
Setelah sampai di toilet dia langsung masuk dan menatap ke arah Nayra yang sedang menghadap ke arah kaca,
" Ehemmm " dehem Kamelia seketika Nayra menatapnya.
" Maaffin teman saya ya, dia gak sengaja tadi " seru Kamelia
" Iya gak apa-apa aku tau ko dia tadi sengaja numpahin sbal di bajuku " seru Nayra datar.
" Hm sekali lagi maaf ya " seru Kamelia tak enak hati
" Enggak apa-apa kok lagian dia gak salah kok karna tadi aku natap kamu begitu tajam jadi dia ngira aku mungkin mau ngebarin bendera perang sama kamu " seru Nayra.
" Hahahahah ini tisu " seru Kamelia sambil tertawa kecil dan memberikan sekotak tisu.
" Aku tuh jadi pengen deh di tumpahin sambal terus sama teman kamu itu " seru Nayra.
" Lah kenapa begitu " seru Kamelia sambil tersenyum
" Iya karna aku bisa bicara sama kamu seperti ini, kita gak berantem terua kayak biasanya " seru Nayra jujur dan tulus.
" Astaga kamu ini bisa-bisanya mikir kek begitu kan bisa dengan cara biasa aja kan kalau mau bicara " seru Kamelia.
__ADS_1
" Gak bisa lah biasanya juga kamu selalu menghindar dari aku " seru Nayra.
" Lah iya ya aku kok jadi gini sih " seru Kamelia heran dengan dirinya sendiri
" Iya kamu kan biasanya aku panggil dengan sebutan kulkas makanya kita sering bertengkar ya kan " seru Nayra.
" Tapi sekarang gak lagi deh aku mau damai aja sama kamu " sambung Nayra
" Hmmm begitu, tapi kamu yakin ini mau berdamai sama aku " seru Kamelia ragu
" Jangan ragu begitu lah aku itu bukan hanya ingin berdamai sama kamu, tapi aku juga mau teman sama kamu kek yang lainnya , " seru Nayra tulus.
" Lah kenapa harus berteman dengan saya, kan di jurusan akutansi banyak tuh teman-teman cewek jyga cowok kenapa harus temenan sama saya coba " seru Kamelia bingung.
" Enggak juga kok, aku juga sering kok bersikap dingin dan datar sama sahabat aku kok " seru Kamelia.
" Ya kalau mood kamu lagi baik kamu pasti hangat tapi kalau mood kamu lagi buruk pasti datar gitu tampang kamu " seru Nayra
" Hahahhahaha kamu benar banget " seru Kamelia tanpa sadar.
" Jadi benar dia Lia senyumannya itu ya ampun ini beneran lianya aku ya benar ini Lia aku pengen peluk tapi apa dia masih ingat sama aku " gumam Nayra dalam hatinya
__ADS_1
" Aku mau nanya boleh gak " seru Nayra
Dan saat Kamelia ingin menjawab tiba-tiba handphone nya berdering
" Haaaa Renita " gumam kamelia pelan namun masih dapat di dengar oleh Nayra
📱 " Hallo Nita ada apa ? " tanya Kamelia saat telfon sudah tersambung
📱 " Hallo lo dimana woi bentar lagi dosen masuk ini " seru Renita
📱 " Iya iya gue ke dana sekarang " seru Kamelia sambil mematika sepihak telfonnya.
TuT.
" Yaudah Nayra aku mau masuk kelas dulu ya kamu jangan terlalu lama di toilet " seru Kamelia sambil tersenyum ke arah Nayra
Lalu dia pamit dan pergi meninggalkan Nayra sendirian di toilet.
Setelah kamelia pergi Nayra tersenyum
" Akhirnya aku bisa melihat senyum itu kembali, eh tapi aku harus tanyakan dulu hal ini kepada Alisa dia yang pasti tau hal ini, dia tau kalau Lia masih hidup ya Alisa aku harus pastikan tentang Lia benar. " gumam Nayra salam hati sangat yakin sekali dengan perasaannya itu.
__ADS_1
...🏵🏵🏵 BERSAMBUNG 🏵🏵🏵...