PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
BERTEMU GRACE KEMBALI


__ADS_3

Setelah drama pelukan tersebut... pertandingan berakhir dan mereka pergi ke kantin bersama...


" Hai Mellll " pekik Qari tiba-tiba yang datang dari arah belakang Kamelia.


" Hai berisik tahu " seru Kamelia kepada Wati


" Hehehhehe maaf maaf " seru Wati yang datang bersama ketiga sahabatnya.


" Duduk jangan berdiri " seru Kamelia sambil menunjuk kursi kosong dengan dagunya.


" Oke laksanakan komandan " seru Wati sambil menatap ke arah Kamelia.


Lalu mereka berempat duduk dengan para ladies itu


" Kalian cukup banyak ya bisa menjaga persahabatan kalian ini salut aku sama hubungan persahabatan kalian " seru Wati sambil menatap ke arah sahabatnya Kamelia dengan tatapan kagumnya


" Ada beberapa rahasia dalam hubungan itu " seru Kamelia tiba-tiba membuat yang lainnya menatap langsung ke arah Kamelia dengan tatapan penuh tanya.


" Apaaan ? " tanya Wati sambil menatap ke arah Kamelia.


" Ketulusan , Keikhlasan, Kejujuran, Kepercayaan, dan penuh kasih sayang " jelas Kamelia.


" Satu lagi kurang Mel " seru Milly tiba-tiba


" Apaan ? " seru Sahara


" Kesetiaan " tambah Milly dengan penuh penekanan.


" Nah betul betul betul " seru Diva seraya menirukan gaya animasi upin ipin...


" Hahahahhaha gue setuju sama apa yang Meli dan Milly katakan barusan katakan barusan itu sangat berarti banget " seru Wati.


" Sepertinya kalian berdua kayak saudara kembara... Milly dan Meli.. benar gak sih " seru Saras kepada yang lainnya


" Iya kita saudara kembar yang tertukar " seru Milly sambil tersenyum menatap ke arah Kamelia yang tersenyum pada yang lainnya.


" Eh iya gimana pertandingannya tadi ? " tanya Kamelia pada Mawar.


" Hmmm lancar kok " seru Mawar sambil tersenyum kwpada Kamelia.


" Gak usah senyum-senyum gak ada yang ngelirik elo " ledek Wati kepada sahabat nya itu.


" Biarin 😝 Wlekk " seru Mawar sambil menjukurkqn lidahnya mengejek Wati


" Hahahahahaha ngambek dia baru tau rasa lo Wati " seru Saras sambil tersenyum


" Nah itu dia tuh " seru Renita sambil menunjuk ke arah seseorang yang baru saja sampai


" Hai guys soryy gue telat , boleh gabung gak " seru seseorang yang datang dari arah belakang mereka.


" Duduk Wa " seru Renita pada Salwa.


" Sendirian aja lo " tanya Sekar pada Salwa.


" Iya lah " seru Salwa, lalu menatap ke arah Kamelia yang tiba-tiba jadi pendiam


" Kenapa lo " seru Salwa pada Kamelia.

__ADS_1


" Gue " tunjuk Kamelia pada dirinya sendiri.


" Iya lah siapa lagi " seru Salwa sambil menyeruput minuman milik Kamelia yang tinggal setengah


" Punya siapa nih enak banget " seru Salwa sambil meletakan gelas di atas meja.


" Tuh yang di depan lo " seru Sekar sambil menunjuk ke arah Kamelia yang duduk santai dan diam.


" Dia " tunjuk ke arah Kamelia.


" Iya lah " seru Sekar sambil menatap.tajam.ke arah Salwa.


" Kenapa lo ngeliatin gue , gue tau gue cantik gak usah lihat-lihat " seru Kamelia dengan percaya diri.


" Yeeee narsis aja lo " ledek Salwa sambil tersenyum ke arah Kamelia.


" Yaaa kamu kenapa kok dari tadi diam saja sih " seru Salwa sambil memperhatikan Kamelia yang diam.


" Gak apa-apa " seru Kamelia sambil tersenyum.


" Emangnya Kamelia kenapa Wa ? " tanya Renita.


" Kelihatan banget banyak masalah hidupnya " seru Salwa.


" Perasaan aku gak enak nih aku harus pergi dari sini " gumam Kamelia dalam hatinya.


" Iya aku sedang pusing ini kalau gitu aku balik dulu ya soalnya dari tadi kepalaku berdenyut banget nih maaf ya aku duluan " seru Kamelia hendak berdiri..


" Oawalah pantasan saja lo kek gitu yaudah buruan pulang kasihannlo nantik bisa bahaya lo " seru Sekar , Namun seseorang menatap curiga kepada Kamelia.


" Biar gue anterin ya " seru Milly tiba-tiba


" Guys aku bakik dulu ya " seru Kamelia.


