
" Enggak lah mana mungkin gue bunuh sahabat gue, kan tadi gue cuman bilang aja " seru Milly tanpa dosa.
" Nah ide bagus itu " seru Kamelia tiba-tiba
" Jangan gila kamu mel " seru Sekar dengan nada tinggi.
" Woi biasa aja kali gak usah ngegas juga " seru Kamelia ketus dan datar seketika suasana menjadi hening seketika saat Kamelia beranjak duduk dan pergi
" Mau kemana mel ? " teriak Diva
" Mau kedalam kelas lah masa ke kuburan gue " seru Kamelia sambil berjalan meninggalkan ke-7 sahabatnya itu dengan santainya tanpa beban
Setelah kepergian Kamelia ke-7 orang itu merasa ada sesuatu yanh dipikirkan oleh kamelia.
" Kok gue punua filling ya kalau mel sedang ada masalah " seru Milly.
" Elu aih ngatain minum baygon kan mel jadi pergi " seru Selvina.
" Mel belakangan ini jadi sensi ya sama omongan gue ada apaan sih ? " seru Milly
" Mana saya tau " seru Diva
" Tapi benar kok apa yang di bilang sama Milly kalau di perhatikan mel keknya ada masalah deh, coba deh kita hibur dia yuk akh " seru Safitri sambil beranjak dari duduknya.
Ke-7 sahabat itu pun pergi menuju kelas mereka dan sesampai di dalam kelas mereka tak menemukan Kamelia.
" Gak ada dia kemana ? " seru Selvina.
" Kita cari ke taman saja lah " seru Diva pada yang lainnya.
__ADS_1
Saat berbalik Kamelia sudah berada di belakang mereka
" Ada apa ? " tanya Kamelia saat mendapat tatapan dari ketujuh sahabatnya itu
" Kamu dari mana ? " tanya Safitri
" Habis jalan-jalan sekitaran taman " seru Kamelia sambil berjalan melewati ketujuh gadis itu dan menuju tempat duduknya.
Setelah dia duduk diva ikut menyusul dan lainnya pun begitu.
" Mel " panggil Diva
" Iya kenapa ? " tanya Kamelia.
" Lo gak mau gitu cerita sama kita kalau lo sedang ada masalah hmmmm! " seru Diva sambil merangkul bahu Kamelia.
" Hmmmm gue gak ada masalah apapun kok " seru Kamelia santai.
" Iya mel ada kita yang selalu jagain, juga selalu bersama kamu, " seru Sekar.
" Ada kita yang juga bisa lo handalin " seru Milly.
" Terimakasih semuanya , aku senang kalian ada di samping aku selama ini, hmmm makasih banyak, emang benar aku ada sedikit masalah tapi aku sudah mikirin solusinya kok santai aja, kalian gak usah khawatir santai, " seru Kamelia.
" Aku senang kalian ada di samping aku aja aku bahagia kok, jangan pernah berubah ya tetap jadi sahabat aku yang selalu begini peduli dan juga perrhatian, aku senang " sambung Kamelia.
" Uuuuuuhhhhh manisnya sini " seru Diva lalu merangkul Kamelia dan memeluknya serta mengelus punggung Kamelia dengan lembut .
Di sela pelukan keduanya Yufika berbisik
__ADS_1
" Makasih Div makasih kamu dah mau jadi sahabat aku menerima aku jadi sahabat kamu, makasih udah biat aku paham arti dari senyuman itu berharga, aku akan ingat pertemuan kita pertama seperti apa hahaha " seru Kamelia di sela. pelukannya.
" Jangan di ingat itu sangat memalukan " seru Diva setelah melepaskan pelukannya kepada Kamelia.
" Hahahaha" tawa yang lain pun pecah seketika, kecuali si kembar S
Mereka tau bagaimana pertemuan pertama Kamelia dengan Diva, yang saat itu membuat Kamelia tercengang
" Buk ruang dosen dimana ya " tanya Diva saat itu
Kamelia terbengong. lalu dengan jahilnya dia menunjukan arah kantin dari pada arah toilet
" Di sana " seru Kamelia dengan datar dan dinginnya
Diva pun yang tak tau apa-apa langsung pergi setelah mengucapkan terimakasih kepada Kamelia.
///
" Hahahahaha lucu sekali lo " seru Kamelia
" Akh kan segar gue dengarnya kalau begini kan enak kita cerita " seru Selvina.
Membuat yang lain pun jadi lega, Sedangkan 4 sahabat hanya bisa jadi pendengar setiap obrolan ketujuh sahabat tersebut
" Cemburu, iri juga karna selama ini kedekatan mereka merenggang "
" Apa bisa do perbaiki hubungan ini kembali " seru Renita dalam hatinya.
Setelah itu ketujuh sahabat terfokuskan ke arah depan karena dosen mereka akan memasuki ruang kelas mereka.
__ADS_1
Tak lama seorang pria mudah masuk dan membawa laptopnya lalu memulai perkuliahan tersebut dengan santai dan damai
...🌻🌻🌻 BERSAMBUNG🌻🌻🌻...