
Fadilah Razdania Hermawan adalah anak ketiga dari dokter Razdan Hermawan, dan Nyonya Fania Driaga Samudra, Fadilah yang bias di panggil dengan sebutan Dila itu berkuliah di kampus J jurusan bisnis, Fadilah juga sahabat dekat Kamelia, keduanya berkenalan saat tanpa sengaja Dila membuat media Kamelia rusak dan berakhir sebuah pertengkaran antara keduanya, hingga Dila menggantinya dengan uang, Namun dengan tegas Kamelia menikah dan meminta Dila untuk menggantikan media itu dengan hasil buatan Dila sendiri, alhasil Dila kagum juga kaget dengan ekspresi dari orang yang sudah dia buat mengamuk itu,
Seiringnya waktu keduanya membuat Media itu bersamaan dan kedekatan mereka membuat Dila merasa nyaman berteman dengan Kamelia.
Namun setelah 6 bulan berlalu pertemanan mereka mulai renggang tanpa sebab tanpa alasan Kamelia menghilang dan memblokir kontak Dila, sedangkan Fadilah tidak mengetahui dimana kampus nya Kamelia, jika dia tau, mungkin dia akan mencari Kamelia sampai ke kampusnya.
Sore itu setelah pertemuan terakhir Kamelia dengan Fadilah yang saat itu mengajak Kamelia bertemu untuk sekedar ngopi bareng dan nyantai setelah Fadilah membantu Kamelia buat media nya, tiba-tiba keesokan harinya Kamelia tak ada kabar.
Sehari dua hari Fadilah dapat berdiam diri, namun setelah seminggu hingga 6 bukan berlalu Kamelia tidak ada kabar hingga akhirnya Fadilah yang beberapa bulan lalu sempat tersenyum, tertawa dan mengekspresikan kebahagiaan nya itu hilang dalam waktu sekeja, belum genap setahun senyumannya yang terlihat itu harus sirna dari wajah cantiknya.
Motivasi, semangat yang di berikan Kamelia kepadanya selalu dia jalankan dan dia terapka, namun setelah itu tiba-tiba hilang begitu saja, Namun satu kenyataan yang baru dia ketahuilah saat itu
siang di kampus J.
" ***Rania, lo happy banget sih kenapa? " tanya teman gadis bernama Rania itu.
" Elin lo tau gak selama 6 bulan ini gue buat si Dila ngedrop hahahaha akibat kehilangan sosok sahabat nya aduuuh di kampus dia gak punya siapa-siapa tapi di luar sana mas8h ada yang peduli kepadanya, gila, saat gue tau lin siapa yang selalu buat Dila begitu, gue langsung cegat dia dan lo tau dia nurut sama gue dengan gue ngancam dia akan membuat Dila sulit di kampus nya dia nurut, dia sempat bilang dia akan nurut asal gue gak ngebully si Dila, ya makanya gue diam selama ini" seru gadis bernama Rani itu pada temannya yang bernama Elina.
" Gilak ya lo, bisa-bisanya lo buat anak orang tertekan begitu " seru gadis bernama Elina itu.
" Iya bisa donk gue gitu lo, " seru Rania.
" Terus dia kuliah dimana siapa namanya " tanya Elina penasaran.
" Namanya Kamelia, kalau kuliahnya gue gak tau " seru Rania.
" Emang tiap lo ketemu dia gak gunain almet dia " seru Elina.
" Gue kalau ketemu dia cuman makai kaos doang, gue mana pernah nanyain kampus dia gak penting buat gue tau gak yang penting dia mau jauh dari Dila dan buat Dila tak memiliki semangat hidupnya hahahahahahaha " seru Rania tertawa bahagia***.
Saat itu lah seorang gadis mengepalkan tangannya kuat saat mengetahui kebenaran itu, dia menyesal telah berpikir bahwa Kamelia tak ingin berteman dengannya Kamelia hanya memanfaatkan nya saja, dia menyesal telah mendengarkan kata-kata orang tanpa mencari tau kebenarannya, dan setelah dia tau Fadilah pun berusaha mencari keberadaan Kamelia hingga dia pergi ke tempat pertama kali mereka bertemu yaitu taman H, sesungguhnya Kamelia sering pergi ke tama H menjelang dia pulang kuliah, namun saat tau ada seseorang yang selalu dia hindari dia pun pergi jauh dan hanya sore hari dia kembali ke taman tersebut hingga 6 bukan berlalu mereka tak lagi bertemu saat ini gadis itu sedang berada di rumah dia sibuk dengan urusannya, namun kali ini dia berada dalam kamar tanpa menunggu siapapun yang bersamanya..
