
Setelah kedua orang tua Greysia pergi bersama kamelia kerumah sakit akhirnya mereka mendapatkan persetujuan agar besok lusanya Grace bisa melakukan tindakan operasi
Di rumah Greysia sedang berhadapan dengan sang kakak.
" Dek tadi ada tamu ya siapa? " seru Grace pada adiknya.
" Iya kak teman aku, " seru Greysia yang sibuk dengan handphone nya.
" Oh siapa? " tanya Grace pada sng adik.
" Kakak gak akan kenal, tapi kakak tenang saja gak lama lagi kakak bisa kok kenalan sama teman aku hehehehehe " seru Greysia senang.
" Dek jangan kasih kakak harapan dek " seru Grace membuat Greysia tersenyum
" Aku gak kasih kakak harapan kok hanya saja apa yang barusan aku bilang itu benar lo kak " seru Greysia sambil menatap sang kakak.
" Terserah kamu lah dek " pasrah Grace.
" Aku gak tau tapi filling aku mengatakan akan ada hal baik yang akan datang kepadaku " seru Grace dalam hatinya.
" Tapi apa, apa coba tadi maksud Greysia bicara begitu, apa di membahas masalah pendonor mata buat aku tapi siapa gak mungkin kamelia apa mungkin maksud Greysia kamelia yang lain " gumam Grace dalam hatinya.
" Kak kok melamun " tegur Greysia pada sang kakak.
" Siapa yang melamun dek " tanya Grace pada sang kakak.
" Itu lo kakak sendiri lah siapa lagi " seru Greysia.
__ADS_1
" Gak ada aku melamun dek " seru elakkan Grace.
Tak lama suara mobil memasuki gerbang rumah terdengar
" Halo anak-anak mama dan papa " seru Nyonya Olivia,
" Hai mah pah " seru Greysia sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya dengan takjim dan penuh cinta.
" Bentar ya pah mah aku mau ambilin minum dulu " seru Greysia sambil berjalan ke arah dapur, gadis itu mengambil 2 gelas minuman dan membawakannya kepada kedua orang tuanya
" Ini pah di minum dulu " seru Greysia sambil meletakan kedua gelas tersebut di hadapan kedua orang tuanya.
" Makasih nak " seru keduanya bersamaan.
" Gimana pah mah ? " tanya Grey kepada kedua orang tuanya.
Kedua nya tidak langsung menjawab tapi melihat ke arah anak sulungnya.
" Syukur lah kalau begitu " seru Greysia senang.
" Kak... kakak dengar sendiri kalau kakak bisa melihat lagi " seru Greysia pada sang kakak.
" Aku takut dengan pendonor itu, atau mungkin benar Kamelia yang aku kenal, nantik coba deh aku ke taman siapa tau aku ketemu dengan nya " gumam Grace dalam hati.
" Kak.. kok malah melamun sih " seru Greysia pada sang kakak.
" Akh iya gak melamun kok " seru Grace kikuk.
__ADS_1
" Ya udah kakak siap-siap yuk kita berangkat " seru Greysia pada sang kakak.
Keduanya memasuki kmar Grace dan mereka bersiap mereka untuk kerumah sakit.
" Kakak sudah siap kan " tanya Greysia pada sang kakak.
Grace pun hanya menganggukan kepalanya saja.
" Kita makan dulu yuk anak-anak mama " seru Nyonya Olivia.
Mereka pun makan malam lebih dulu dan bersiap menuju rumah sakit.
Skippp
Setelah makan malam selesai saat ini Greysia dan keluarganya sudah berada di mobil untuk menuju rumah sakit.
Greysia ingin menelfon sahabatnya itu.
" Aku telfon Meli dulu lah " gumam Greysia dalam hati.
" Mah pah aku telfon Meli dulu ya, mau ngabarin dia untuk besok ke rumah sakit " seru Greysia sambil mengeluarkan handphonenya.
" Gak usah nak, mama sama papa sudah mengabari tadi kalau dia besok ke rumah sakit " seru Nyonya Olivia.
Setelah itu mereka pun siap kerumah sakit dengan hati damai.
...🎍🎋🍁🌾💐🌷🌹🥀🌻🌼🌸🌺...
__ADS_1
...»»————> BERSAMBUNG <————««...
...🎍🎋🍁🌾💐🌷🌹🥀🌻🌼🌸🌺...