
Beberapa jam kemudian mereka sampai di tempat camping
" Akh akhirnya sampai juga di sini ukhhh lelah aku lelah " seru Kamelia sambil merenggangkan kedua tangannya
" Ish dasar ya kamu rese betul dah " seru Susan sambil menatap tajam ke arah Kamelia.
" Ish gak bisa apa lihat orang bahagia dikit napa sih ? " gerutu Kamelia pada Susan
" Udah Mel sini aja sama kakak kalau gitu " seru Elda sambil mendekat ke arah keduanya lalu menarik lengan Kamelia dan menjauh dari Susan dan juga Jesti.
" Heiii Elda adik gue napa lo tarik ke begitu " seru Susan protes
" Ngamuk Dia kak " seru Kamelia sambil tersenyum kepada Elda
" Biarin saja " seru Elda sambil tersenyum.
" Haahahahahhaah gak apa-apa nih singa 🦁 ngamuk " bisik Kamelia di telinga Elda
" Gak apa-apa kok " seru Elda sambil berjalan ke arah tenda yang sudah berdiri tegak itu
" Udah jadi tendanya guys " seru Elda pada 2 pria itu
" Sudah dong " seru Bima senang
" Thanks ya " seru Elda lembut
" Bisa lembut juga Lo kalau ngomong " sindir Bima pada Elda
" Berisik Lo gak usah banyak ngomong " seru Elda sambil berjalan ke arah Susan dan Kamelia.
" Mel" panggil Elda yang baru datang .
" Iya kak ada apa kak? " seru Kamelia sambil menatap ke arah Elda yang baru saja bergabung bersama yang lainnya.
" Kamu ngapain duduk samping Dia " seru Elda sambil menatap ke arah Susan, Susan yang di tatap seperti itu langsung menatap tajam ke arah Elda, sedangkn Elda yang di tatap tajam begitu hanya nyengir saja.
" Ngapain lo natap gue begitu " seru Elda pada Susan.
" Haduuuuh brantem mereka nih " seru Bisma menggerutu kesel
" Enggak kita gak berantem tapi kita ngomong aja kok " seru Susan.
" Mel " panggil Susan pada Kamelia.
" Ya " seru Kamelia sambil menatap ke arah Elda yang sedang berbicara dengan Jesti
" Ish Meliiii " teriak Susn kesel.
" Apa kak " seru Kamelia sambil berjalan dengan lesu ke arah Susan.
" Astaga nih anak lesu amat kayak gak makan seharian aja sih" seru Susan kesel.
" Ada apa kak? " tanya Kamelia saat dia sudah mendekat ke Arab Susan.
" Kamu jangan dekat-dekat sama Elda nantik kamu di buat rempeyek sama dia " seru Susan sambil menarik lengan Kamelia
__ADS_1
Kamelia yang di tarik tiba-tiba hanya bersikap pasrah saja saat di tarik begitu saja
Namun berbeda lagi dengan Elda dan Jesti, hanya menatap datar wajahnya Susan.
" Ngapain ngelihatih gue kek begitu " seru Susan yang duduk di samping Kamelia.
Kamelia berdiri dari duduk nya dan berjalan ke arah Renita...
" Nita lo mau kemana...??? " tanya Kamelia sambil duduk di samping Sekar.
" Gue ke toilet bentar,,, lo mau ikut gk?? " seru Renita pada Kamelia.
" Boleh deh gue ikut sekalian " seru Kamelia sambil berdiri dari duduk nya, saat hendak berdiri tiba-tiba lengan Kamelia di cekal oleh Sekar.
" Mau kemana,,, baru juga datang udah mau pergi lagi " seru Sekar
" Toilet bentar " seru Kamelia sambil berdiri
Saat Kamelia hendak beranjak tiba-tiba terdengar suara Diva.
" Kalau kamu datang hanya untuk pergi kenapa kamu datang hanya untuk memberi luka " seru Diva sambil memainkan handphonenya.
Kamelia merasa tersindirpun akhirnya pergi bersama Renita dia tak menghiraukan kembali perkataan atau sindiran dari Diva.
Setelah kepergian Renita dan Kamelia ,,, Selvina mendekat ke arah Diva
" Lo apa-apa an sih ngomong gitu " seru Selvina sambil menabok bahu Diva.
