
Setelah berhasil menata hati kini Kamelia sedang menjalani kehidupan tanpa tersenyum sulit bagi Kamelia untuk tersenyum biat orang lain bawaannya hanya cemberut dan marah marah gak jelas. namun Kamelia selalu bersikap baik kepada teman-temannya baik di media sosial maupun di sekolah Kamelia selalu menanggapi perkataan orang dengan
senyuman terpaksa.
Kamelia akan bersikap manis ketika orang di sekitarnya juga ikutan bersikap baik tapi tidak dengan Kamelia yang selalu diam saja.
seperti saat ini dia ada di sekolah tapi hati dan pikirannya sedang tidak berada di sekolah .
Entah apa yang saat inibkamelia pikirkan padahal sebentar lagi akan ujian semester ganjil tetapi dia selalu cemberut dan selalu diam
Karena Kamelia yang sibuk dengan lamunannya seseorang melemparny a dengan bola voly
" Buuukkkk..." bunyi lemparan bola.
" Aduuuuuuduuu sakit woi ini kepala woi bukan lantai... bisa main bola gak sih kalian ." seru Kamelia kesel dan langsung beranjak dari duduknya menuju kelasnya.
Sesampai di kelas Kamelia masih menggerutu gak jelas.
" Apa-apaan sih mereka pagi-pagi sudah bikin badmod haaaaaaa kesel gue...." seru Kamelia berteriak pelan
Karena gak mau mengambil pusing Kamelia pun memutuskan untuk tertidur di kelas.
Dia menelungkup kan kepalanya di atas meja dan tertidur.
Tak lama seseorang datang mengganggu ketenangan tidurnya.
" Mellll.... gua mintak maaf ya tadi itu gua gak sengaja Mel maaf ya." seru orang itu.
" Iya iya gua maafin nis hmmmm udah sana gua mau tidur gue ngantuk capek hati gue sana lhu." usir Kamelia.
Lalu Anisa pergi meninggalkan kelas dan Kamelia kembali rebahan
Setelah beberapa jam kemudian saat jam istirahat Kamelia membuka handphonenya ada pesan dari bang Ferdi.
📨 Ferdi " Dek nantik abang jemput ya"
📨 Kamelia " Gak usah bang Kamelia bawah motor ehps salah maksudnya Kamelia bawah sepeda hahahaha😃
📨 Ferdi " Iya udah kalau gitu nantik abang kerumah kamu ya.
Sejenak Kamelia terdiam membaca pesan dari bang Ferdi.
" Haduuuuuiuh ini orang bukan spot jantung gue dag dig dug jjedaree aje ah ngapain sih." Kamelia menggerutu gak jelas sesudah sibuk dengan pemikirannya baru lah Kamelia membalas pesannya bang Ferdi.
__ADS_1
📨 Kamelia.: Ngapain bang kerumah aku... aku gk ada dirumah nantik aku ada urusan.
📨 Ferdi : " Pokoknya nantik abang kerumah kamu titik.
📨 Kamelia : terserah kamu deh bang aku gak mikirin itu bye.
Lalu Kamelia menon aktifkan handphonenya hingga bang Ferdi tidak bisa menghubunginya.
Sejenak Kamelia berpikir
" Ini gak bisa di biarin semakin kesini semakin aku gak bisa membuka hati ku ke bang Ferdi. apa iya ya aku tega ngeduain Randa. akhhh gak tau ah sekarang juga aku sama dia udah gak pernah ketemu jangankan ketemu dia nelfon saja aku enggak sudah lah aku tuh paling malas nelfon orang kalau gak penting penting banget jadi intinya bagi Randa aku itu gak penting buatnya udah titik gak usah di perjelas hubungan cukup berakhir saja. yaaaa aku tau banyak teman-teman aku pacaran yang bedah agama tetapi mereka hanya saling mengisi kekosongan hati mereka mungkin ini kali ya yang gue rasakan sedangkan dengan bang Ferdi dia ada saat aku gak butuh dia ada saat aku sedih suka dan bahagia apa ini jawaban dari doaku untuk masih jodoh tapi iya aku bisa menerima bang Ferdi dengan sepenuh hati sedangkan pikiranku masih ke Randa..... ahhhhh tau ahhh bodoh amat pusing kepalaku kalau mikirin masalah beginian lebih baik aku fokus belajar dulu." pikiran Kamelia.
Setelah pulang sekolah Kamelia bergegas pulng kerumah dan bersamaan itu bang ferdi juga datang.
" Shalaaam semuanya." seru bang Ferdi santai sambil mencium punggung tangan papa nya Kamelia.
" Eh ada calon adik ipar rupanya." seru kak Keysiana.
" Ahhh kak Key apa kabar?" seru bang Ferdi sambil bersalaman kepada Keysiana.
" Ahhh kakak baik kok Ferdi." seru kak Keysiana dengan santai dan tersenyum.
