
Saat Kamelia dan Yohanes sedang berada di ruang tamu sesekali Kamelia menatap Yohanes lalu berbisik.
" Yo... ini mama sama Yana beneran gak ngenalin aku..." bisik Kamelia pada Yohanes.
" Gak tau...kita lanjutkan saja dramanya..." seru Yohanes pelan.
" Kenapa kalian bisik-bisik gitu kalau mau bicara ...kasih tau aja..." seru mama Yohanes.
" Mah...mama kenapa sih gak suka sama pacar aku..." seru Yohanes.
" Siapa namamu nak...?" tanya papa Yohanes yang baru saja muncul tiba-tiba
" Elia... om..." sahut Kamelia pelan.
" Oh...Elia... nama yang bangus..." seru papa Andreas.
" Ma.... jawab pertanyaan aku yang tadi kenapa mama malahan gak suka gitu aku bawah pacar aku dirumah..
" seru Yohanes.
" Iya karna mama mau nya kamu melamar Kamelia bukan gadis ini..." seru mama Yohanes.
" Mah...mama jangan menilai seseorang dari penampilannya...saja...lihat dari sisi baiknya .. Elia ini selalu bantu aku kala aku susah mah...meskipun kami baru kembali bertemu..." seru Yohanes lalu menatap Kamelia dari samping dan menggenggam tangan kanan Kamelia.
Kamelia hanya tersenyum mendengar penuturan sang mama Yohanes.
Sesaat Kamelia tersenyum....
Setelah itu... Kamelia pun membuka suara...
" Mohon maaf tante om..jika kehadiran ku disini buat suasana gak tenang...saya izin permisi dulu tan...om..." seru Kamelia.
__ADS_1
" Tunggu..." seru mama Adriana
" Maafkan saya nak..saya gak bermaksud menghina kamu nak... saya senang kalau Yohanes mencintai kamu... maaf kan saya nak.." seru mama Adriana
" Tidak apa-apa tante...saya maklumin saja karna Yohanes juga anak laki-laki tante ..." seru Kamelia sopan sambil tersenyum.
" Sekali lagi maafin tante ya nak..." seru mama Adriana
" Ya tante aku dah maafin tante kok.." seru Kamelia.
Setelah perkenalam singkat Yohanes mengutarakan hal yang membuat keluarga kaget begitupun dengan Kamelia.
" Mah...pah... jadi begini... aku akan melamar Elia minggu depan.." seru Yohanes tiba-tiba
" Apaa.....?" kaget ketiga orang itu kecuali Kamelia dia kaget namun tak lama.
" Kenapa mendadak begini sih nak..." sahut sang mama.
" Aku gak mau kehilangan dia kembali mah... cukup 8 bulan aku kehilangan dia..." seru Yohanes sambil menatap Kamelia.
" Ya abang terserah saja kenapa harus meminta izin.." seru Yana ketus.
" Jangan ketus-ketus gitu lah dek...emang kamu gak kangen sama sahabat kamu ini..." seru Yohanes.
" Sahabat...??!!! dia sahabat aku... aku gak pernah bersahabat dengan dia... ya kenal aja enggak... baru juga ketemu abang dah bilang dia sahabat aku..." seru Yana kesel.
" Yakin kamu gak kenal sama dia... yakin dia bukan sahabat kamu..." seru Yohanes
" Hmm..iyalah... gak " seru yana sambil bersidekap tangannya di dada.
" Sayank...sepertinya Yana tidak menganggapmu sahabat bagaimana dong...." seru Yohanes
__ADS_1
" Enggak apa-apa... aku juga gak kenal sama dia..." seru Kamelia sambil tersenyum
" Ya sudah yank... lebih baik buka kacamata kamu biar Yana lihat siapa kamu sebenarnya..." seru Yohanes
Lalu ketiga orang yang terdiam tadi langsung menatap ke arah Kamelia.
Sesaat ketika Kamelia sedang membuka kacamatanya... ketiganya kaget...dan tak percaya....
" KAMELIA...." pekik mama Adriana dan Yana bersamaan..
" Mel...ini elu..." seru Yana sambil berjalan ke arah Kamelia dan Yohanes... sehingga Yoga yang berada si samping Kamelia tersingkirkan...
" Iya ini aku..." seru Kamelia...
" Kapan baliknya nak..." tanya papa Andreas.
" Kemaren om..." seru Kamelia.
" Wah jadi ini prank ..." seru mama Adriana
" Hahahahah iya lah mah.." seru Yohanes bangga.
" Gimana mah... drama kami bagus gak..." seru Yohanes
" Sangat..." seru mama Adriana
" Mama gak nyangka... ternyata kamu...ya ampun sayang tante kangen banget sama kamu..." seru mama Adriana sambil memeluk Kamelia.
" Yaudah udah sekarang kita siap makan siang dulu..." seru papa Andreas
" Yaudah kamu bantu tante ya masak oke.." seru mama Adriana pada Kamelia
__ADS_1
" Baik tante..." seru Kamelia sambil berdiri...lalu ketiga wanita itu langsung menuju dapur untuk memasak.
🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