" Gak apa-apa " seru Diva cuek.
"Aneh banget lo tau gak " seru Selvina kesel
" Minum baygon cair aja " seru Sekar
" Yeeeee bukan nya sehat malah nyawa aku yang melayang " seru Sahara dengan wajah yang ditekuk macam anak ayam
Di sisi lain
" Mel... lo hari ini tidur sama siapa ikut tim kita apa senior kita?? " tanya Renita pada Kamelia yang baru saja keluar dari toilet....
" Aku kan panitia aku ikut Tim nya kak Susan deh " seru Kamelia sambil melihat wajah Renita yang tampak tidak suka dengan perkataan Kamelia barusan.
" Kenapa?? " tanya Kamelia saat melihat perubahan wajah Renita.
" Lo nanya ke gue... gue kenapa... lo tau gue gak suka lihat lo sama senior kita itu paham gak sih?? " seru Renita dengan nada tinggi nya.
Kamelia paham dengan ke tidak suka an Renita kepada senior nya itu,,, karena Renita menyukai Renof sang ketua BEM tersebut.
Namun cintanya bertepuk sebelah tangan saat tau Renof menyukai Jesti senior mereka yang sangat di benci oleh Renita.
Back
Sesaat Kamelia terdiam lalu dia pun pergi meninggalkan toilet dengan Renita masih berdiri di depan pintu masuk keluar toilet
Renita yang di tinggal pun hanya terdiam dan menatap lurus kepergian Kamelia
__ADS_1
Namun Kamelia tidak benar-benar pergi dia berdiri di belakang pintu,,, saat Renita keluar dengan wajah kesel, baru lah Kamelia muncul dari balik pintu dan menatap nanar punggung sahabat kecilnya itu.
" Huuuffffr " Kamelia menghela nafas dengan teratur.
" Sungguh ini ujian kesabaran buatku " gumam Kamelia pelan lalu dia pun meninggalkan toilet
Renita cs
" Kenapa lo? " tanya Sekar pada Renita yang sudah bergabung bersama yang lain.
" Gak apa-apa gue " seru Renita santai
" Meli mana? " tanya Selvina
"Lah bukannya udah keluar sejak tadi " seru Renita
Yang lain saling menatap satu sama lain.
"Kok pada lihat-lihatan sih " seru Renita sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Saat mereka sedang kebingungan tiba-tiba Kamelia lewat sambil menyentuh keningnya.
Diva, Renita, Selain dan yang lainnya pun menatap ke arah Kamelia
" Kamu kenapa? " teriak Selvina saat Kamelia sudah agak jauh dari pandangan mereka, mendengar seruan tersebut Kamelia berbalik sebentar dan
" Saya gak apa-apa kok " seru Kamelia sambil berbalik dan berjalan lurus ke arah tendanya Susan cs
Sesampai di tenda Kamelia masuk dan rebahan sesaat
" Kenapa dek? " tanya Jesti yang melihat Kamelia baru masuk
" Gak apa-apa kak hanya pusing sedikit saja kak " seru Kamelia sambil tersenyum hangat kepada Jesti
" Yakin dek kamu baik-baik saja " seru Jesti khawatir
" Iya kak aku hanya ingin rebahan saja dulu kak " seru Kamelia sambil tersenyum kepada Jesti
Jesti pun hanya menatap nanar ke arah Kamelia yang sudah memejamkan mata saat itu juga
Tak lama Kamelia memejamkan matanya tiba-tiba Susan dan Elda masuk ke dalam tenda
" Jes... Meli kenapa? " tanya Susan sambil mendekat ke arah Kamelia.
" Dia tidur jangan di ganggu " seru Jesti sambil menerima minuman dingin dari tangan Elda
" Thanks " seru Jesti pada Elda
" Hmmmm " dehem Elda sambil mengunyah makanannya
" Ini beneran Meli tidur kan gak pingsan dia" seru Susan
" Enggak kok " seru Jesti
" Oh Oke " seru Susan
__ADS_1
Karena kelelahan akhirnya ketiganya merebahkan tubuh mereka di samping Kamelia saat itu juga.
...🎋🎋🎋🎋🎋🎋 BERSAMBUNG 🎋🎋🎋🎋🎋🎋...