" Kamu mau ketemu sama Kamelia.?" tanya kak Keysiana.
" Iya kak dia ada kan..." seru bang Ferdi.
Lalu bang ferdi mengetuk pintu kamar Kamelia.
( tok tok tok tok tok) suara ketukan pintu. Karena tidak ada jawaban dari dalam kamar Kamelia bang Ferdi pun masuk kedalam kamarnya.
Kamelia yang saat itu sedang memakai handfree dia tak mendengar suara ketukan hingga Kamelia tak sadar dengan kehadiran seseorang lalu bang Ferdi melepas satu handfre di telinga kanan Kamelia baru lah Kamelia tersadar dia kaget siapa yang berani masuk kedalam kamarnya.
" Hei keluaaaaar ngapain di sini jangan macam macam batik aku laporin sama polisi." seru Kamelia
" Hei siapa yang macam macam sama kamu... kamu gak lihat pintu kamar kamu terbuka lebar begitu di depan ada papa kamu sama kakak kamu habisnya kamu sibuk amat ini lagi pakai handfree emang telingamu gak sakit." seru bang Ferdi mlai kesel.
" Iya udah sana ah asal abang tau ya gak ada satu pun cowok yang pernah masuk kamar Mel tau ini lagi ngapain masih disini sanaaa senyam senyum gak jelas udah ih jangan senyum gitu nantik dedek bisa diabetes emang mau tanggung jawab kalau adek diabetes." seru Kamelia sambil mendorong tubuh kekarnya bang Ferdi.
" Diabetes...!!! gak apa apa abang akan tanggung jawab dedek ah dasar putri tidur yang menggemeskan." seru bang Ferdi sambil mencubit pipi kiri Kamelia hingga Kamelia mengadu kesakitan.
" Ihish abaaaang sakit hei dasar raksasa menyebalkan aduuh sakit bangt ish nyebelin..." seru Kamelia saat bang Ferdi sudah keluar dan Kamelia kembali menutup kamarnya.
" Haduuuuuh olaraga lagi jantungku gini nih gak kuat rasanya kalau udah dekat bang Ferdi haduuuuh bisa tiap hari olahraga jantung adek bang apa lagi adek gak sanggup lihat lesung pipit nya abang itu lo meleleh hati adek bang ahhhww ." gumam Kamelia dalam hati sambil tersenyum lalu dia pun keluar kamar dengan wajah sok cemberut.
__ADS_1
Saat di luar kamar.
" Apa lihat - lihat awas tu mata bisa lepas dari tempatnya." seru Kamelia kesel.
" Dek gak boleh galak-galak ih sama calsum?" seru kak Keysiana.
" Calsum apaan kak..." tanya Kamelia.
" Calsum itu artinya.... CALON SUAMI dek." seru kak Keysian penuh penekanan di kata calon suami.
" Oh seperti itu." seru Kamelia santai.
Lalu Kamelia mengalihkan tatapannya kepada bang Ferdi.
" Kalau abang ada keperluan apa kesini.." tanya Kamelia.
" Abang mau ngasih ini sama kamu." seru bang Ferdi sambil memberikan sebucket bunga lavender kepada Kamelia. Kamelia yang melihat bunga kesukaannya dia langsung menerima dengan hati yang berbinar....
" Waaaaww amazinng LAVENDER FLOWERS." seru Kamelia sambil menerima bunga dari tangan bang Ferdi dengan bahagia.
" Tapi tunggu deh dari mana bang Ferdi tau kalau Mel suka bunga lavender...?" tanya Kamelia kepada bang Ferdi.
" Abang tau dari bang Hendra dia yang kasih tau dek." seru bang Ferdi dengan tersenyum.😊
" Oh begitu makasih ya bang adek terima." seru Kamelia sambil meletakan bungannya di samping Kamelia duduk .
" Abang itu gak perlu repot bawain adek bunga abang itu cukup JUJUR dan PERHATIAN saja sama Kamelia itu udah buat Kamelia cukup bahagia bang..." seru Kamelia bijak.
" Iya dek abang cuman ingin memberikan yang terbaik buat adek." seru Kamelia.
" Iya sudah makasih ya bang mmmm tapi maaf ya bang adek gak bisa keluar hari ini karna adek buat tugas lain kali aja ya bang." seru Kamelia dengan tersenyum😊.
" Iya gak apa apa." seru bang Ferdi dengan tersenyum😊
" Ya udah abang balik dulu kamu istirahat ya jaga kesehatan oke." seru bang Ferdi sambil mengelus rambut Kamelia.
" Iya bang hai hati." seru Kamelia
Lalu bang Ferdi pun pamit pulang kepada papa dan kakakknya Kamelia.
Setelah kepulangan bang Ferdi Kamelia langsung tersenyum bahagia dengan apa yang di perbuat oleh bang Ferdi Kamelia merasakan BAHAGIA.
__ADS_1
🌿🌿🌿 BERSAMBUNG 🌿🌿🌿