
Pagi pun tiba...
Kamelia yang merasa tubuhnya tidak baik-baik saja langsung menyelimuti tubuhnya dengan kain tebal, sedangkan ketiga seniorny sudah bangun lebih dulu.
Tak lama terdengar suara lembut Jesti membangunkan Kamelia
" Dek... bangun dek " seru Jesti sambil menepuk nepuk punggung Kamelia dengan pelan
" Hmmmm " terdengar gumaman Kamelia.
" Bangun gih mandi dulu sana " seru Jesti sambil membuka selimut di tubuh Kamelia
Jesti pun menyentuh kening Kamelia, sesaat dia kaget
" Astaga... kamu demam dek " seru Jesti khawatir dia pun mengelus rambut Kamelia
" Hmmm iy kak cumam demam biasa aja kak nantik di bawah istirahat bentar juga baikan kok kak santai aja " seru Kamelia dengan suara seraknya.
" Tapi ini hangat banget dek.. tunggu ya kakak mau bikinin kamu teh hangat dulu sekalian makan dikit aja dek " seru Jesti sambil hendk bangkit dari duduk nya dan keluar dari tenda.
" Ada apa? " tanya Elda yang baru saja datang dari arah danau bersama Susan
" Itu Meli sakit " seru Jesti sambil menatap kedua sahabat ny itu
" Haaa sakit " seru Susan dan Elda bersamaan, lalu keduanya masuk kedalam tenda melihat kondisi Kamelia.
Saat Susan menyentuh kening Kamelia , dia bisa merasakan tubuh Kamelia terasa hangat di tangannya.
" Astaga.. dia panas bikinin teh aja dulu " seru Susan pada Jesti
Jesti pun pergi ke arah mahasiswi yang sedang sibuk dengan kegiatan memasak
" Venus tolong buatin teh tanpa gula ya " seru Jesti pada Venus yang kebetulan sedang memanaskan air hangat
" Beres kak buat kakak ya " seru Venus sambil menatap ke arah Jesti
" Bukan buat kakak tapi buat Meli " seru Jesti sambil mengaduk masakannya.
" Meli kenapa kak " tanya Venus sambil menatap ke arah Jesti
" Dia de mam semalam sih kelihatan pucat gitu gak taunya pagi ini udah demam aja " seru Jesti sambil menuangkan masakan ya dalam mangkok.
" Oh gitu, oh ya kak ini teh hangatnya biar Venus aja ya yang anterin sama Meli sekalian mau ketemu dia, " seru Venus dan dianggukan kepala oleh Jesti
Lalu Venus pun berjalan ke arah tenda seniornya itu.
Di depan tenda, Venus melihat Elda dan juga Susan, dia pun berjalan sambil membawa nampan berisi 3 gelas minuman hangat
" Selamat pagi kak Elda, pagi kak Susan " seru Venus dengan ramah
" Pagi juga,, , ada Ven " seru keduanya bersama an, dan Susan bertanya
" Ini kak Susan Venus bawain minuman hangat buat kakak berdua, silakan kak ini diminum dulu " seru Venus sambil meletakan kedua gelas itu di samping seniornya.
" Terimakasih ya Venus " seru Elda pada Venus
__ADS_1
" Sama-sama kak, Venus boleh lihatin Meli gak kak " seru Venus pada keduanya
" Boleh masuk aja sana " seru Elda
Lalu Venus pun masuk dan melihat Kamelia dalam selimut
" Astaga Meli kamu gak panas apa membungkus tubuh kamu begini " seru Venus mengomeli Kamelia
Kamelia pun terbangun dan menatap sendu ke arah Venus
" Kamu kenapa? " tanya Venus sambil menyentuh kening Kamelia, Namun di bagas gelengan kepala oleh Kamelia
" Tunggu ya bentar " seru Venus sambil berdiri dari duduk nya
Venus keluar dan berlari menuju dapur kemah
" Itu apaan Ven " seru Elda yang melihat Venus kembali sambil membawa ember dan kain
" Ini alat kompres kak buat Meli " seru Venus lalu dia pun masuk ke dalam tenda dan langsung mengompres keningnya Kamelia.
