PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
DUKA KAMELIA KEHILANGAN CINTA PERTAMA


__ADS_3

Sebulan berlalu Kamelia sudah bersama dengan suaminya dia pun memaafkan suaminya tersebut.


Mereka membuat kesepakatan jika sang suami kembali menghianatinya, Kamelia akan meninggalkan dirinya.


Tentu saja Yufrans tidak menginginkan hal itu terjadi kepadanya, dia tak akan pernah menghianati sang istri.


Saat ini Kamelia sedang berada di rumah mertuanya.


Sore itu dia merasakan hatinya gelisah dan resah


Di bangkit dari duduknya dan berpamitan kepada kedua mertuanya untuk masuk kedalam kamar, diikuti oleh suaminya.


" Sayang kamu kenapa? " tanya Yufrans yang melihat Kamelia sejak tadi mondar mandir


" Perasaan aku gak tenang yank " seru Kamelia lalu menatap layat handphone nya ternyata dia sedang menelfon seseorang


" Hallo Wir.. papa bagaimana keadaannya apakah baik-baik saja " seru Kamelia pada Wira di telfon


" Paman tidak bisa makan Mel, paman gak bisa berkata tapi matanya masih terbuka " seru Wira


***BUAAARRR... bunyi suara petir ⚡di luar rumah.


Seketika jantung Kamelia berdetak kencang saat itu juga. dia mematikan handphone nya dan menangis tersedu***.


" Hiksss hikss hikss hikss papa papa papa.. hikss hikss😭😭😭😭 hikss hikss papa haaaaaaa " seru Kamelia menagis dalam pelukan suaminya.


" Sayang udah ya papa pasti baik-baik saja kok oke " seru Yufrans sambil membelai punggung istrinya.


" Ada apa Fandi? " tanya papa Bayu kepada putranya tersebut.


" Papa mertua tidk bisa makan pah, kami akan kerumah papa mertua pah " seru Yufrans pada suaminya.


" Ya sudah pergilah " seru papa Bayu lalu keluar dari kamar keduanya.


Setelah sang papa keluar, keduanya bersiap untuk pergi kerumah papa Kamelia.


Kamelia masih terisak sepanjang perjalanan, hingga sampai di jalan menuju kerumah keluarganya dia masih tersedu hingga tetangga pun heran melihat Kamelia menangis, Yufrans pun hanya diam tak menanggapi perkataan para tetangganya


Hingga sampai d rumah Kamelia dia melihat sang papa yang masih membuka matanya


" Pah " seru Kamelia pelan lalu dia kembali terisak saat papahnya menutup mata, setelah sang papa melihat nya dn tersenyum sekilas, sang papa pun menutup mata, Kamelia kembali terisak histeris saat melihat hal itu dia terisak memeluk sang papa.


" Wiraaaaaa hubungi pendeta Wir papa udah pergi " seru Kamelia membuat Wira kaget dan shock...


Dia pun mendekat ke arah jasad sang paman.

__ADS_1


" Paman... bangun paman... bangunnn kenapa paman meninggalkan Meli sendirian paman kasihan Meli paman, di gak punya tempat sandaran lagi paman " teriak Wira


Kamelia masih menangis dalam. pelukan jasad sang papa hingga Yufrans tak tega melihat tangisan sang istri yang begitu menyedihkan dia meraih tubuh Kamelia lalu menenangkannya.


Wira telah menghubungi keluar, mereka juga kaget dengar berita tersebut.


Keponakan Kamelia berlari dari rumahnya yang terletak tak jauh dari rumah Revi, dia begitu histeris saat mendengar sang kakek yang begitu keras juga tegas kepada anak-anak nya juga cucu-cucunya pergi meninggalkan mereka untuk selamanya.


" Kakeeeeeeeeekkkkk " teriak Arman saat memasuki rumah


" Kakek bangun kek " teriak Arman sang keponakan Kamelia memeluk jasad kakeknya


Kamelia yang mendengar tangisan Arman pun kembali menitipkan air matanya.


Tetangga Kamelia datang dan mengucapkan turut berduka kepada keluarga.


Tetangga Kamelia sangat tau seberapa dekatnya Kamelia dengan sang papa, mereka tau betapa mendiang tersebut begitu melindungi anak perempuannya termaksud Kamelia ank yang selalu ada di kala dia susah senangnya selama 10 tahun Kamelia di tinggal oleh sang ibu dia hanya tinggal bersama Ayah juga kedua saudaranya.


Terkadang mereka hanya berdua saja di rumah, hingga Kamelia menikah pun beliau masih memngku sang putri kala itu mengingatkan dia untuk mempertahankan rumah tangganya dengan sebaik-baiknya.


Hingga amanah tersebut dia pegang ketika ada skandal suaminya kala itu.


