PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
MEYFIAKA SAPUTRI DELANO


__ADS_3

Sesampai di kelas rupanya Kamelia di tatap tajam oleh ketujuh sahabatnya


" Darimana lo kok tumben lo telat " seru Diva saat Kamelia baru saja berdiri di depan pintu kelas


Kinanti yang melihat wajah Kamelia sejak tadi suram tanpa senyuman seketika terpaku menatap sifatnya yang berbedah saat bersama sahabatnya


" Gue habis jalan-jalan cari angin tadi ke fakultas ekonomi hehehehe " seru Kamelia sambil nyengir.


" Wah ada cogan gak mel " seru Selvina


" Banyak Vin tinggal lo pilih aja Vin " seru Kamelia sambil menoleh ke belakang.


" Gilak emang lo berdua " seru Diva sambil geleng-geleng kepala


" Hahahaha " tawa Kamelia dan Selvina pecah seketika


" Malah ketawa lagi lo pada " seru Diva kesel


" Gue kira lo gak masuk mel " seru Diva


" Ya gue masuk lah,, kalau gue gak masuk bisa-bisa gue di debak sama pak dirga nantik hahaha " seru Kamelia sambil tertawa pelan


Kinanti terus menatap ke arah Kamelia yang dia tau sejak tadi hanya diam saja dan sekarang tiba-tiba menjadi periang seketika.


" Gak nyangka ternyata kamu bisa menyembunyikan perasaan kamu Mel " cuma Kinanti pelan namun masih dapat di dengar oleh Indriani yang duduk di sampingnya.


" Emangnya Kamelia kenapa Kin " seru Indriani sambil menatapnke arah Kinanti


" Jujur tadi tuh Kamelia suram banget habis kita dari fakultas ekonomi entah kenapa tiba-tiba dia di sini udah cerah kek gitu " seru Kinanti pelan


" Namanya juga dia bisa menyembunyikan perasaannya dari sahabatnya gitu deh dia " seru Indriani sambil menatap ke arah Kamelia lalu menatap ke arah Kinanti sesaat.


Kamelia memang begitu dia mampu menyembunyikan perasaannya yang sedang gundah gulanah terhadap sahabatnya.


Saat jam istirahat.


" Guys aku ke ruang perpustakaan ya " pamit Kamelia kepada ketujuh sahabatnya itu


" Oke " seru yang lainnya bersamaan


Kamelia hendak berdiri dan dia sibuk dengan ponsel nya


Kamelia mengirimkan pesan kepada Kinanti.


📩 " Kinan kamu beli in air mineral ya sebotol nantik aku ganti uang kamu kasiin sama gadis yanv di ruang kesehatan oke aku ke perpustakaan dulu " isi pesan Kamelia …~~~> Kinanti.


Kinanti menatap handphonennya lalu.


📤 " Oke Mel " isi pesan Kinanti kepada Kamelia


Lalu Kinanti berdiri dari duduknya diikuti oleh Indriani mereka kekantin berdua


" Kamu cuma beli air sama roti aja " seru Indriani pada Kinanti


" Bukan buat aku tai pesanan Kamelia tadi " seru Kinanti membuat Indriani heran


" Gak usah heran nantik aku jelasin yuk " seru Kinanti pada Indriani sambil berjalan ke arah ruang kesehatan


" Kita ngapain kesini " seru Indriani bertanya


" Udah masuk aja dulu " seru Kinanti pada Indriani sambil membuka pintu.


( KLEEEAKK ) suara pintu terbuka

__ADS_1


" Haii maaf ya kita lama " seru Kinanti kepada gadis gendut itu yang bername tag Meyfiaka Saputri Delano


" Akh gak apa-apa kok " seru gadis gendut itu.


" Oh nama kamu Mey ya " seru Kinanti sambil menatap papan namanya


" Iya aku Meyfiaka Saputri Delano " seru Mey sambil menatap ke arah pintu


" Aku Kinanti dan ini Indriani teman sekelas aku " seru Kinanti pada Meyfiaka


" Hai salam kenal aku Indriani " seru Indriani sambil mengulurkan tangannya ke arah Meyfiaka


" Aku Meyfiaka kalian bisa manggil aku Mey " seru Meyfiaka sambil menerima uluran tangan Dan Indriani


Sesaat Meyfiaka menoleh ke arah pintu ruangan kesehatan, Kinanti yang tau apa yang di cari oleh Mey langsung berseru


" Kamelia lagi di ruang perpustakaan " seru Kinanti yang tau apa yang di cari oleh Meyfiaka saat ini juga.


" Dia akan kesini sebentar lagi " samnung Kinanti.


( KLEEAKK ) suara pintu terbuka dari luar


" Hai maaf lama " seru Kamelia sambil menutup kembali pintu ruangan kesehatan.


" Gak apa-apa, maaf ya aku sudah merepotkan kalian maaf dan terimakasih " seru gadis itu sambil tersenyum


" Gak apa-apa kita iklas kok bantuin kamu , oh ya maaf ini akh lupa ngasinya di makan ya " seru Kinanti kepada Mey dan sambil memberikan sebungkung roti juga sebotol minuman


" Terimakasih " seru Meyfiaka sambil menerima pemberian Kinanti.


" Sama-sama " seru Kinanti sambil tersenyum.


" Oh ya gimana keluarga kamu sudah tau keadaan kamu ? " tanya Kamelia .


" Mereka sudah tau dan mereka akan mengurus kepindahan aku di jurusan kalian " seru Meyfiaka


" Iya kalian mau kan temenan sama aku gadis gendut ini " seru Meyfiaka tak percaya diri


" Enggak akh aku gak suka " canda Kamelia. seketika Kamelia mendapatkan tatapan tajam dari Indriani juga Kinanti.


