangan gue paham gak " seru Kamelia ketus
" Maaf aku gak tau kalau di tenda ini masih ada orang dan maaf juga aku gak tau kalau kamu sedang sakit maaf banget " seru gadis itu sambil menyeka air matanya.
" Gue nanya sama elo ngapain lo malam-malam begini tertawa " seru Kamelia
" Maaf ku gak tertawa aku hanya sedih " seru gadis itu seketika wajah Kamelia berubah menjadi tatapan iba
Lalu dia berjalan ke arah gadis itu biar lebih dekat lalu duduk di sampingnya
" Maaf aku gak tau kalau kamu sedang sedih " seru Kamelia dengan nada lembutnya, seketika gadis itu menatap Kamelia
" Iya gak apa-apa " seru gadis itu
" Kalau boleh tempe nama kamu siapa?? " tanya Kamelia
" Dan semester berapa? " sambung Kamelia
" Aku Delisa Putri Purnamasari semester 4 dari kampus G Pelita Jaya Sakti biasa di panggil Lisa " seru Delisa.
" Oh nama yang bagus " puji Kamelia
" Kalau kamu sendiri namanya siapa?? " tanya Delisa
" Aku Kamelia semester 4 juga kok sama dengan kamu " seru Kamelia
" Oh gitu " seru Delisa
" Kenapa gak gabung sama yang lainnya? " tanya Kamelia pada Delisa
" Enggak apa-apa " seru Delisa
" Kamu kayak orang baru patah hati 💔 saja " seru Kamelia santai.
" Hmmm kamu benar " seru Delisa pelan
" Aku baru putus dari pacar Aku tadi pagi saat Aku melihat dia bermesraan dengan sahabat baik Aku, Aku kecewa sangat kecewa dengan apa yang di lakukan oleh sahabat Aku saat ini" seru Delisa sambil menangis.
" Sudah ya jangan nangis iklaskan aja anggap saja kamu sedang bersedekah dengan sahabat kamu itu.. Aku percaya kamu adalah orang baik jadi kamu pasti bisa iklas oke " seru Kamelia pada Delisa
" Yaudah yuk kita gabung sama yang lain kayaknya mereka udah selesai sholat, kamu udah makan belum " seru Kamelia pada Delisa di jawab gelengan kepala sama Delisa
" Astaga berarti sholat juga belum " seru Kamelia dan di balas gelengan kepala juga oleh Delisa
" Kamu boleh bersedih tapi jangan lupa untuk makan atau sholat kalau begini kamu pasti di ejek sama sahabat kamu yang jahat itu kamu jangan mau kalah sama dia oke " seru Kamelia pada Delisa
" Iy terimakasih atas perhatiannya " seru Delisa tersenyum.
Mereka pun berjalan meninggalkan tempat mereka bicara tadi
Perkemahan Cewek
Selesai sholat Jesti, Elda, dan Susan kembali ke tenda, Namun sesaat ketinganya mematung saat melihat tenda kosong
" Meli mana? " tanya Elda pada kedua sahabatnya itu.
" Lah kita gak tau tadi kan masih dalam tendanya dia " seru Susan.
" Haduuuh Meli mana ya " seru Elda panik,.
" Ada apa sih kok kayak khawatir gitu " seru Renof yang datang tiba-tiba
" Itu Meli gak ada di tenda " seru Elda pada Renof
"Oh itu mungkin Meli lagi buang air kecil pasti udah sehat nya dia " seru Renof percaya dan yakin kalau Meli sehat-sehat saja.
" Gue yakin juga Meli pasti udah sehat udah ih gak usah khawatir. " seru Susan
Tak lama Kamelia terlihat bersama Delisa
" Kak " sapa Kamelia pada kelima orang itu
" Astaga dek lo habis dari mana aja sih " seru Bima sambil menatap Kamelia dan Delisa.
" Ini bukannya mahasiswa Pelita " tunjuk Bima pada Delisa
" Iya bang saya mahasiswi Pelita tadi kita berdua gak sengaja ketemu kok bang " seru Delisa takut
" Kamu darimana saja dek udah baikannya kamu " seru Jesti khawatir
" Udah agak mendingan sih kak " seru Kamelia sambil tersenyum.
