PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
KAMELIA DAN RIFKI


__ADS_3

* Satu Bulan Kemudian *


Sudah sebulan Kamelia dekat dengan Rifki namun hubungan mereka sekedar berteman mesra saja terkadang kesuanya menghabiskan waktu hanya bermain di taman dan bersepeda setia minggu sedangkan Yohanes merasa kehilangan sahabat dia kehilangan sosok Kamelia yang selalu ada bersamanya ....


ya selama sebulan Kamelia seperti menjaga jarak dengan Yohanes setelah yohanes mengatakan jika dia mencintai orang yang sudah memiliki kekasih itu dan sejak itu pula Kamelia menjaga jarak dengannya....


Selama sebulan juga Kamelia bersama dengan Rifki....


Kamelia membuka hatinya untuk Rifki hanya sekedar berteman karna selama sebulan mereka berteman masih menunjukan kebahagian yang aman-aman saja... Yohanes juga tidak mengetahui hal itu karna setau Yohanes Kamelia sulit untuk membuka hatinya .. namun siapa sangka dengan kehadiran Rifki... Kamelia berhasil bangkit kembali meskipun status berteman...


Saat hari pekan Rifki selalu mengajak Kamelia untuk sekedar berjalan-jalan santai saja di sebuah taman dan disana mereka berbicara tentang masa lalu mereka masing-masing


" Mel... kapan kamu motong rambut...?" tanya Rifki memperhatikan rambut Kamelia..


Ya sehari sebelum mereka janjian untuk jalan Kamelia sudah berencana memotong rambutnya..


" Hmmmm kemaren lusa sih tepatnya hmmm hari jumat sore pas pulang kerja..." sahut Kamelia.


" Kamu cantik kalau rambut sebahu begini..." puji Rifki pada Kamelia.


" Tapi kamu lebih cantik lagi dengan rambut yang panjang seperti awal kita bertemu itu..." sambung Rifki lalu Kamelia menatap wajah Rifki dan bertanya.


" Kenapa...?" tanya Kamelia.


" Karena aku bisa mengelus rambut panjang kamu itu ...." seru Rifki... sesaat Kamelia mengerti

__ADS_1


" Dasar RIFMODS..." seru Kamelia sedikit berteriak tepat di telinga rifki...


" RIFMODS apaannn..." seru Rifki tak mengerti.


" Rifki modus.... hahahaha..." seru Kamelia sambil tertawa.


" Hahahaha baiklah kamu benar... hahahahha" seru Rifki sambil tertawa renyah..


" Aku dengan bisa lihat senyum kamu itu... bedah dengan seminggu setelah kita bertemu itu juteknya masya ampun.... luar biasa galak ya haduhai..." seru Rifki sambil menggelengkan kepalanya.


" Hahahhaha salah sendiri siapa suruh datang kayak jelangkung begitu..." seru Kamelia santai..


" Hahahahha tapi kamu senang kan aku seperti itu..." seru Rifki


" Ah tidak..." seru Kamelia sambil berdiri dari duduknya...


" Mel..." panggil Rifki.


" Iya ada apa...?" tanya Kamelia sambil menatap wajah tampannya Rifki.


" Apakah kamu memiliki kekasih..." seru Rifki santai.


" Lah... selama ini kan aku bersama kamu..


apa kamu gak sadar nanya begitu ke aku..." seru Kamelia...

__ADS_1


" Kan aku sudah cerita kekamu dari awal kita berteman..." sambung Kamelia sambil menatap wajah Rifki.


" Aku hanya ingin memastikan saja..." seru Rifki lalu dia menatap Kamelia.


" Hmmm sejujurnya aku menyukai teman kerjaku..." seru Kamelia hati-hati.


" Akan tetapi dia sepertinya tak mencintaiku..." sambung Kamelia.


" Lalu apa yang harus kamu lakukan.." tanya Rifki.


" Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan..." seru Kamelia.


" Mungkin aku akan menyerah dengan perasaan ini... CINTA TIDAK HARUS SALING MEMILIKI MELIHAT DIA BAHAGIA SAJA ITU SUDAH CUKUP BUAT KITA..." seru Kamelia penuh penekanan di akhir katanya.


" Kamu benar cinta tidak harus memiliki..." seru Rifki santai.


" Baiklah bagaimana besok pagi aku menjemputmu... kita berangkat kerja bersama..." ajak Rifki.


" Hmmm dengan senang hati aku akan ikut denganmu..." seru Kamelia semangat.


" Hmmm baiklah aku akan mengatarmu pulang... ayok hari sudah mulai gelap..." seru Rifki...


" Hmmm baiklah..." seru Kamelia.


Lalu Rifki pun mengantarkan Kamelia pulang kerumahnya....

__ADS_1


Sepanjang jalan keduanya bercanda ria dan saling bertukar semangat.....


🌼🌼🌼 BERSAMBUNG 🌼🌼🌼


__ADS_2