PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
CUEKNYA KAMELIA


__ADS_3

* Seminggu Kemudian *


Setelah hari pernikahan dan resepsi sang kakak Kamelia sudah kembali ceria seperti dulu... dia pun juga sudah jarang bertemu dengan Yohanes... karna kamelai sedang tidak ingim bertemu dengannya....


Saat ini Kamelia sedang duduk di sebuah taman kampus... dan saat itu juga... seseorang datang dam menepuk bahunya.


" Woi .... melamun bae lo..." seru oemag tersebut.


" Astaga Maya.aaaaa...." pekik Kamelia saat dia hampir terjingkat kebelakang


" Lo bisa gak sih gak usah ngagetin gue... lo tau gue punya penyakit jantung malah lo buat gue jantungan... lo mau gue mati muda apa..." cerocos Kamelia kesel...


" Iya maaf gue gak sengaja..." seru Maya merasa bersalah.


Kamelia tak menanggapi dia justru pergi meninggalkan Maya yang merasa bersalah itu


Kamelia sanga kesel dan jengkel... Kamelia memang memiliki riwayat jantung sejak lahir... Namun tidak terlalu parah...


Meskipun begitu akan sangat berbahaya jika Kamelia di kaget kan...


Kamelia pun pergi menuju kelasnya... di kelas di hanya bersikap dingi dan tanpa ekspresi...


Sesaat Diva menatapnya dengan tatapan bingung.


" Ada apa lagi dengan anak singa ini..." gumam Diva dalam hati.


( Wah jahat kamu div...ngatain teman nya anak singa)


Kamelia menatap Diva lalu.


" Jangan mengumpat saya di dalam hati... jangan jadi pengecut kamu kalau suka ngomongin orang di belakang... hanya orang yang tak berpendirian yang suka ngumpatin orang dalam hatinya..." seru Kamelia ketus pada Diva.

__ADS_1


Diva pun kaget. ... seakan Kamelia tau apa yang dipikirkan oleh Kamelia.


Setelah mengatakan itu Kamelia pindah tempat duduk... dia berjalan ke arah Renita.


" Maaf kamu bisa duduk di situ gak saya mau duduk dekat Renita... kita boleh tukar tempat..." seru kamelia pada teman sebangku nya Renita.


" Hmmmm boleh " seru gadis itu lalu beranjak dari duduk nya .


Setelah itu Kamelia duduk di samping Renita.


" Huuuuuuufff..." Kamelia menghela nafasnya kasar.


" Kamu kenapa.....?" tanya Renita.


" Sedikit oleng ini kepala...." seru Kamelia.


" Hmmmmm udah minum obat ..." seru Renita.


Karna dosen sudah memasuki kelasnya.


Tak lama jam istirahat pun berlalu... saat ini Kamelia sedang sibuk dengan laptopnya... Sekilas dia menatap Selvina... Namun cepat- cepat Kamelia memalingkan wajahnya.


" Hmmmmm dasar bermuka dua..." seru Kamelia dalam hatinya sambil sibuk dengan laptop kesayangannya.


Sesaat Kamelia langsung menutup laptopnya dan bergegas pergi.... Namun saat dia keluar kelas dia berpapasan dengan Maya dan Rifani...


Namun Kamelia tak menghiraukan kedua temannya itu.


Dia pun melewati keduanya...


" Mel...." panggil Rifani..

__ADS_1


" Apa..." sahut Kamelia tanpa berbalik.


" Kamu kalau ada masalah sama kita ngomong mel... jangan bersikap cuek begini..." seru Rifani.


" Kamelia tak menjawabnya dan dia pun langsung pergi..."


Dengan sombong nya Kamelia tak menjawab sapaan teman-temannya yang lain.


Membuat teman-teman Kamelia jengah dengan sikapnya yang aneh.


Sesaat Kamelia menatap teman-temannya Namun dengan dia tak menghiraukan mereka.


Dia duduk tanpa menoleh kemana pun lalu dia melihat ke sana. kemari...


Seseorang datang menepuk bahunya.


" Hai..." seru orang itu sbil menepuk bahu Kamelia.


" Hmmmmmm" dehem Kamelia sambil menoleh dan melihat ke arah orang yang menepuk bahunya.


" Ngapain sih duduk sendirian..." seru orang tersebut.


" Kamu ngapain duduk di sini... kan masih ada tempat kosong di sana..." seru Kamelia sambil memperhatikan tempat kosong.


" Aku hanya ingin dekat dengan kamu seperti dulu mel... apa gak boleh aku disini bareng kamu..." seru orang itu yang tak lain tak bukan adalah Riska.


" Enggak...kalau kamu gak pindah aku.... yang pergi..." seru Kamelia sambil berdiri dar duduknya.


Dan akhirnya kamelia pergi meninggalkan riska.


🍂🍂🍂 BERSAMBUNG 🍂🍂🍂

__ADS_1


__ADS_2