PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
SURPRISE UNTUK KAMELIA DARI PARA SAHABAT


__ADS_3

Keesokan harinya Kamelia berangkat kekampus dengan hati yang sangat bahagia, dengan diantarkan oleh sang suaminya.


" Sudah siap belum " seru Yufrans sambil menatap sang istri dengan sangat bahagia.


" Ahahahahha sudah dong " seru Kamelia sambil tersenyum bahagia


Kamelia meraih handphonennya dan tasnya lalu pergi bersama suaminya.


" Abang " panggil Kamelia saat melihat suaminya menggandeng lengannya.


" Ya kenapa yank ? " tanya Yufrans sambil mneoleh sebentar ke arah istrinya lalu keduanya melanjutkan langkah mereka.


" Hmmm perasaan aku kok gak enak ya " seru Kamelia kepada suaminya.


" Hmmm sudah lah gak usah banyak pikiran yank " seru Yufrans sambil menaiki motornya diikuti oleh Kamelia.


Lalu Yufrans mengatakan Kamelia ke kampus, Sesampai di kampus Kamelia menatap Sekar yang baru saja datang namun Sekar tak menatap dirinya.


Kamelia pun hanya bersikap jutek saja, sambil menicum punggung tangan sang suami dan berpamitan untuk masuk


Sesampai di kelas Kamelia duduk di samping Diva yang sedang memainkan handphonennya, sekilas Diva menatap wajah Kamelia , nanu lalu dia menatap layar handphonennya, Kamelia melihat sekelilingnya.seketika pandangannya tertuju pada Indriani yang baru saja masuk kedalam kelas.


" Hai Mel " sapa Indriani


" Iya hay " seru Kamelia singkat.


" Baru datang Mel " seru Indriani sambil duduk di kursi depan Kamelia dan menghadap ke arah Kamelia.


" Iya " seru Kamelia sambil melipat kedua tangannya di dada.


Taka lama Kinanti datang dan bergabung bersama keduanya


" Pagi Mel pagi Indriani " seru Kinanti sambil bertoa ria alah sahabat kepada Meli dan Indriani


" Pagi juga " seru keduanya bersamaan.


" Kamu kenapa cemberut gitu ? " tanya Kinanti pada Kamelia.


" Aku lagi sakit gigi " seru Kamelia sambil menyentuh pipi kirinya.


" Sakit ya " seru Kinanti seraya meledek


" Gue doain lo juga ngerasain apa yang gue rasakan saat ini " seru Kamelia sambil menatap tajam ke arah Kinanti


" Uhhh takut " ledek Kinanti sambil berdiri dan berlalu meninggalkan kamelia yang terlihat kusut dan datar itu.


Tak lama dosen masuk dan memulai semuanya materi perkuliahan


Setelah beberapa jam kemudian berakhirlah perkuliahan di jam pertama, tinggal menunggu jadwal setelah dzuhur


Kamelia keluar kelas dengan cepat tanpa menghiraukan panggilan dari teman-teman nya dengan tatapan datar dan juga ketus dia keluar kelas lalu menuju ke ruangan perpustakaan.


Di sana dia sedang asik mengotak atikan laptopnya sambil menatap datar sekitarnya


Saat Kamelia sedang fokus tiba-tiba handphonennya yang berada di atas meja bergetar, Kamelia menatap id penelfon


" Diva ,,,, !!! ngapain dia nelfon aku " seru Kamelia sambil menatap.layar tersebut namun bukannya dia mengangkat tapi dia hiraukan. dia kembali fokus dengan layar laptopnya


Tiba-tiba handphone Kamelia kembali berdering dengan nama yang sama juga Kamelia masih tak menjawab.


Saat itu juga Kamelia sudah tidak peduli lagi dengan sikap teman-teman nya itu mau bagaimana pun dia gak ambil pusing lagi urusan teman-teman nya.


Dia sangat kecewa


" Lebih baik aku matikan saja handphone aku " gumam Kamelia sambil menarikan handphonennya


Kamelia benar-benar mematikan handphonennya


Dia sudah gak peduli dengan sifat teman-teman nya itu


Namun saat Kamelia hendak menon aktifkan handphonennya tiba-tiba handphone itu kembali bergetar namun dengan nama yang berbeda,


" Safira " gumam Kamelia sambil memijit keningnya.


Dia hendak mengangkat tapi dia urungkan


Handphone di tangan Kamelia kembali bergetar dengan nama Safira di layar tersebut..

__ADS_1


Kamelia tak menghiraukan nya.