Mamanya Fania sudah berkali-kali mengajak nya untuk keluar tetapi gadis itu tidak ingin, dan saat ini pun dia juga tak ingin bertemu siapapun
__ADS_1
" Huuuf kemana lagi aku mencarinya, apa aku berhenti saja mencarinya aku lelah aku juga butuh waktu memperbaiki diriku, jodoh aku tak memikirkan nya jika berniat datangi aja kedua orang tua ku " gumam Fadilah dalam kamarnya dan sambil merantangkan kedua tangannya di atas ranjang
Di sebuah Rumah sakit.
Setelah Kamelia keluar dari ruangan Grace Kamelia mengikuti dokter Razdan dn berbicara berdua.
" Kamu tau Dila mencarimu selama 6 buka ini nak, cobalah sekali saja temui dia " seru dokter Razdan.
" Akan saya usahakan dokter mungkin nantik saya akan bertemu dengannya setelah suamiku pulang " seru Kamelia kepada dokter Razdan
" Baik lah tetapi setidaknya secepatnya kamu temui dia nak paman khawatir semangat nya menurun saat ini " seru dokter Razdan.
Setelah mengatakan dokter Razdan pamitan untuk kembali keruangannya.
Dan Kamelia saat ini memasuki ruangan Grace.
Cekleek
" Hai maaf ya " seru Kamelia pada Grace.
" Ya udah kalau begitu ku pamit pulang saja ya " seru Kamelia dan berpamitan kepada kedua orang tuanya Greysia.
" Nak jangan lupa besok siang main kerumah ya kita rayain kesembuhan Grace " seru nyonya Olivia pada Kamelia.
" Baik tante " seru Kamelia sambil berpamitan.
Setelah sampai di rumah mertuanya Kamelia melihat kedua iparnya
" Hai kakak ipar baru pulang " seru Malika yang duduk di samping Kamelia.
" Hmmmm nih kakak beliin makan malam buat kalian berdua makan gih maaf ya kakak pulang telat " seru Kamelia sambil tersenyum ke arah sang adik ipar.
" Enggak apa-apa kak, " seru Maura sambil menerima bungkusan plastik dari tangan Kamelia.
__ADS_1
" Ya sudah kalian makan lah kakak mau bersih-bersih dulu " seru Kamelia dan masuk kedalam kamarnya.
Kamelia masuk dan membersihkan tubuhnya.
Keluar dari kamar mandi tiba-tiba handphonenya berbunyi, sesaat Kamelia tersenyum saat mendapati nama suaminya vidio call, dengan usil Kamelia menerima panggilan vidio suaminya, dengan keadaan masih menggunakan handuk yang menutupi sebagian tubuhnya.
" ( Hallo selamat malam suamik) " -Kamelia.
Yufrans yang melihat penampilan sang istri langsung tertegun dan terdiam
( Sayang Hallowww kamu kok diam sih) - Kamelia.
" Akh sayang kamu buat aku jadi ingin yank " - Yufrans
" Ya sudah cepatlah pulang suamiku aku merindukanMu " - Kamelia
Tidak tau saja Kamelia perkataan gadis itu membuat Yufrans di sebrang sana menjadi semangat mendengarnya
" Baik lah aku akan cepat pulang sayang dan menariknya, tunggu aku pulang, aku sangat merindukan istriku yang nackal ini awas ya kamu yank " seru Yufrans sambil tersenyum penuh arti.
" Baik lah suamiku sayang aku tunggu, love you " seru Kamelia pada suaminya itu
" Love you to sayank tunggu aku pulang " seru Yufrans dan diangguki kepala oleh Kamelia.
Setelah obrolan itu Kamelia menceritakan kegiatannya hari ini dan selanjutnya
Yufrans senang kalau istrinya itu mau berbagai dengannya di juga bercerita bahwasannya pekerjaanny juga sang papa Yufrans hampir selesai, Kamelia pun senang,
Hingga malam pun tiba Kamelia beristirahat dengan tenang dan damai setelah berbicara kepada suaminya tersebut lewat Vidio Call
...🎍🎋🍁🌾💐🌷🌹🥀🌻🌼🌸🌺...
...**•̩̩͙✩•̩̩͙*˚ BERSAMBUNG ˚*•̩̩͙✩•̩̩͙*˚*...
__ADS_1
...🎍🎋🍁🌾💐🌷🌹🥀🌻🌼🌸🌺...