
Saat keduanya berjalan masuk, mereka berpapasan dengan Reva dan Revi yang juga baru masuk dan berjalan ke depan , Dinda yang melihat kedua sahabatnya langsung memanggil keduanya
" Va , vi " panggil Dinda.
Kedua orang itu yang merasa di panggil langsung menoleh ke belakang
Namu saat mereka menoleh , mereka kaget, bukan karna melihat dinda. tapi karna mereka melihat sosok gadis yang mereka kenal sejak dulu.
" DINAR " pekik si kembar bersamaa
" REVA - REVI " pekik Dinar tak percaya dia kaget sekaligaus bahagia.
" Akh kebetulan ketemu kalian " seru Dinar bahagia.
" Kalian sudah ketemu Kamelia belum " seru Dinar
" Tunggu " seru Dinda
" Kalian saling kenal ? " tanya Dinda.
" Iya , si kembar ini teman SMP aku di kota M " seru Dinar bahagia.
" Kamelia maksud kamu " seru Dinda dan menoleh ke arah si kembar dan Reva menganggukkan kepala tanda mengerti dari tatapan Dinda.
Revi mebgambil handphonenya dan megetik sesuatu ke handphonenya.
📩 " Gue sama Reva, mel dan Dinar itu sahabat dah lama, gue harap sama lo untuk saat ini Dinar gak boleh tau keadaan Kamelia kek mana, gue takut dia bisa gak kontrol perasaannya. " pesan dari Revi send
TING ( suara notifikasi handphone milik Dinda berbunyi.
Dinda membuka pesannya lalu menatap ke arah Revi yang saat itu sedang melihat ke arah lain, lalu menoleh ke arah Dinar, Dinar pun menatap bingun ke arah Dinda.
" Hmmm Dinda gue sama Revi duluan ya " pamit Reva kepada Dinda, dan mengabaikan keberadaan Dinar, namun baru selangkah mereka berjalan, Dinar sudah memanggil keduanya.
" Reva , Revi, kamelia dimana ? " tanya Dina dan si kembar langsung menoleh , mereka tidak langsung menjawab namun si kembar saling bertatapan dan...
" SUDAH MENINGGAL !!! " seru si kembar membuat Dinda seketika hampir menajtuhkan handphonenya mendengar penuturan si kembar barusan
DUARRRR ⚡⚡🌩🌩🌩 bagai di sembar petir di siang bolong,
Dinar kaget dan tak percaya dengan apa yang si kembar katakan,.
" Enggak itu gak benar ?? " seru Dinar histeris.
Dan Dinda membawa Dinar ke taman rumh sakit.
__ADS_1
" Nar udah lah jangan sedih, mungkin mereka bercanda udah ya " seru Dinda pada Dinar.
" Hmmm tapi mereka bercandanya gak lucu Dinda aku gak suka " seru Dinar masih terisak di pelukan kembarannya itu
" Udah dong gak usah sedih gitu lah, yaudah sekarang kita temuin sahabat terbaik aku dulu, pasti kamu senang bisa ketemu sama dia, aku jamin, " seru Dinda.
" Kok gitu, aku kan gak kenal sama sahabat kamu " seru Dinar.
" Aku yakin kamu pasti senang bisa ketemu dia, dan aku harap kamu gak berlebihan bisa ketemu dia " seru Dinda.
" Akh kamu Dinda bikin penasaran saja nda " seru Sinar yang sudah mulai tenang.
" Ya sudah ayuk " seru Dinda sambil keduanya berdiri.
DI RUANGAN KAMELIA
Saat si kembar masuk dan
" Wah sudah sadar neng ? " tanya Reva dan Revi bersamaan.
" Qah kalian rupanya, saya kira maling tadi " seru Kamelia menatap kedua sahabatnya.
