
Saat Kamelia bergabung paman berbicara kepadanya.
" Mel..." panggil paman Wisnu
" Hmmm iya om ada apa...?" seru Kamelia bertanya.
" Kenapa sekarang kamu manggil paman dengan sebutan om..." tanya paman Wisnu.
" Entahlah om.." sahut Kamelia.
" Dek... kamu sebenarnya kenapa...?" tanya Ardian.
" Gak apa-apa bang.." sahut Kamelia sambil menatap Ardian.
" Dek kita ini keluarga dan sudah lama loh kita gak ketemu apa kamu gak kangen sama abang dan keluarga..." tanya Ardian
" Hmmm bang Mel sebenarnya kangen sama kalian semua tapi ... mengingat kalian semua datangnya sekali 5 tahun membuat mel lupa kalau Kamelia punya sepupu atau saudara yang selalu melindungi Kamelia." seru Kamelia jujur.
" Maafin abang ya...dek .abang gak tau apa yang sebenarnya kamu rasakan... abang boleh meluk kamu kan dek.." seru Ardian meminta izin memeluk adik sepupunya itu dan dianggukan kepala oleh Kamelia.
Lalu keduanya berpelukan dan diikuti oleh Arfian.
"Hei aku juga mau peluk adik manja ku ini" seru Arfian.
" Bang aku gak manja ya..." sahut Kamelia cemberut.
" Ulululu adik abang ini ..." seru Arfian.
" Udah ya... gak usah sedih kita keluarga kok." sahut Ardia .
" Tenang saja keponakan paman... mulai sekarang paman dan keluarga akan tinggal di kota P..." seru paman Wisnu.
__ADS_1
" Beneran om..." sahut Kamelia senang
" Kok om sih paman dong.." protes paman Wisnu membuat Kamelia tertawa.
" Hehehe maaf paman." sahut Kamelia.
" Jadi Kamelia... tante mau nanya boleh gak." sahut tante Neri.
" Iya tanyakan saja tante. " sahut Kamelia
" Siapa pemuda yang kemaren lusa bersama kamu." sahut tante Neri
" Hmmm jadi tante sudah lama disini..." sahut Kamelia dan dianggukan kepala oleh tante Neri dan yang lain.
" Hmmm itu hanya teman kampus kok tan... gak lebih." sahut Kamelia.
" Ya Kamelia kemaren lusa berjalan dengan seorang pemuda bernama RAFFA PERMANA ZEGA anak orang medan yang menyukai Kamelia diam-diam"
" Iya tante..." sahut Kamelia santai.
" Aduudududu adik kakak udah gede ya... jadi siapa itu dek.." sahut Keysiana.
" Hmmm udah ah kak mending ajak papa sama paman dan keluarga makan malam dulu..." sahut Kamelia sambil berdiri dan berjalan ke arah dapur.
" Mel... aku ikut.." sahut Wilma sambil berdiri menyusul Kamelia.
Sesampai di dapur dia berbicara kepada Kamelia.
" Mel..." panggil Wilma.
" Apaan.." sahut Kamelia yang masih fokus dengan kegiatannya.
__ADS_1
" Kamu kok diam aja sama bang Wira..." sahut Wilma.
" Lah dia dari tadi saja diam saja apa yang mau aku tanyakan.." sahut Kamelia santai.
" Iya aneh aja bukannya dulu kalian dekat ya." sahut Wilma.
" Gak tau dan gak mau tau." sahut Kamelia...
Dan tak lama keluarga pun memulai makan malam bersama.
Skip selesai makan malam.
* Di ruang Keluarga *
" Dek ... besok temanin abang jalan-jalan yuk." sahut Arfian.
" Hm.. boleh deh." sahut Kamelia.
" Iya kita juga ikut lah." sahut Wilma dan Wisma bersamaan.
" Dek emang besok kamu gak kuliah..." tanya Keysiana.
" Gak kak.. besok aku gak ada mata kuliah kok." sahut Kamelia.
" Hmmm yaudah " sahut Keysiana.
Semua keluarga pun mengobrol dan saling bercanda ... karna keluarga paman Wisnu memutuskan untuk menginap di rumah kamelia jadi gak masalah buat mereka untuk saling bertukar cerita.
Karna waktu sudah begitu larut semua keluarga pun beristirahat sedangkan Wilma dan Wisma tidur di kamar Kamelia.
Ketiga gadis itu saling bercanda gurau saling mengenang dan saling merindukan bersama ketiga nya larut dengan bercerita hingga akhirnya mereka pun terlelap dengan sendirian ya....
__ADS_1
🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