
Saat setelah berdiri depan rumah , dia melihat si kembar W dan sikembar A sedang membawa banyak kantongan pelastik.
" Ada apa ? " tanya Kamelia Lalau keempatnya menatap ke arah Kamelia bersamaan lalu
" Hahahahahahahahah hahahahah " tawa keempat orang itu mengundang perhatian
" Kenapa kalian tertawa ? " seru Kamelia
" Lo kek emak-emak makai kain di pinggang begitu " seru Wilma sambil melirik penampilan Kamelia.
Ya menjelang hari pertungan Kamelia dengan Yufrans Kamelia di sarangkan memakai kain songket untuk menyambut tetangga yang berdatangan.
Jadilah Kamelia seperti itu hingga di ledek sama keemapat sepupunya itu
" Tau akh " seru Kamelia dan berlalu masuk kedalam rumah dengan wajah di tekuk
Sedangkan Dinda dan Dinar yang juga ikut melihat Kamelia pun ikut tertawa namun tidak lama karna melihat tampang cemberut Kamelia.
Kamelia hanya duduk dengan tenang sambil bolak balik ke arah dapur.
Lalu karna lelah dia langsung duduk di samping Reva,
Reva yang melihat kamelia langsung mematikan handphonenya dan menghadap ke arah Kamelia
Di tatap lah wajah Kamelia yang terasa berbedah dari sebelumnya.
" Mel " panggil Reva
" Apaaan lo juga mau ngeledek gue " seru Kamelia ketus
" Bukan, lo malam ini cantik mel dari biasanya " seru Reva dan seketika Revi pun ikut bicara
__ADS_1
" Iya mel lo cantik lebih feminim dari biasanya nah ini baru cewek " seru Revi
" Jadi selama ini menurut lo gue cowok gitu " seru Kamelia
" Bukan gitu, tampilan lo aja yang cowok, tapi sedikit modis, nah ini baru begini cantik lo " seru Revi seraya memuji penampilan Kamelia.
" Hmmmm iya sih gue ngerasa bedah banget malam ini " seru Kamelia
" Lah iya ya kok gue baru nyadar lo itu cantik mel " seru Dinda tiba-tiba
Mendengar penuturan Dinda, seketika Kamelia berpamitan kepada si kembar R menyambut tamu sekaligus melihat ke empat sepupunya yang sedang mengupas sayur dan lainnya.
" Aduduudu rajinnya sepupuku yang cantik ini akh makin sayang deh " seru Kamelia seraya menggoda para sepupu.
" Banyak ngomong loh " seru Audry.
Lalu Kamelia pun pergi sambil tersenyum meninggalkan para sepupu dan berjalan ke arah dapur.
" Kamu duduk tenang saja " seru tante Miska
" Iya calon manten gak boleh capek-capek " seru tante Rindang.
" Eh benar tuh calon manten itu mending di luar dandan yang cantik, " seru nenek Sisil
" Aduuuh nek, yang ada aku jadi badut didalam kamar terus " kelakar Kamelia membuat gelak tawa ibuk-ibuk.
" Bisa aja nao Kamelia." seru salah satu tetangga Kamelia.
" Eh besok kuliah mel ? " tanya tante Neri.
" Iya tante besok aku kuliah mau ambil cuti seminggu " seru Kamelia
__ADS_1
" Wah lama ya jamu liburnya " seru tante Miska.
" Mau gimana lagi tante " seru Kamelia pasrah
" Kan sudah di atur sama abang Hendra " seru Kamelia sambil mengambil sebuah plastik berisi kertas.
" Untuk apa mwl ? " tanya tante Miska saat melihat Kamelia mengabil plastik berisi kertas dan pulpen
" Emangnya daun sirih ada, daun gambir , terus kapur sirih emangnya sudah di beli untuk seserahan besok lusa " seru Kamelia
" Astaga " seru kedua tante Kamelia bersamaan.
" Pasti belum kan " tebak Kamelia.
" Iya nak belum semuanya bunga kembang juga " seru tante Miska.
" Eh itu perluh ya di beli besok pagi - pagi sekali " seru nenek Sisil sebagai tetua di kampung.
" Ingat calon manten perempuan apa yang mau di beli ya dari pada keluarga " seru tante Rindang.
" Kan waktu nikahan kak Keysiana aku panitiannya tante, masa tante lupa " seru Kamelia
" Hahahaha benar juga " seru tante rindang
" Yaudah kamu catat sudah itu kamu kasih sama Arman atau abang kamu Ardian " seru tante Neri
" Ya tante " seru Kamelia lalu pergi meninggalkan dapur dan menuju ruang tengah.
Lalu Kamelia duduk di samping si kembar R
...🌺🌺🌺 BERSAMBUNG 🌺🌺🌺...
__ADS_1