
Setelah kepergian Vanessa mereka pun saling pandang.
" Guys kalian ngerasa gak ada sesuatu gitu yang mereka sembunyikan? " seru Diva tiba-tiba
Milly yang sedang berada di situ sambil memainkan handphone nya tidak ingin terlalu ikut campur karena Milly sudah mengetahui segalanya, lalu di memasukkan handphone nya kedalam almaetnya.
" Guys berhubung ini dah mau sore gue balik dulu ya " seru Milly dan dianggukan kepala oleh yang lain kecuali Diva.
" Milly lo lagi gk sembunyikan sesuatu dari kita " selidik Div menatap ke arah Milly yang juga menatapnya.
" Heeee kalau gue sembunyiin sesuatu dari lo, lo mau apa hmmm " seru Milly pela sambil mencondongkan wajahnya ke arah Diva
Diva yang tau arti tatapan Milly pun membiarkan gadis itu pergi, dia akan cari tau apa yang terjadi dengan ketiga sahabatnya itu.
" Ada apa sih kok gue perhatikan Meli kayaknya akhir-akhir ini ngejauhin kita ya " seru Sahara.
" Kalau menurut gue sih ini tuh belum juga beberapa bulan almarhum bokapnya pergi, ya dia butuh waktu juga ketenangan dalam jiwanya " seru Safitri berpikir positif.
" Bukan hanya itu saja, gue mengetahui sesuatu apa yang membuat Meli jag jarak dari kita hari ini " seru Sekar tiba-tiba.
" Kenapa kar? " tanya Diva.
" Karena dia, " seru Sekar sambil menatap Akilah begitu dalam
" Dia sedang menghindari seseorang di masa lalunya coba deh pikir, saat tadi nih datang bareng Meli ada gak dia pergi " seru Sekar bertanya dan di jawab gelengan kepala oleh ketiga sahabatnya itu.
" Nah itu dia, oke kita buat rencana, sabtu sore kita jalan-jalan ke PM, dan kita ajak Meli sore itu, minggu paginya kita kembaliin dia gimana menurut kalian bertiga " seru Sekar memberikan usul
" Boleh tuh y udah kabarin di grup aja ya " seru Diva.
Lalu dia menatap ke arah Akilah, seketika dia punya firasat yang gak baik.
" Gue harus selidiki hal ini " gumam Diva dalam hati.
Di tempat lain
Seorang gadis sedang bermain gitar yang dia pinjam dengan seorang anak kecil yang melintas di depannya, saat itu.
Sebuah lagu dia nyanyikan dengan penuh penghayatan.
...๐น๐โ๐๐ธโ๐พโญ ๐ป๐ โ๐ธ๐๐โค๐...
__ADS_1
...Melly Goeslaw...
...Sekejap aku melamunkan...
...Resah menyibukan hati ini...
...Tak pernah ku meminta di hadirkan...
...Ke dunia ini...
...Andai semua yang ku cintai...
...Tak lagi ada di hidupku ini...
...Bisakah ku menawar pada Tuhan...
...Aku saja yang pergi...
...Andai ku jadi bintang bintang hatimu...
...Andai aku jadi awan kau pelangiku...
...Meramaikan dunia cinta sahabat...
...Mewarnai hidupku...
...Sahabat yang sejati itulah kita...
...Biarkan ku menari di derasnya hujan...
...Menggantikan sulitmu...
...Duhai semua yang terkasih...
...Terimakasih atas semua cinta...
...Membuat aku jadi merasa...
...Hidupku ada gunanya...
...Andai ku jadi bintang bintang hatimu...
__ADS_1
...Andaikan ku jadi awan kau pelangiku...
...Meramaikan dunia cinta sahabat...
...Mewarnai hidupku...
...Sahabat yang sejati itulah kita...
...Biarkan ku menari di derasnya hujan...
...Menggantikan sulitmu...
...Ku menari di tengah hujan...
...Bahagia jadi bagian kisah hidup oh...
...Andai ku jadi bintang bintang hatimu...
...Andai aku jadi awan kau pelangiku...
...Meramaikan dunia cinta sahabat...
...Mewarnai hidupku...
...Sahabat yang sejati itulah kita...
...Biarkan ku menari di derasnya hujan...
...Menggantikan ๐ค๐ฆ๐๐๐ฅ๐๐ฆ...
Setelah menyanyikan satu lagu hati Kamelia pun begitu tenang, dia pun menatap rerumputan dengan tataan kosongnya
Hingga tiba-tiba
" Wah benar dugaan kami lo di sini " seru seseorang sambil menepuk bahu Kamelia.
Kamelia menoleh dan betapa kagetnya dia saat tau siapa yang ada di hadapannya saat in.
...๐บ๐ธ๐ผ๐ป๐ฅ๐น๐ท๐๐พ๐๐๐...
เผถโขโโโงโโ BERSAMBUNG โโโงโโโขเผถ
__ADS_1
...๐๐๐๐พ๐๐ท๐น๐ฅ๐ป๐ผ๐ธ๐บ...