__ADS_1
" Yaudah kamu makan gih sana " seru Jesti pada Kamelia sambil menunjuk ke arah Venus yang sedang minum itu
" Yaudah kak Aku sama Lisa ke sana ya kak " seru Kamelia dan dianggukan kepala oleh kelima orang itu.
Lalu keduanya mengobrol hingga sampai tujuan
" Makan bareng yuk " ajak Kamelia pada Delisa
" Aku jadi gak enak sama kamu " seru Delisa
" Gak enak bagaimana " seru Kamelia sambil membenarkan kainnya di tubuh nya lalu mengambil sepotong kue lalu memberikannya kepada Delisa.
" Gara-gara aku kamu kebangun dari tidur kamu tadi padahal tadi kamu kan lagi demam maaf ya " seru Delisa sambil.
" Udah makan dulu dari tadi kamu belum makan " seru Kamelia sambil memberikan minuman kepada Delisa
" Terimakasih " seru Delisa sambil menerima minuman tersebut.
" Sama-sama " seru Kamelia sambil tersenyum
Keduanya pun menikmati makan malam bersama berdua, saat keduanya makan tiba-tiba Venus datang dan duduk di samping Kamelia
" Sudah makan kamu " seru Kamelia pada Venus, Delisa pun menoleh ke arah orang yang diajak bicara oleh Kamelia.
" Sudah.. kamu sudah baikan " seru Venus sambil menyentuh kening Kamelia dengan tapak tangannya.
" Sudah baikan kok kan ada dokter yang merawat aku siang tadi " seru Kamelia bahagia.
" Hahahaha bisa aja kamu " seru Venus lalu menatap ke samping kiri Kamelia
" Siapa Mel " seru Venus dengan bahasa tubuhnya.
Kamelia yang paham pun langsung mengenalkan Delisa kepada Venus
" Ini Delisa kita baru kenal, Lisa ini Venus sahabat aku paling baik juga the best lah " seru Kamelia pada Lisa
" Salam kenal " seru Delisa pada Venus
" Salam kenal kembali " seru Venus sambil tersenyum
" Ya udah yuk gabung sama yang lain yuk " seru Kamelia saat dia dan Delisa sudah selesai makan
" Kamelia, Venus aku ke sana ya sama kelompok kampusku sampai jumpa 👋" seru Delisa pada kedua sahabat itu sambil melambaikan tangannya 👋 ke udara
" Oke sampai jumpa juga 👋 " seru keduanya bersamaan lalu berjalan ke arah senior yang lainnya.
" Hai kak Abel " sapa Kamelia pada saingannya Susan itu
" Eh Hai dek kok baru kelihatan sih " seru gadis bernama lengkap Abelia Sadrika
" Iya Aku baru bangkit dari kubur tadi " seru Kamelia santai hingga mendapat tabokan dari Venus
" Awww ish sakit " rintih Kamelia
" Hehehe Aku semalam demam kak baru sehat juga malam ini itu pun ada Keajaiban yang buat Aku ke bangun kak " seru Kamelia sambil tertawa
" Oh gitu sekarang udah benar-benar udah baikan kan " seru Abelia
" Sudah kak,,, kakak kok sendiri yang lainnya mana, ketiga sahabat kakak mana? " seru Kamelia bertanya
" Biasa lah dek mereka menikmati malam di sini bareng doi apa lah kakak yang jomblo hehehe 😀😃😄😁😆.
" Tenang kak kami berdua masih ada nemenin kakak hahaha😀😃😄 " seru Venus sambil tertawa.
" Iya kak masih ada kami lo " seru Kamelia sambil meluruskan kedua kaki nya
"Kakak gak mau gabung sama mereka " seru Kamelia sambil menunjuk ke arah Susan cs
" Enggak dek nantik ganggu " seru Abelia.