Kamelia merasakan dingin di keningnya dia pun membuka mata dan di dapati lah wajah khawatir Venus
Sesaat dia menyentuh keningnya yang ada kain tersebut lalu dia tersenyum ke arah Venus
" Terimakasih ya udah repot-repot ngompres aku " seru Kamelia pelan
" Kayak sama siapa aja kamu ngomongnya kita kan sahabat " seru Venus sambil tersenyum
"Oh ya bentar ya " seru Venus lalu dia kembali hendak berdiri namun langkahnya terhenti saat melihat Jesti memasuki tenda
" Dek makan dulu ya biar ada tenaga... oh ya siang ini kampus G bakalan nyampai ke sini kamu istirahat saja ya biar kamu yang urus semuanya oke " seru Jesti
" Iya dek sama-sama kalau gitu kakak tinggal ya kalian biar Venus jagain kamu, Ven kakak titip Meli ya " seru Jesti lalu menatap ke arah Venus
" Pasti kak" seru Venus
Lalu Jesti keluar dan bergabung sama yang lainnya
~***💐 Di Luar Tenda ***~
Setelah Jesti mengantarkan makanan buat Kamelia dia bergabung sama kedua sahabatnya
" Gimana Meli " seru Elda pada Jesti
" Di jagain sama Venus " seru Jesti
" Oh gitu " seru Elda
" Guys kegiatan selanjutnya apaan? " tanya Susan pada kedua sahabatnya itu.
" Buat yang cowok biar latihan futsal aja bareng Presma. " seru Elda.
" Woiii Bima Sakti sini lo " teriak Elda memanggil nama Bima
Bima pun datang bersama Renof
__ADS_1
" Apaan " seru Bima sewot
" Ajakin sana mahasiswa cowok latihan futsal " seru Elda
" Terus cewek ngapain " seru Bima
" Latihan basket " seru Elda
" Yaudah ya " seru Bima pasrah
" Kalian kok bertiga " seru Renof sambil memperhatikan sekitarnya
" Iya ya ada yang kurang,,, oh ya Meli mana?? " seru Bima tampak berpikir lalu menyebut nama Meli
" Meli tiba-tiba demam " seru Susan
" Haaa?? demam" kaget keduanya bersama an
" Kok bisa,,, semalam masih baik-baik aja deh perasaan " seru Bima
" Naman ya juga manusia lah Bima emang sakit itu di rencanakan " seru Elda pada Bima.
" Udah-udah gak usah ribut gue yakin nantik malam Meli udah gabung lagi sama kita " seru Susan percaya bahwa Kamelia akan bergabung bersama mereka nantik malam
Keempat orang itu menatap tidak percaya kepada Susan, namun yang di tatap bodoh amat.
" Ngapain ngelihatin gue kek begitu " seru Susan
" Udah laksanakan tugas kalian masing-masing sana " seru Susan lalu pergi meninggalkan keempat orang tersebut dengan tatapan yang sulit di mengerti.
Mereka pun akhirnya berbagi tugas.
Kembali ke tenda
Venus menatap Kamelia
" Mel makan dulu nantik buburnya keburu dingin sini aku suapin " seru Venus
" Kamu sudah makan " tanya Kamelia
" Hmmmm sudah " seru Venus bohong
" Kalau kamu gak makan aku juga gak makan " seru Kamelia lalu membalikkan tubuh nya membelakangi Venus yang menatap nya
" Meli aku makannya nantik " seru Venus
" Yaudah kalau kamu makannya nantik mending kamu keluar gabung sama yang lainnya "usir Kamelia tanpa menoleh sedikit pun
" Hmm.. baik lah aku akan makan bareng kamu bentar ya " seru Venus lalu berdiri dan keluar tenda.
Venus pergi ke dapur umum dan melihat ketujuh sahabat Kamelia sedang makan, dia pun cuek saja dia langsung mengambil makanannya dan membawa ke tenda Kamelia.
Keduanya makan bersama sesekali Venus ingin menyuapi Kamelia namun di tolak halus oleh Kamelia dengan alasan dia masih punya 2 tangan yang masih lengkap dengan pasrah ny Venus pun menikmati kebersamaan itu walau hanya sesaat.
Venus merasa bahagia bisa dekat dengan teman pertamanya itu
__ADS_1
...‧͙⁺˚*・༓☾ BERSAMBUNG ☽༓・*˚⁺‧͙...
...🌵🌵🌵🌵🎄🎄🎄🎄...