" Aku tau tak ada saru pun yang mau temenan sama aku di sini " seru Meyfiaka


Kamelia yang mendengar hal itu langsung berjala dan mendekat ke arahnya


" Maafin aku ya tadi aku hanya bercanda saja aku gak serius kok bicara begitu " seru Kamelia sambil mengelus punggung Meyfiaka lembut.


" Kamu serius " seru Meyfiaka


" Iya " seru Kamelia singkat


" Kamu gak hanya hibur aku aja kan " seru Meyfiaka


" Enggak kok aku serius ih nantik aku keluar akh " seru Kamelia hendak berdiri dari duduknya namun di tahan oleh Meyfiaka


" Alu percaya kok sama kalian " seru Meyfiaka sambil melirik ketiga orang itu bergantian


" Iya kamu harus bisa bangkit dari masalah mu buktikan kalau kamu mampuh untuk jauh lebih baik lagi " seru Kamelia


" Pasti " seru Meyfiaka sambil tersenyum bahagia.


" Ksrena pembalasan sejati adalah perubahan juga kesuksesan , kami bertiga akan membuat kamu jauh lebih baik lagi dari sebelumnya." seru Kamelia


" Benar kata Meli kita bertiga akan bantu kamu kok " seru Kinanti sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


Tak lama seseorang masuk kedalam ruangan tersebut


" Nak kamu gak apa-apa nak " seru seorang wanita paruh baya cantik sambil berjalan ke arah Meyfiaka bersama pria paruh baya


" Aku baik-baik saja kok mah pah, untungnya ada mereka yang nolongin aku pah mah " seru Meyfiaka sambil melirik ke arah Kinanti juga Kamelia


" Terimakasih nak sudah menolong putri kami " seru mamanya Meyfiaka


" Sama-sama tante " seru Kamelia dan Kinanti bersamaan.


" Oh ya saya Defendia Lano , papanya Fia " seru tuan Defen


" Dan ini istri saya Della Astuti Sanjaya Lukman , " sambung papanya mey tuan Defendia Lano


" Salam kenal om tante " seru ketiga gadis itu bersamaan


" Saya Kinanti om tante " seru Kinanti sambil menguurkan kedua tanganya kepada kedua orang tua nya Meyfiaka


" Saya Indriani tante om " seru Indriani kepada kedua orang tua Meyfiaka dan di sambut hangat oleh kedua orang tua nya Meyfiaka


" Saya Kamelia om, tante biasa di panggil Meli om " seru Kamelia sambil menatap danencium punggung tangan kedua orang tua Meyfiaka


" Wah om yakin dan percaya kalau kalian bisa jagain anal gadisnya omo, karena om sudah mindahin dia di kelas kalian dan beruntungnya dia bisa masuk kelas kalian siang ini kalau Mey sudah baikan " seru tuan Defendia


" Papa serius " seru Meyfiaka yang tak percaya


" Tentunya nak apapun buat kamu akan papa lakukan " seru tuan Defendia


" Makasih pah, aku bisa kok masuk kelas mereka asalkan bisa bareng sama mereka ya pah mah " seru Meyfiaka


" Tentunya nak kamu sekelas dengan mereka " seru tuan Defendia.


" Makasih papa mama " seru Meyfiaka sambil tersenyum bahagia


" Sama-sama yaudah kalau gitu papa sama mama balik kerja lagi , dan buat kalian bertiga om titip Fia sama kalian ya " seru tuan Defendia kepada ketiga gadis itu


" Pasti om kita bertiga akan usahakan menjaga Mey kok om " seru Kinanti sambil tersenyum.


" Oke om percaya, kalau gitu om sama tante pamit dulu ya " seru kedua paru baya itu bersamaan lalu meteka keluar ruangan kesehatan setelah kwtiga gadis itu mencium punggung tangan papa mamahnya Meyfiaka,


Setelah kepergian kedua orang tua Meyfiaka, Kinanti langsung berseru


" Mey " panggil Kinanti lada Meyfiaka


" Ya kenapa ? " tanya Meyfiaka kepada Kinanti


" Kamu kayaknya gak akan bisa bareng sama Meli terus deh " seru Kinanti sambil melirik Kamelia sesaat


" Kenala begitu ? " tanya Meyfiaka sambil melirik ke arah Kamelia yang duduk di sampingnya.


" Karena Kamelia memiliki 7 pengawal yang siap menghadang siapa saja yang berteman dekat dengan Kamelia " seru Kinanti.


Kamelia hanya geleng-geleng kepala saja


" Emang iya ya " seru Meyfiaka


" Udah gak usah di dengerin " seru Kamelia sambil tersenyum


" Yaudah yuk masuk kelas ini sudah mau hampir jam nya pak Kohar " seru Kamelia smbil berdiri dan membantu Meyfiaka untuk turun dan berjalan keluar menuju pintu


Setelah itu mereka pun pergi menuju kelas management kelasnya Kamelia cs


Mereka berjalan menuju lantai atas dan saat Kamelia hendak naik seseorang lebih dulu memanggil dirinya

__ADS_1


" Kamelia " seru seseorang dari arah belakang tubuh Kamelia. dan saat bersamaan Diva cs datang dan menatap tajam ke arah Kamelia, Meli yang di tatap begitu langsung berjalan cepat ke arah kelasnya, saat memasuki kelas tiba-tiba tangannya di cekal oleh orang lain sehingga Kamelia hanya pasrah saja saat ini " seru orang tersebut mampu membuat Kamelia tersenyum bahagia saat itu juga dan........


...🏵🏵🏵 BERSAMBUNG 🏵🏵🏵...


__ADS_2