
Sepulang kuliah Kamelia sibuk dengan merapikan laptopnya dan buku-bukunya namun
" Mel " panggil Diva daru samping Kamelia.
" Hmmmm apaan ?? " seru Kamelia sambil menatap Diva.
" Temenin gue lah beli buku di depan kampus " seru Diva
Kamelia tampak berpikir lalu dia melirik ke arah Renita dan. Citra, seketika tatapan keduanya saling pandang.
" Hmmm mau gak ya " seru Kamelia seraya berpikir.
" Bisa gak mel ? " tanya Diva.
" Sory va aku ada janji , jadi gak bisa nemenin kamu, sama vina saja ya " seru Kamelia
" Lah kik gue sih " seru Selvina protes
" Emang li ada janji sama siapa ? " seru Diva bertanya.
" Sama teman gue lah " seru Kamelia santai.
" Sama teman apa sama doi " seru Selvina seraya meledek Kamelia.
" Sama doi puasss lo !!! seru Kamelia ngegas.
" Biasa aja kalik gak usah ngegas gitu juga woi " seru Selvina
" Habisnya lo gak percayaan sih sama gue yaudah lah gue balik dulu hmmm bye my flend flend ku yang cuantik " seru Kamelia lebay.
" FRIEND WOI FRIEND F-R-I-E-N-D " seru Selvina mengeja kata friend
" Hahahaha itu maksud gue bye " seru Kamelia sambil berlalu dari pintu kelas mereka.
Setelah Kamelia keluar kelas tak lama Renita juga Citra serta Maya dan Rifani segera menyusul ke luar kelas dan mencari mel.
" Renita kamu dah bicara sa Mel ? " tanya Rifani.
" Sudah tadi buruan kejar Mel sebelum dia jauh " seru Renita.
" Saat mereka keluar mereka tidak menemukan siapa - siapa "
" Lah mel mana ? " seru Maya.
__ADS_1
Namun saat Maya memutari tubuhnya ke belakang dia dapat melihat tubuh mel yang sedang belum bicara dengans salah satu mahasiswi di kampus itu juga.
" Guys itu " seru Maya sambil menunjuk ke arah Kamelia .
" Akh iya itu dia " seru Renita.
Kamelia saat keluar dari kelas dia tak sengaja bertemu denga Megita sesaat mereka mengobrol
" Hai .el " sapa Megita yang baru saja keluar dari kelas nya..
" Eh hai juga " sapa balik Kamelia sambil tersenyum
" Lo udah lama gak kelihatan , kemana saja sih " seru Megita kepada mel.
" Ada kok aku, hanya saja aku lebih sering baca buku di perpustakaan kok " seru Kamelia.
" Oh gitu, oh ya mau pulang " seru Megita
" Hmmmmmm " seru Kamelia sambil menganggukan kepalanya
" Gue anterin ya " seru Megita.
" Akh gak usah lah ta , yaudah aku duluan ya " pamit Kamelia kepada Megita.
" Astaga setan " seru Kamelia kaget saat berbalik sambil mengusap dadanya.
" Ya ampun Mel Cantik-cantik begini kamu bilang kita setan " seru Citra sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Salah sendiri anda berdiri di jalan saya , sana minggir saya mau jalan " seru Kamelia sambil menggeser tubuh Citra dan menarik tangan Renita keluar
Renita yang di tarik mendadak itu menurut saja.
" Lo mau bicara apa ? " tanya Kamelia saat keduanya sudah berada di taman belakang kampus.
" Gue to the point saja ya, gue tau lo sibuk jadi gue langsung bicara. " seru Renita sambil menghela nafasnya pelan.
" Jadi gini gue gak tau salah gue sama yang lain dimana sama elu, tiba-tiba lo marah sama kita lo cuek sama kita lo juga keluar dari grup chat, gue bingung jadi makanya gue nanya sama elu, apa sih salah kita sama elu " seru Renita
Kamelia tanpa banyak bicara pun dia mengeluarkan. handphonenya lalu membuka vidio yang akan di lihat oleh Renita.
" Ini lihat lah dan cerna baik-baik salah kalian dimana ? " seru Kamelia sambil menyerahkan handphonenya kepada Renita.
Seketika dia memutarnya.
__ADS_1
* Sehari sebelum kecelakaan Kamelia *
📽
" ***Woi guys gue gak habis pikir deh ternyata Kamelia itu pemilih teman, ya " seru Maya.
" Maksud kamu " tanya Citra.
" Iya dia kan lebih temenan sama itu diva cs daripada kita , masa kita di lupain sih, padahal kita baik sama dia, apa mungkin dia hanya butuh kita saat dia perluh saja gitu " seru Rifani.
" Sudah lah gak usah di pikirin yang penting Kamelia gak melewati batasnya dia juga sering kan ngumpul sama kita " seru Renita menengahi
Seketika suasana jadi hening***.
Vidio pun selesai di putar
" Gimana sudah tau kan, jadi ada yang perlu kamu jelasin, atau gak ada, kalau gak ada aku akan pergi " seru Kamelia sambil berdiri dari duduknya dan melangkah untuk keluar
Renita masih terdiam di kursi taman belakang kampus.
Tak lama Citra serta Maya dan juga Rifani datang.
" Nita gimana ? " tanya Rifani.
Renita menatap satu persatu sahabatnya itu, lalu dia berdiri dan pergi begitu saja tanpa pamit .
" Renita pergi ke arah parkiran, saat itu juga dia bisa menghela nafasnya yang kasar ? "
" Hiiiiiuuuuuuuuffff " Renita menghela nafasnya berat
Lalu tak lama ketiga sahabatnya menyusul..
" Nita sebenarnya apa sih yang terjadi " seru Rifani.
" Sudah lah Fan gak usah temenan lagi sama Mel dari pada lo buat masalah terus sama dia " seru Renita membuat Selvina bingung
" Kenapa ? " tanya Selvina penasaran.
" Kok lo ngomong gitu sih nit " seru Rifani.
" Gak apa-apa lebih baik kita pulang saja " seru Renita lalu pergi melangkah meninggalkan taman tersebut.
...💐💐💐 BERSAMBUNG 💐💐💐...
__ADS_1