" Ya Mel hati-hati di jalan " seru yang lainnya bersamaan.


Setelah kepergian Kamelia, Salwa menatap yang lainnya dengan tatapan penuh tanya.


" Kalian gak lagi nyembunyikan sesuatu kan dari gue Nita lo tau sesuatu soal Meli " seru Salwa sambil menatap tajam ke arah Renita.


" Enggak ada " seru Renita cepat.


" Yakin kalian " seru Salwa sambil menatap Sekar dan Renita.


" Ada apa sih Wa ? " tanya Sekar


" Gue merasa Meli sedang menyembunyikan sesuatu dari kita juga kalian deh " seru Salwa.


" Akh masa sih " seru Diva tak percaya.


" Oke bibir bisa berkata bohong,,, tapi pancaran mata tak bisa berbohong,,, bibir bisa berkata aku tidak apa-apa tapi dari mata kita bisa melihat seseorang itu sedang ada apa-apa " seru Salwa.


" Wah luar biasa sekarang kamu bisa membaca bahasa tubuh seseorang " seru Sekar takjub


" Aku juga belajar dari Meli cara membaca bahasa tubuh seseorang karena dia ernha berkata begitu kepadaku dulu " seru Salwa.


" Sudah lupakan lebih baik kita makan gue lapar " seru Renita pada yang lainnya.

__ADS_1


Milly yang sejak tadi terdiam tiba-tiba bersuara.


" Guys gue pamit ya ada urusan nih " seru Milly tiba-tiba


" Kemana lo ? " tanya Selvina


" Gie ada urusan gie blik dulu ya " pamit Milly ke yang lainnya


" Oke hati-hati di jalan lo " seru yang lainnya bersamaan.


" Iya " seru Milly lalu keluar dari kantin dan menuju parkiran...


Di tempat lain


Seorang gadis sedang duduk melamun di sebuah taman sbil memperhatikannya anak-anak jalanan yang sedang mengamen dia terus memperhatikan anak-anak tersebut hingga seseorang datang membagikan makanan buat mereka.


" Sepertinya aku mengenal bapak-bapak itu tapi di mana ya ? " seru Kamelia dalam hatinya sambil memperhatikan seorang pria paru baya itu


" Akh iya itu kan supirnya Grace,,, kalau gak salah " seru Kamelia pelan


" Iya benar itu supir ku " seru seseorang dari arah belakang Kamelia


Kamelia kaget saat mendengar suara dari belakangnya., dia pun menoleh ke belakang dan melihat seorang gadis sedang berjalan dengan tongkat nya.


Kamelia membantunya untuk duduk di kursi taman...


" Sudah lama ya kita gak bertemu " seru gadis yang memegang tongkat itu


Sesaat Kamelia masih berdiam diri tana menjawab sepatah kata omongan gadis buta tersebut


" Aku sering kesini tapi tidak mendengar suaramu lagi apa kamu tidak pernah ke taman ini " tanya gadis itu.


" Bukan tak pernah aku hanya sibuk saja mengurus kuliahku jadi aku sibuk di situ saja lagi pula ngapain aku sering-sering kesini " seru Kamelia


" Tidak apa-apa kan bisa menenangkan hati jiwa dan pikiran " seru gadis itu


" Kamu tau meskipun aku buta aku tapi hatiku tak buta, aku bisa melihat dan mendengar suara kamu , aku harap suatu saat kita bertemu kali dengan ke adaanku yang sudah sangat baik " seru gadis buta itu penuh harap


" Aminnnn " seru Kamelia mengaminkan doanya gadis bita itu dengan tulus


" Oh ya Grace kamu kenapa bisa di sini ? " tanya Kamelia basa basi


" Biasa jalan-jalan sambil membagikan kotak makanan dengan anak-anak jalanan saja " seru Grace yang menatap lurus itu


" Oh gitu semoga apa yang hari ini kamu lakukan di catat ya sama Tuhan agar kamu bisa ceapr sembuh dan semoga kamu bisa membantu mereka hang kesulitan " seru Kamelia sambil tersenyum tulus kepada Grace.


" Terimakasih buat doanya aku senang bisa bertemu dengan kamu " seru Grace


" Saya juga senang bisa ketemu dengan kamu " seru Kamelia.


" Oh ini sudah sore kita harus berpisah aku anterin kamu yuk sama supir kamu sini " seru Kamelia sambil membantu Grace berdiri.


" Akh iya terimakasih " seru Grace sambil memasuki mobilnya


" Sama-sama sama aku balik ya bye sampai jumpa " seru Kamelia sambil tersenyum...


" Bye juga " balas Grace lalu mobil milik Grace pun melesat kjauh dan Kamelia pun pergi meninggalkan taman tersebut dengan bahagia.

__ADS_1


...~***~***~***~...


...🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸...


__ADS_2