" Yaudah kak kita gabung sana yuk siapa tau ada yang bisa kita bantu " seru Kamelia pada rombongan bakar-bakar jagung
" Yuk lah dek " seru Abelia pada keduanya sambil berdiri dari duduk mereka dan berjalan ke arah orang yang sedang bakaran jagung tersebut.
" Hai guys ada yang bisa di banting? " tanya Kamelia sambil duduk di kursi kosong
" Eh Meli, kak Abel Venus gak ada Meli biar cowok aja yang buat " seru salah satu mahasiswi bernama Sania
" Yauda deh Sania kalau gitu " seru Kamelia duduk santai
" Kok baru kelihatan " seru Sania sambil duduk di samping Kamelia dan Venus
" Dek kakak ke sana ya " seru Abelia saat di melihat kesayangan ketiga sahabat nya
" Iya kak " seru Kamelia dan Venus bersamaan.
" Tadi Aku istirahat bentar, soalnya semalaman Aku begadang buat laporan gitu " seru Kamelia sambil melihat ke arah Venus.
" Oh gitu jangan capek-capek kita masih ada 5 hari lagi di sini " seru Sania.
" Iya San pasti kok aku udah baikan " seru Kamelia
" Eh iya tumben gak bareng mereka " seru Sania sambil melirik kearah Renita cs dan Diva cs dengan dagunya, Kamelia melihat ke arah yang dimaksud oleh Sania, Meli pun paham
" Aku hanya memberikan waktu buat mereka tanpa aku.. dan aku juga ingin bebas tanpa mereka walau hanya sesaat " seru Kamelia santai.
" Iya juga ya kalau di perhatikan kamu lebih sering banget sama mereka apa kamu gak bosan " seru Sania heran, pertanyaan Sania tersebut membuat Kamelia dan Venus saling tatap.
" Bosan.. ya enggak lah kenapa harus bosan sih " seru Kamelia sambil menatap ke arah Renita cs dan Diva cs
__ADS_1
Tak lama seseorang datang membawa jagung 🌽yang sudah selesai di panggang🔥🔥
" Sudah jadi 🌽jagungnya ayo guys kita makan " seru Dante., pria berkacamata dan berlesung pipit pujaan hatinya Sania.
" Makasih yank " seru Sania sambil menerima jagung🌽 pemberian kekasih nya itu
" Bye the way kalian sudah berapa lama pacaran??? " seru Venus pada sepasang sejoli itu.
" Oh ini kita pacaran baru 3 bulan sih hehehehe😊😀😄😃😆😁 " seru Sania sambil tertawa.
" Iya awalnya dia gak mau pacaran sama gue " seru Dante cowok berkacamata dan berlesung pipit itu.
" Wah sayang banget ya Dante.. kalau aku masih single aku mau lo jadi pacar kamu" canda Kamelia. dan di Sam but gelak tawa oleh Dante dan Venus kecuali Sania
" Iya juga ya " pikir Dante lalu dia pun tertawa
" Bercanda Sania gak usah gitu juga kali wajahnya kayak mau makan orang aja " seru Kamelia sambil mencubit pelan pipi Sania.
" Ini ngomongin doi kan aku lupa lagi ngabarin doi bisa-bisa dia datang ke sini kalau aku gk ada kabar, aku balik tenda ya makasih " seru Kamelia pada ketiga orang itu..
" Oke " seru ketiga nya.
Setelah kepergian Kamelia Venus pun juga pamit.
" Ya udah gue juga mau balik ke tenda gue jangan lama-lama berduan " seru Venus dan di Sam but tawa oleh keduanya.
Setelah kepergian Venus dan Kamelia keduanya saling menatap
" Yank rasa nya pengen ganti sahabat deh kayak mereka " seru Sania pada Dante.
" Ganti sahabat bagaimana maksudnya " seru Dante bingung.
" Ya pengen punya sahabat seperti Kamelia dan Venus gitu " seru Sania.
" Emang nya ada apa dengan Anifah dan Ratih. " seru Dante bertanya.
" Gak ada apa-apa sih " seru Sania tersenyum.