" Sendirian mel ? " tanya Rwva sambil duduj di sampinh kaki kamelia
" Ini kenapa bisa kek begini sih apa yang lo pikirin sampai lo bisa kek begini sih " seru Reva sambik menyentuh pergelangan tangan Kamelia seketika kamelia meringis
" Aaawwww hmmm sakit Va " seru Kamelia seketika kamelia menepis kasar tangan Reva
" Maaf mel gue gak sengaja " seru Reva merasa bersalah lalu Revi melihat tangan kanan kamelia.
" Asraga mel sampai luka separah ini lo benar baik - baik saja kan, untung saja gak patah tuh tangan " seru Revi
" Gue gak nyangka lo bisa kuat nahan hidup lo mel " seru Reva sambil kembali duduk di samping Kamelia
" Iya ini kesempatan gue untuk bisa bertehan hahahah " seru Kamelia sambil tertawa.
" Eh kaluan berdua saja " tanya Kamelia
" Iya mel " seru Reva cepat.
" Tumben si mak lampir gak nongol kemana dia , biasa dia heboh hmmm syukur lah mak lampir gak datang " seru Kamelia
BRAAKKKK ( suara pintu terbuka keras )
" Hebat ya ngatain gue mak lampir hebat, lo ya " seru Dinda yang baru saja masuk bersama Dinar, sedangkan gadis itu mematung menatap Reva dan Revi, namun kakinya ungin melangkah melihay sahabat kembarannya itu ,
__ADS_1
" Hahahha ampun mba jago jangan marah ya " ledek Kamelia
" Ish lo kalau gak sakit udah gue getok itu kelapa elu " seri Dinda.
" KEPALA woi kepala bukan kelapa, enak dong kalau buah kelapa diminum siang-siang " seru Reva dan Revi bersamaan.
" Biasa aja ding gak usah ngegas gitu juga kalik " seru Dinda
" Gimana keadaan lo " " seru Dinda
" Hmmmm lihat tuh " seru Reva sambil menunjuk lengan kamelia.
" Astaga OMG itu kenapa, mel lo beneran, astaga mel gue kaget lo saat lihat lo terpental kemaren " seru Dinda membuat langkah Dinar seketika berhenti.
" Apa tadi mel " gumam Dinar pelan
" Oh ya gue hampur lupa, gue kesini sama saudara kembar gue nar sini " seru Dinda lalu memanggil Dinar yang ada di belakang mereka.
Langkah Dinar pun cepar ke arah Dinda dan ketikadia sudah dekat dan Dinda menggeser tubuhnya ke samping dan saat itunjuga kedua bola mata Dinar membulat saat melihat siapa yang ada di brankar itu
" Ka....Kamelia " seru Dinar kaget dan tak percaya, dia langsung memeluk tubuh Kamelia tanpa sadar dan kamelia meringis nahan sakit ketiga orang itu pun saling tatap sedangkan Revi memandang Dinda dengan tatapan tajamnya, dinda yang di tatap begitu bersikap cuek saja,
" Mel ini kamu kan " seru Dinar saat melepas pelukannya
" Aku tau ini sangat cepat, kemaren lusa aku ketemu sandra sekarng aku harus ketemu dengan Dinar mungkin selanjutnya aku akan bertemu dengan~ " gumam Kamelia dalam hati terhenti saat tubuhnya di guncang okeh Dinar.
" Ka kamu siapa ? " tanya Kamelia.
" HAAAAAA" ketiga orang itu kaget
" Lo amnesia mel ? " tanya Revi.
" Kamelia menggeleng "
" Aku gak tau, dan kanu siapa " seru kamelia kembali bertanya.
" Mel ka kamu lupa sama aku hiks hiks hiks kamu gak ingat sama aku mel, apa karna kecelakaan itu buat kamu gak ingat sama aku " seru Dinar sedih dan terisak.
" Kamelia tak tega mengerjai sahabat terbaik nya itu lalu di mencoba menggerakkan tangan kanannya dan
" Kemari mendekat kesini " perintah kamelia sambil menggerakkan jari nya.
Dinar pun melangkah dan
...🌸🌸🌸 BERSAMBUNG 🌸🌸🌸...
__ADS_1