Saat ini hanya kesedihan yang titipkan saat cinta pertamanya pergi di depan matanya langsung


Dia menangis hingga matanya sembab hati siapa yang tak akan sedih jika cinta pertamanya pergi untuk selamanya dia hanya menangis dalam pelukan Yufrans kala tetangga datang untuk menenangkan hati Kamelia


Sekar yang datang bersama keluarga ny juga memberikan kekuatan kepada sahabat kecilnya itu, dia tau seberapa berjuangnya sang papa untuk Kamelia kala itu.


Sekar sering bermain kerumah Kamelia kala dia ada waktu kosong, dia juga dekat dengan ayah dari sahabat nya itu.


Sekar tau saat ini Kamelia sangat terpukul jiwanya melihat ayahnya pergi untuk selamanya.


Malam pun tiba.


Setelah tetangga pulang Kamelia pun tidak dapat tidur atau pun makan dia tak makan malam itu tak ingin menyentuh makanan apapun.


Arman dan Rivai.. kedua keponakan laki-laki Kamelia itu mencoba membujuk sang tante mereka untuk makan namun hasilnya nihilbegitu pun dengan Yufrans.


Pria itu begitu terpukul saat melihat sang istri menangis tersedu. dia menatap jasad sang mertua.


" Pah... Fandi janji akan jagain meli sepenuhnya akan melindungi Meli seperti papa melindunginya sedari kecil pah, fandi janji pah " seru Yufrans kepada jasad mertuanya itu lalu memeluk jasad tersebut dan menangis dalam pelukan mertuanya


Dia ingat pesan pesan sang mertua kala mereka menikah dulu, dia ingat pesan terakhir sang mertua


" Say menikahkan kamu dengan anak saya untuk kamu jaga, asal kamu tau saya tidak lama lagi hidup di dunia ini saya titipkan anak saya kepada kamu, jangan sekali kali kamu menyakitinya jangan pernah kamu main tangan dengannya karena saya hanya sekali menampar dia saat dia berpacaran dengan orang yang tidak seagama dengan kita dia memperjuangkan hubungannya dengan pria itu sedangkan pria itu tak sedikitpun menunjukan rasa suka juga perjuangan nya untuk putriku... jaga dia lindungi dia jika dia salah tegur dia jangan sekalipun kamu melakukan kekerasan kepadanya ingat itu " seru Papa Kamelia kala itu kepada Yufrans dn Yufrans pun telah berjanji untuk menjaga Kamelia dengan sepenuh hatinya juga sepenuh jiwanya

__ADS_1


Keysia pun saat memasuki rumah dia juga kaget dan histeris saat melihat jasad papanya saat itu.


Dia hanya menangis menatap sang papa, lalu menatap adiknya


" Adek bapak pergi meninggalkan kita dek " seru Keysiana kepada sang adik.


Kamelia kembali menangis tersedu saat itu juga dalam pelukan suaminya.


Dia menatap sang kakak lalu,


" Kak kita iklaskan papa pergi agar dia tidak menderita dengn penyakitnya kak.. biarkan papa pergi kak ikhlasin dia.. " seru Kamelia sambil menahan tangisan lalu memeluk sang kakak.


Hendra pun bangkit dari duduknya dan memeluk kedua adiknya dia juga terpukul dengan kepergian sang papa yang menurutnya sang papa masih sngat mudah menurut nya, dia memeluk kedua adiknya dengan erat.


Keluarga lain pun juga terpukul dengan kepergian abang mereka juga adik bagi papanya Wira sangat di sayangkan.


Wira, Arman, dan Rivai, bersiap menyiapkan keperluan untuk besok pagi.


Karena pemakaman pun akan di laksanakan siang hari pukul 10 .


Kamelia bangkit dia pun membantu ketiga pria itu dia tak ingin terlihat menyedihkan di depan jasad sang papa.


Yufrans ikut membantu mereka dengan menyiapkan segalanya


Saat sedang berdiri tiba-tiba Kamelia terjatuh dan pingsang.


Yufrans membawanya ke dalam kamar,


" Sayang yang kuat ya " seru Yufrans sambil membelai rambut Kamelia..


Setelah itu dia keluar dari kamar dan membiarkan Kamelia istirahat.


...****************...


...🌺🌸🌼🌻🥀🌹🌷💐🌾🍁🎋🎍...


...╞═════𖠁BERSAMBUNG𖠁═════╡...


...Selamat siang semunya... ...


...sebagai pelajaran buat kita... ...


...jika masih memiliki kedua orng tua yng lengkap sayangi mereka seperti mereka menyayangi kalian sedari kecil hingga sekarng. ...


...Tanpa mereka kamu tidak bisa apa-apa saat ini maka cintai lah mereka ***selagi masih sehat dan masih ada di sampingmu karena ketika Tuhan telah memanggilnya maka yng datang hanyalah sebuah PENYESALAN yang sangat terdalam. ...

__ADS_1


Selamat siang dan selamat membaca ya!!!😊☺🙃🙂🥳***


__ADS_2