
SATU BULAN KEMUDIAN
Sudah selama sebulan perkuliahan di mulai Kamelia selalu menjaga jarak dsrinkelima temannya itu selama ospek dia menghindar dari kelima orang itu hingga akhirnya tepat siang ini kelima orang itu langsung menegur Kamelia yang sedang berperang didepan laptopnya.
" Siang Mel..." sapa kelima orang itu bersamaan sambil duduk di samping kiri dan kanan Kamelia.
" Hmmmm siang juga..." sahut Kamelia tanpa mengalihkan perhatiannya dari laptop tersebut.
Setelah tugasnya selesai Kamelia menutup laptopnya... kelima orang itu yang sudah hafal dengan sikap Kamelia bersiap untuk menahan Kamelia.
Namun kali ini dugaan mereka salah.
Kamelia menyimpan bukunya kedalam tas dan memasukan laptopnya ke dalam tas juga... setelah itu dia menatap kelima sahabatnya itu satu per satu.
" Ada apa kalian kemari...?" tanya Kamelia.
" Hmmm ini nih kita tu kan satu kelas kenapa sih kamu kek mengjidar gitu dari kita ada apa...?" tanya Sekar kepada Kamelia.
" Gak apa-apa aku hanya sibuk aja..." sahut Kamelia sambil melepas kacamatanya dan membersihkannya dengan tisu lalu dia menundukan kepalanya agar kelima sahabat nya itu tidak melihat wajahnya... namun Diva menarik dahunya dan menatap wajah Kamelia.
" Masyaampun...dibalik kacamata ada wajah cerahmu Mel..." sahut Diva bahagia.
" Wah luar biasa..." sahut Sekar, Vanesaa, Mily, dan Selvina bersamaan.
" Udah hak usah lihat-lihat" sahut Kamelia sambil memasang kembali kacamatanya.
" Eh Mel... aku perhatiin selama sebulan ini kamu gak pernah ngumpul sama yang lain ada apa...?" tanya Sekar.
" Hmmm kamu kan tau tugas kita banyak jadi... cuman sekali kali ada tugas kelompok jadi aku hanya fokus ke tugas aja..." seru Kamelia.
__ADS_1
" Iya sih Mel... tapi setidaknya kamu mikirin juga lah keadaan sekitar kamu masa cuek gitu sih..." seru Diva.
" Hmmm bener tuh Mel..." sahut Milly
" Iya maaf deh aku sibuk banget." sahut Kamelia.
" Mel..." sahut Vannesa.
" Hmmm ada apa Nes.." tanya Kamelia kepada Vanessa.
" Kamu beneran gak apa-apa kamu gak lagi ada masalah yang kamu rahasiakan dari kita kan." sahut Vanessa.
" Enggak Nes gak ada kok" sahut Kamelia bohong
" Yaudah kalau gitu." sahut Vanessa
" Mel... kalau ada masalah cerita lah sama kita siapa tau kita bisa bantu mencahin masalah kamu.." sahut Sekar.
"Mel sangat terus ya." sahut Diva.
" Iya Div. pasti..." sahur Kamelia menatap Diva.
" Eh iya kita ada mata kuliah lagi sama pak Dimas dan pak toto..." sahut Selvina sambil melihat jam tangannya.
" Hmmm iya ya... bematar lagi ya udah masuk kelas yuk.." ajak Sekar dan dianggukan kepala oleh yang lain...
Lalu mereka berenam langsung menuju kelas mereka.
Sesampai di kelas Kamelia di sapa oleh seseorang
__ADS_1
" Siang Mel..." sapa seorang gadis itu.
" Siang Renita.." sahut Kamelia singkat
" Kamu kenapa...?" bisik Renita di telinga Kamelia karna keduanya duduk berdampingan Kamelia duduk tepat di sebelah kiri Renita.
" Gak apa-apa" sahut Kamelia dengan datarnya
Tak lama mata kuliah pun di mulai dan semuanya berjalan dengan lancar.
" Wah akhirnya selesai tinggal satu mata kuliah lagi." sahut Sekar pada yang lain.
" Iya ya..." sahut Diva.
Sedangkan Kamelia merapikan buku-bukunya dan beranjak dari duduknya.
Vanessa yang melihat kamelia ingin berdiri dia pun juga beranjak dari duduknya dan mengikuti Kamelia...
Kamelia langsung keluar kelas tanpa menghiraukan kelima sahabatnya itu.
Vanessa masih mengikuti Kamelia.
Sesampai Kamelia di taman dia pun menangis.... tersedu-sedu....
Vanessa memperhatikan Kamelia.
" Kenapa Kamelia menangis apa dugaan ku benar dia sedang ada masalah tapi apa...?" pikir Vanessa.
Sesaat Vanessa terdiam... Dia tidak tau harus berbuat apa adi dia lebih memilih untuk berdiam saja terlebih dahulu
__ADS_1
💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