PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
PERNYATAAN CINTA YANG DI TOLAK


__ADS_3

Saat Kamelia sedang sibuk-sibuknya dia tidak sadar jika sepasang mata yang sejak tadi sudah mengawasinya.


Dia adalah Yohanes... pria itu masih menatap heran kepada Kamelia.


" Aku tak tau apa yang membuatmu menghindari ku... tapi sekarang aku tau alasan kamu menghindari ku...karna kamu sudah memiliki kekasih..." seru Yohanes dalam hatinya


Saat makan siang tiba pun Kamelia sengaja tak keluar dari loker dia hanya menatap ruang loker itu cukup sangat dalam.


" Hmmmm tidak berapa lama lagi aku akan meninggalkan ruangan ini..." gumam Kamelia dalam hati... saat Kamelia sibuk dengan pemikirannya tiba-tiba hp nya berdering.


Lalu di raih lah hpnya dan di lihat siapa yang ke nelfon nya.


" Rifki..." gumam Kamelia dalam hatinya. lalu menggeser icon hijau itu.


📞 " Hallo Rif... selamat siang...ada yang bisa saya banting..." seru Kamelia.


📞 " Bantu Kamelia... bukan banting .. hahahahaha... sudah kek sekretaris aja kamu..." seru Rifki sambil tertawa.


📞 " Iya itu lah maksduku tuan.... hahaha amin.." seru Kamelia


📞 " Sedang apa Kamelia... apa sudah makan siang belum...?" tanya Rifki.


📞 " Hmmm belum kamus gimana....?" seru Kamelia lalu bertanya.


📞 " Aku juga belum ini kerjaan ku baru selesai." seru Rifki.


📞 " Oh yauda kita makan bareng aja gimana...?" usul Kamelia.


📞 " Hmmm ide bagus yauda aku kesana ya.." seru Rifki


📞 " Iya kamu hati - hati ya di jalan." seru Kamelia.


📞 " Iya yauda bye..." seru Rifki lalu mematikan hpnya.


Setelah itu Kamelia pun bersiap.


Saat Kamelia hendak keluar dia berpapasan dengan Yohanes....


" Mel...." panggil Yohanes.


" Iya ada apa yohan...?" tanya Kamelia.


" Aku hanya ingin memanggil kamu saja." seru Yohanes lalu Kamelia pun berlalu... saat sudah berdiri di depan toko datanglah Rifki ... lalu dia pun pergi bersama Rifki untuk sekedar makan siang di depan tokoh abangnya itu.


" Sambil menunggu pesanan mereka Rifki pun sekedar bertanya apa yanh sedang Kamelia pikirkan saat ini..."


" Mel..." panggil Rifki.


" Iya ada apa...?" tanya Kamelia sambil menatap wajahnya Rifki.

__ADS_1


" Kamu sepertinya sedang ada masalah... emang kenapa...?" seru Rifki sambil bertanya.


" Aku gak apa-apa kok... hanya sedikit kurang enak kan badan saja...." seru Kamelia singkat jelas dan padat.


" Yakin kamu hanya gak enakan badan saja... gimana kalau aku antar kamu pulang..." seru Rifki.


Saat Kamelia ingin menjawab perkataan Rifki pesanan mereka datang.


" Hmmm lebih baik kita makan dulu.." seru Kamelia sambil membasuh tangannya.


Lalu keduanya makan dengan nikmat tanpa kendala.


Skip


Selesai makan siang mereka pun langsung kembali ke tokoh


" Mel... aku balik dulu tungguin aku ya..." seru Rifki.


" Iya... iya udah sana kamu hati -hati jangan mikirin aku ya..." seru Kamelia.


" Iya bawel... bye..." seru Rifki sambil melambaikan tangannya🖐 dan di balas lambaian pula oleh Kamelia.


Setelah itu barulah Kamelia memulai pekerjaannya dengan giat.


Skip


" Mel..." panggil seseorang kepada Kamelia.


" Iya Yohanes ada apa...?" tanya Kamelia.


" Hmmm bisa bicara sebentar tidak..." seru yohanes.


Lalu Kamelia menatap jam tangannya lalu mengangguk pelan.


" Bisa..." seru Kamelia singkat.


Lalu Yohanes membawa Kamelia ke taman belakang tokoh


Setelah sampai barulah Yohanes berbicara.


" Mel.... aku gak tau kapan aku mulai suka sama kamu... tpi yang jelas saat ini aku benar-benar gak bisa nutupin perasaanku padamu Mel... maukah kamu terima cintaku tanpa syarat tulus dari hatimu Mel...." seru Yohanes seraya lirik lagu ISTIMEWA. Kamelia yang mendengar itu rasa nya ingin tertawa.


" Kata-katamu kek lirik lagu deh..." seru Kamelia sambil tersenyum.


" Jadi bagaimana Mel... aku serius sama kamu..." seru Yohanes.


" Hmmmm gimana ya...." seru Kamelia layaknya berpikir.


" Mel... aku tau aku bukan laki-laki yang romantis untuk mengungkap kan perasaanku kepadamu tapi Mel kasih aku waktu buat bisa dekat dengan kamu..." seru Yohanes.

__ADS_1


" Maaf Yo... aku gak bisa..." seru Kamelia sambil berdiri lalu pergi meninggalkan Yohanes sendirian.


" Maaf Yo aku juga sayang sama kamu...tapi ini terakhir kita bertemu... aku akan pindah ke luar kota yo..." seru Kamelia dalam hatinya sambil berjalan menuju gerbang... tak lama Rifki datang tepat saat Kamelia keluar dari taman...


Rifki melihat Kamelia sedang menangis pun langsung bertanya...


" Kamelia kamu kenapa menangis...?" tanya Rifki khawatir.


" Di.....dia... nembak aku..." seru Kamelia sedikit gugup Rifki mengerti apa maksud Kamelia.


" Lalu..." seru Rifki sambil menaikan satu alisnya.


" Aku tolak..." seru Kamelia singkat sambil masih terisak....


" Kenapa....??? bukannya kamu menyukainya..." seru Rifki bingung.


" Masalahnya hari ini hari terakhir aku bekerja disini..." seru Kamelia membuat Rifki kaget....


" Apa...?? jadi kamu hari ini terakhir bekerja... kenapa...?" tanya Rifki kaget.


" Karna besok lusa aku harus kembali ke kota asal ku..." seru Kamelia singkat jelas dan padat.


" Jadi kamu akan meninggalkan aku..." seru Rifki


" Aku tidak lama... hanya beberapa bulan saja kok... sampai aku kembali kuliah disini..." seru Kamelia


" Hmmm baiklah terus kabarin aku ya..." seru Rifki


" Enggak janji ya..." seru Kamelia santai.


" Akh kamu bisa aja bercandanya..." seru Rifki


" Hmmm " dehem Kamelia.


Tak lama mereka pun sampai di tempat tujuan.


" Rif makasih ya udah nganterin... kamu hati -hati di jalan ya..." seru Kamelia


" Iya... kamu juga sering-sering kabarin aku ya..." seru Rifki


" Iya..." sahut Kamelia.


" Ya udah kalau begitu aku pergi dulu ya..." seru Rifki dan dianggukan kepala oleh Kamelia.


Lalu keduanya pun berpisah.


Dan Kamelia pun segera pergi menuju rumahnya.....


🌱🌱🌱 BERSAMBUNG 🌱🌱🌱

__ADS_1


__ADS_2