Tak lama sebuah notifikasi masuk ke handphone Kamelia


📩 " Mel plisss... angkat telfon dari aku... ada yang perlu kita bahas sama kamu, jangan marah atau benci kita ya " isi Safira


Kamelia hanga membacanya saja lalu Kamelia mematikan layar laptopnya dan bergegas keluar perpustakaan dia berjalan ke arah kantin namun tak melihat ketujuh sahabatnya itu, dia hanya duduk sambil meletakan laptop nya di atas meja.


" Kemana mereka ? " gumam Kamelia sambil meneliti sekelilingnya.


Namun juga tak satu pun sahabatnya.


" Apa mereka ke dalam kelas " seru Kamelia sambil melangkah menuju kelas.


Namun juga tak melihat kehadiran ketujuh sahabatnya itu


Di lain tempat


" Gimana guys lo udah nelfon Meli belum ? " seru Selvina pada Diva


" Udah tapi gak diangkat sama dia " seru Diva


" Biar ku coba yang telfon " seru Safira kepada yang lainnya.


Safira pun menxoba menelfon Kamelia namun juga tak di jawab


" Sama aku pun tak diangkat aku coba kirim pesan ya " seru Safira lemes.


Tak lama Safira mengirim pesan kepada Kamelia


" Sudah di baca tapi gak di balas " seru Safira kecewa.


" Ada satu cara yan bisa buar Kamelia bisa menemui kita " seru Diva tiba-tiba


" Apaan Va " seru yang lainnya penasaran


" Karena aku tau se marah-marahnya Meli dia pasti gak ingin sahabatnya itu hancur juga bertengakat atau sakit pasti dia akan turun tangan membantu walau hanya lewat kata-katanya saja " seru Diva.


" Ya caranya gimana ? " tanya Selvina yang putus asa


" Milly lo coba telfon deh Kamelia gue tau lo lagi ada masalah kecil sama dia guebyakin dia akan jawab telfon dari elo " seru Diva pada Milly


" Ya udah kalau kalian dmgak bisa biar aku saja " seru Vanessa sambil berdiri dari duduknya dan menjauh pergi meninggalkan sahabatnya yang bingung itu


Vanessa pergi menuju kelasnya.


Sesampai di kelas dia sudah melihat Kamelia yang duduk di tempatnya.


" Mel " panggil Vanessa dengan nada lembutnya


Kamelia menoleh dan melihat ke arah Vanessa yanv menatapnya.


Namun cepat-cepat kamia kembali menatap.layar laptopnya.


" Ada apa ? " tanya Kamelia tampa menoleh.


" Kamu masih anggap kami sahabat gak ? " tanya Vanessa tiba-tiba seketika ucapan Vanessa menghentikan aktivitas Kamelia lalu menatap tajam ke arah Vanessa


" Masih kok kenapa ? " tanya Kamelia sambil menatap Vanessa yang juga menatapnya.


" Tadi kamu di telfon sama Diva juga Safira kenapa gak diangkat " seru Vanessa


" Tadi itu aku lagi perpustakaan terus pas aku mau balas pesannya Safira handphonennya aku mati noh aku sedang ngecas itu jyga mati dayanya lihat aja nih " seru Kamelia sambil menunjukan handphonennya yang mati itu


" Nah kan dayanya sedikit " seru Kamelia saat handphonennya sudah terisi 5%


" Maaf ya aku kira kamu gak mau lagi temenan sama kita " seru Vanessa


" Hmmmm " seru Kamelia sedikit kecewa dengan kata-kata Vanessa yanv mengatakan temenan.


" Jadi selama ini aku hanya teman bagi mereka gak apa-apa " seru Kamelia dalam hatinya sambil terus menatap layar laptopnya


" Yaudah ikut aku yuk " seru Vanessa sambil menarik lengan Kamelia dengan senyuman khasnya.


Vanessa dengan semangat membawa Kamelia ke arah taman.


Sesampai di taman Kamelia terpaku dengan ketujuh sahabat itu yang sudah menyiapkan kejutan buat dia.. Namun Kamelia hanya terdiam sesaat saat sudah mendekat ke arah keenam sahabat itu dengan Vanessa berada di tengah mereka.

__ADS_1


" Aku sudah berhasil membawa Meli kemari dan kalian bisa selesaikan masalah yang ada dengan kalian saat ini juga aku gak mau dalam persahabatan kita ada permusuhan aku gak suka ada yang saling diam-diaman kayak kemaren-kemaren kalah salah satu dari kita ada salah di KASIH TAU bukan hanya di pendam saja PAHAM TIDAK " seru Vanessa sambil menekankan kata-katanya.


" Paham bukkk " ledek yang lainnya bersamaan.


Lalu mereka menatap ke arah Kamelia.


