
Lalu Kamelia pun pergi ke toilet
Di sana dia hanya termenung sesaat apa iya aku bisa hidup dengan satu ginjal ini, secara aku gak bisa ngasih suami aku momongan akh gimana nih aku belum bisa jujur sama dia maafin aku bang " seru Kamelia sambil terisak.
Lalu dia menatap arloji nya diapun membasuh wajahnya lalu keluar dari toilet dengan wajah yang sudah agak mengering dari air matanya barusan yang mengalir tiba-tiba dari pelupuk matanya Kamelia.
...****************...
Sesampai di kelas Kamelia duduk di samping Diva.
Diva memperhatikan Kamelia sesaat dia tau kalau Kamelia habis menangis
Dia pun mendekat dan berbisik
" Kamu habis menangis ya " bisik Diva pelan
" Enggak siapa yang menangis sih ? " kilah Kamelia
" Kamu lah masa hantu !!! " bisik Diva lalu menjauhkan tubuhnya dari Kamelia saat melihat seorang paru baya masuk kedalam kelas
Seorang dosen masuk dan memulai perkuliahan.
S
K
I
P
__ADS_1
Satu jam berada di kelas kini saat nya jam kuliah Kamelia pun akhirnya berakhir.
Dengan cepar Kamelia merapikan barang-barang nya san pamit kepada sahabat-sahabatnya untuk pulang..
" Guys aku duluan ya " seru Kamelia..
" Oke meli hati-hati ya " seru yang lainnya bersamaan.
Kamelia hanya melambaikan tangannya saja
Dengan cepat Kamelia meninggalkan kampus dan berjalan menuju taman yang berada di pinggir danau
Di taman yang tak jauh dari kampus Kamelia berjalan ke arah sana,
Di sana. Kamelia bisa menenangkan hati dan pikirannya.
" Huuuuu hmmmm " Kamelia mengehela nafasnya dengan kasar.
" Hanya satu yang bisa kamu lakukan yaitu perbanyak lab berdoa " seru seseorang yang tiba-tiba muncul dan duduk di samping Kamelia
" Hai perkenalkan nama aku SARAH PUTRI DARFIN " seru gadis yang bernama Sarah itu sambil mengulurkan tangannya kepada Kamelia.
" Kamelia " seru Kamelia sambil menerima uluran tangan Sarah.
" Saya senang bisa bertemu dengan anda nona " seru Sarah lasa Kamelia.
" Tapi saya tidak senang bertemu dengan anda " seru Kamelia jujur.
" Kenapa ? " tanya Sarah
__ADS_1
" Karna saya itu gak suka ada orang yang tau masalah saya " seru Kamelia
" Saya tau, saya seorang psikolog jadi saya mengerti keadaan kamu " seru Sarah.
" Hmmmm pantasan saja kamu tau isi hati saya " seru Kamelia
" Tidak juga saya hanya menebak saja, tapi jika itu benar maka kamu orang pertama yang bisa saya baca isi hatinya " seru sarah.
" Hmmmm " dehem Kamelia.
" Baik lah jangan sedih kamu harus sabar dan iklasin semuanya " seru Sarah menguatkan hati Kamelia.
" Hmmm aku selalu sabar juga iklas kok " seru Kamelia.
" Iya aku paham , kalau di lihat dari bawaan kamu itu sebenanrnya kamu itu humoris tapi tertutup dengan apa yang saat ini jadi beban pikiran kamu aku bisa lihat dari aura wajah kamu , kamu juga sudah menikah dan masih wangi melati " seru Sarah.
" Iya kamu benar aku sudah menikah , " seru Kamelia
" Wah selamat ya " seru Sarah sambil mengulurkan tangannya
" Terimakasih " seru Kamelia menerima uluran tangan Sarah.
" Baik lah jangan sedih lagi lebih baik kamu bawah santai aja " seru Sarah
" Hmmm terimakasih , kalau gitu aku mau pamit , sekali lagi terimakasih atas suppornya sampai jumpa " seru Kamelia sambil berdiri san pamitan kepada Sarah
" Oke sampai jumpa juga " seru Sarah sambil tersenyum
Lalu Kamelia dan Sarah akhirnya berpisah di taman itu
__ADS_1
...🌻🌻🌻 BERSAMBUNG 🌻🌻🌻...