" Kamu kalau mau berteman sama Kamelia cs itu bisa kok dia orang nya kan humble " seru Dante
" Jadi gampang nya berteman sama dia " seru Dante kembali.
" Aku juga dengar Kamelia sudah menikah sejak 6 bulan yang lalu " seru Dante membuat Sania kaget
" Serius kamu kok bisa tau " seru Sania pemasaran.
" Ya kan mahasiswa management banyak yang Aku kenal jadi tau lah hal begituan itu juga sudah banyak yang tau kalau Kamelia sudah nikah " seru Dante
" Aku pikir Kamelia masih single lo " seru Sania tak percaya.
" Makanya kamu bisa berteman dengan dia, dia tipe teman setia kalau di lihat dari karakteristik nya " seru Dante
" Kamu tau banyak tentang Kamelia " seru Sania cemburu
" Gak usah cemburu gitu, aku kenal Kamelia sejak masa ospek jadi tau dia bagaimana dan apa siapa aja teman dekat nya aku juga tau, Sekar dan Renita itu sahabatnya Kamelia sejak SD & SMP malahan rahasia terbesar Kamelia buat Sekar aku juga tau " seru Dante yang tau tentang Kamelia dan Sekar.
" Kamu tau rahasia Kamelia tentang Sekar, emangnya apaan? " seru Sania.
Dante mendekatkan wajahnya ke arah Sania namun tiba-tiba
" Ekhemmmm ekehmmmmm kalian ngapain " seru seseorang yang baru datang itu
" Wah parah banget Tih " seru Anifah sahabat Sania yang baru datang bersama Ratih.
" Tahu ih baru juga di tinggal sebentar udah berduaan aja ama ayank bebeb nya " seru Anifah pada sahabatnya itu
" Bentar apaan lo berdua ninggalin gue... udah 2 jam lo berdua pergi tau gak " seru Sania kesel kepada kedua sahabatnya itu, Anifah dan Ratih saling pandang lalu tersenyum kepada Sania.
" Hehehehhe 😁😆😃😄😀☺🙃 " tawa keduanya lalu Ratih mengedipkan matanya kepada Anifah 😉
" Sebenarnya kita udah ada kok sekitaran sini sejak kedatangan Kamelia dan kita juga udah dengar lo mau temenan sama dia.. kita sih gak keberatan kalau lo mau temenan sama Dia asalkan kita juga ikut ya gak " seru Anifah pada Sania lalu menatap jail ke arah Ratih.
" Iya benar kata Nifah " seru Ratih sambil tersenyum.
" Tapi susah lo temenan sama Kamelia itu " seru Dante tiba-tiba
" Iya kita tau lo gak usah khawatir kita bisa atasi karena Meli itu gak pernah milih-milih teman dia mau temenan sama siapa ya itu pilihnnya jadi gak usah khawatir " seru Anifah yang mengerti ucapan dari pacar sahabatnya itu.
" Oke kalau gitu sekarang kalian makan ini jagungnya🌽udah dingin sudah itu kalian istirahat sudah malam Oke " seru Dante dan di anggukan kepala oleh keduanya.
" Ya udah Aku balik dulu ya " seru Dante pada Sania
" Oke " seru Sania sambil tersenyum.
Lalu Dante pun pergi meninggalkan ketiga sahabat itu.
Di tempat Kamelia
" Astaga 30 panggilan tak terjawab dari sang suami " seru Kamelia frustasi melihat panggilan dan whatsapp dari suami posesif nya itu.
" Apa lagi ini astaga dia mau ke sini haduuuh heboh sudah " seru Kamelia dalam hati.
Kamelia tidak bisa tidur karena suaminya akan datang.
Sampai ketiga seniornya Kamelia baru lah dia bisa tertidur lelap.
Hingga sesaat dia melupakan kedatangan suaminya itu yang akan menyusul diri nya di bumi perkemahan.
...🌺🌺🌺🌺🌾🌾🌾🌾🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
ೋ❀❀ೋ═══ BERSAMBUNG ═══ೋ❀❀ೋ