
" Maaf tante aku lelah banget, yaudah aku mau bobok dulu " seru Kamelia.
" Bentar dulu itu paman kamu datang sapa dulu gih " seru tante Neri lalu Kamelia menganggukan kepalanya dan menuju pintu keluar.
Kamelia menyapa keluarga paman Dirga.
" Malam paman tante " sapa Kamelia sambil mencium punggung tangan kedua paru bayah itu.
" Malam nak, " seru keduanya bersamaan
" Maaf om tan, Mel gak bisa lama-lama mel balik kamar dulu mari " seru Kamelia sambil bepamitan kepada adik papanya itu tanpa menatap kedua sepupunya yang sudah memperhatikannya sejak tadi.
Namun salah satu dari sepupunya dapat melihat tatapan Kamelia jika dia sedang menghindari kedua sepupunya itu , Dengan cepat Kamelia masuk kedalam kamarnya dan merebahkan dirinya di ranjang
...////////////...
Di ruang keluarga
" Bagiamana perkembangan perjodohan Kamelia denga anak teman kamu Hen ? " tanya pama Dirga pada Hendra
" Lancar paman kelihatannya kesuanya sudah dekat sekali, " seru Hendra.
" Benarkah begitu " seru Paman Dirga tak percaya,
" Wah bagus dong kalau begitu" seru tante miska.
" Iya tante dna kabar gembiranya minggu depan mereka akan mengadakan pertunangan " seru Hendra membuat pasutri itu kaget.
" Lah kenapa tidak memberitahukan pada paman, " seru pama Dirga.
" Maunya sih lusa ngasih tau paman, tapi karna paman sudah di sini ya sekalian saja " seru Hendra santai.
" Jadi begitu, kalau paman gak datang kamu gak kasih tau nunggu hari lusa kamu baru kasih tau " seru paman Dirga.
" Iya gitu deh " seru Hendra santai.
" Setidaknya kamu kasih tau paman, siapa tau paman bisa bantu sedikit dana gitu " seru paman Dirga.
" Sebelumnya Hendra mintak maaf paman, Hendra sama Key sudah mengatur segalahnya untuk adik Hendra jadi paman gak usah khawatir soal dana kami bisa atur kok paman, nantik kalau kurang kami bisa memintak tolong pada paman lain waktu " seru Hendra sambil tersenyum
" Hmmm baik lah " seru paman Dirga kecewa.
__ADS_1
" Setidaknya kamu sudah tau " seru papa Kamelia
" Iya mas, lalu Kamelia bagaimana dia setuju kan ! " seru paman Dirga khawatir dengan keponakannya yang dia tau keras kepala itu.
" Tenang saja paman justru Kamelia juga sudah tau dan dia setuju 45 " seru Hendra bahagia
" Hmmm baik lah kalau begitu " seru paman Dirga.
" Jadi apa yang bisa paman bantu " seru paman Dirga pada Hendra.
" Cukup doanya saja paman " seru Hendra membuat paman Dirga langsung mendengus kesel
" Kamu di tanya serius malah begitu jawabannya " seru paman Dirga.
" Ya begitu lah " seru Hendra sambil tersenyum hangat
" Gak apa-apa lah paman biar terlihat fit aja pas hari H nya tiba nantik " seru Hendra santai.
" Oh y paman nginap ?" tanya Hendra pada pamannya itu
" Iya kalau dinizinkan " seru pamannya bercanda.
" Hahahahaha oke " tawa pamannya pecah seketika.
" Paman baik-baik saja kan " seru Hendr.
" Tentu Hen " seru paman Dirga santai membuat yamg lainnya hanua tersenyum saja.
" Tumben ini Audry diam saja " seru Hendra.
" Habis gak ada yang mau ngajak Audry ngomong bang yaudah lah Audry diam saja " seru Audry pada Hendra.
" Kasihan sekali adik abang ini " seru Hendra sambil berdiri dan menuju dapur
" Hahaha" tawa yang lain pecah
" Eh Audry tante mau nanya deh sama kamu boleh " seru tante Neri pada Audry.
" Boleh lah tante " seru Audry menatap tantenya itu
" Kamu baik-baik saja kan sama sepupu - sepupu kamu , kaluan gak lagi musuhan kan " seru tante Neri
__ADS_1
" Hubungan kami lagi renggang tante, apa lagi ini nih tan sama Kamelia " seru Audry sambil melirik ke arah Ardhania.
Nia yang di lirik datar itu hanya berdiam diri saja.
" Kenapa begitu apa kalian ada masalah " seru tante Neri
" Iya bukan aku tan dia tuh " seru Audry sambil menunjuk ke arah Nia dengan dagunya.
" Nia kamu ada masalah apa sama Kamelia ? " tanya tante Neri dan Mamanya saja hanya menatap ke arah kedua anaknya.
" Hanya salah paham tante, " seru Ardhania cuek
" Kamu yang salah faham atau Kamelia, kalau mel tante tau dia gak akan lama marah sama orang tante tau betul sifat Kamelia itu " seru tante Neri membuat Ardhania terdiam
" Maaf ya tante bukanya nasehatin kamu atau membela Kamelia tapi tante tau jika mel kalau marah itu dia gak lama tante tau dia selalu mengontrol amarahnya " sambung tante Neri
" Tante benar Kamelia memang akan marah jika orang lain akan ganggu kehidupannya. " seru Audry.
" Kalau Audry sih gak ada masalah sama Kamelia, tapi dia kek menghindari Audry tan " sambung Audry.
" Kalau itu tante tau kenapa dia menghindarin kamu, itu karna si kembar W gak mau kalau mel dekat sama kamu " seru tante Neri membuat Audry tertawa.
" Hahahhaha ada-ada saja mereka tan, perasaan aku jarang lo ketemu mel tapi sekali ketemu dua gadis itu malah posesif sekali " seru Audry.
" Untung mereka bertiga sudah tidur " seru tante Neri.
" Iya sih " seru Audry.
" Yaudah kalian masuk kamar gih istirahat besok kalian bantu-bantu ya " seru tante Neri dan dianggukan kepala oleh Audry
" Oke tante siap laksanakan " seru Audry sambil berjalan menuju kamar milik Kamelia saat masuk kedalam kamar keduanya dapat melihat ketiga sepupunya sedang tertidur
Dia mendekat ke arah Kamelia dan berbisik
" Gue gak nyangka lo bisa sembunyikan luka di hati lo tanpa memberitahukan yang lain salut gue " bisik Audry membuat Ardhania heran dengan saudarinya itu .
Lalu keduanya langsung tertidur di samping Kamelia.
Keduanya memang suka mengganggu Kamelia kalau sedang tidur namun kali ini tidak karena mereka tau sikon saat ini
...🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼...
__ADS_1