Sedangkan yang di tatap hanya menatap mereka dengan tatapan datar nya saja tanpa senyuman sedikit pun tak terlihat di wajah Kamelia itu,


" Mel " panggil Vanessa kepada sahabatnya itu


" Ada yang ingin kamu katakan atau kamu tanyakan ? " tanya Vanessa pada Kamelia.


" Gak ada aku hanya kaget saja dengan tampang kalian yang kayak zombiie ini ada apa kenapa wajah kalian seperti kelemahan begitu " seru Kamelia lalu tatapan ke arah saru meja namun dengan cepat dia mengerti.


" Baik lah kalian gak perlu jawab aku sudah mengerti.,,, sebelumnya aku mintak maaaf sama sifat aku yang kalian gak suka maaf , dan juga maaf kalau aku ada salah baik di sengaja maupun tidak di sengaja aku mintak maaf sebesar-besarnya maafin aku " seru Kamelia sambil menunjukan kepalanya.


" Kalian dengar sendiri Kamelia sudah bicara sekarang kalian mau bilang apa ? " seru Vanessa


" Mel gak ada yang perluh dimaafkan dalam persahabatan kita semuanya kita hadapi bersama " seru Selvina sambil menepuk bahu sahabatnya itu, Kamelia menoleh dan menatap ke arah Selvina sambil tersenyum lalu memeluk Selvina


" Aku kangen sama kalian " seru Kamelia dalam pelukan Selvina.


" Aku juga " seru Selvina sambil membalas pelukan Kamelia.


" Kita juga " seru Diva dan si kembar S bersamaan.


Lalu ketiganya berhambur kedalam pelukan Kamelia.


" Hmmmm so sweet.. " seru yang lainnya , Tak lama pelukan itu terlepas saat mendengar Kamelia kesusahan bernafas


" Astaga kalian tau kalau Meli itu punya riwayat asma kenapa di peluk erat dia nya " protes Vanessa


" Aku juga mau di peluk dong aku kan sejak tadi berpidato " seru Vanessa sambil memeluk Kamelia dan bebrisik


" Mel tatap wajah 2 sahabatmu itu yang di belakang aku mereka merasa bersalah ke kamu Mel " bisik Vanessa kepada Kamelia.


Dengan wajah datar nya Kamelia menatap satu persatu sahabatnya dengan wajah datar dalam posisi masih memeluk Vanessa, seketika dia tersenyum lebar kepada Sekar juga Milly yang menatapnya


" Kalian gak mau meluk aku gitu yaudah kalau gak mau aku mau seret Vanessa aja kedalam kelas " seru Kamelia sambil menatap Vanessa yang melepaskan pelukannya


" Kita mau kok apa boleh " seru Sekar sambil menyeka air matanya.


" Boleh dong sini " seru Kamelia sambil merentangkan tangannya.


Keduanya berhambur ke pelukan Kamelia.


" Kangen " seru kedua sahabat Kamelia tersebut.


" Aku juga " seru Kamelia dengan senyuman


" Sudah-sudah guys kita mau kasih surprise nih Mel ini semua dari kita kita kok buat kamu " seru Diva


"Ayo Mel dekatan sini dan make a wish dulu " seru Diva , lalu Kamelia pun mengikuti kata-kata Diva


Lalu Kamelia meniup lilin nya.


" Terimakasih buat semuanya kalian terbaik " seru Kamelia bahagia lalu mereka pun mengabadikan moment tersebut dengan sangat bahagia dengan bersama kembali seperti semulaj tanpa ada perang dingin dan saling diam antara sesama sahabat


" Sama-sama Meli " seru yang lainnya bersamaan


Lalu Kamelia menyuapkan kue tersebut kepada ketujuh sahabat itu satu persatu mereka dengan sendok yang sama juga piring yang sama mereka menerima suapan Kamelia sambil mengabadikan momentum tersebut.


" Akan kuingat semua ini dengan doaku untuk kesuksesan kalian karna kalian yang terbaik buat ku " gumam Kamelia dalam hati sambil menatap ke arah sahabat - sahabatnya.


" Mel " seru Vanessa sambil menepuk bahunya


" Ya " seru Kamelia singkat lalu menatap ke arah Vanessa


" Kantin yuk " ajak Vanessa pada Meli


" Boleh deh " seru Kamelia sambil melirik jam tangannya 🕚


" Udah jam 11.00 guys makan siang dulu yuk " seru Kamelia pada lainnya.


" Aku traktir nasi goreng mau gak " seru Kamelia


" Boleh deh " seru yang lainnya bersamaan.

__ADS_1


Lalu mereka ke kantin dan memesan nasi goreng buat mereka makan bersama di kantin dengan penuh tawa juga bahagia yang Kamelia rasakan saat itu juga.


...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...


__ADS_2