
Setelah keluar dari ruangan Aula ketiga senior itu berjalan mencari Kamelia yang saat ini sedang bersama ketujuh sahabatnya di kantin
" Meli " panggil Susan kepada Kamelia.
" Iya kak kenapa ? " tanya Kamelia saat menatap Susan
" Terimakasih ya dek sudah bantuin kakak radi maaf kalau sudah merepotkan kamu hehehehe " seru Susan sambil tertawa hambar.
" No problem asalkan kakak terakhir beli minuman gak masalah "canda Kamelia.
" Yaudah kamu pesan aja nantik kakak bayar kok " seru Susan sambil tersenyum ke arah Kamelia.
" Beneran kak " serimu Kamelia girang
" Iya kakak serius kok dek pesan gih " seru Susan
" Akh terimakasih kak tapi maaf tadi akubhanya bercanda saja kok kak hahahahahhaha " seru Kamelia lalu tertawa.
" Kesel ya kak " seru Kamelia.
" Gak apa-apa kakak juga serius kalau kamu mau pesan minuman dek " seru Susan
" Gak kak aku sudah di traktir sama mereka " seru Kamelia sambil menatap ke arah ketujuh sahabatnya itu.
" Hmmmm baik lah kalau gitu kakak permisi ya dek kalau kamu butuh sesuatu bilang ya sama kakak " seru Susan
__ADS_1
" Iya kak pasti " seru Kamelia, lalu susanedan kedua sahabatnya pun meninggalkan kantin
" Gilak sok baik banget dia sama lo " seru Selvina.
" Kak Susan emang baik Vin hanya saja dia salah pergaulan selama ini " seru Kamelia
" Belain aja terus hahahahaha " seru Selvina
" Emang sih kalau gie perhatikan kak Susan semakin kesini dia makin baik ada apa dengannya ya ? " seru Milly seraya bertanya.
" Kak susan itu memiliki teman yang sangat buruk banget sebelum berteman sama kak Jesti dan kak Elda jadi wajar sekarang dia banyak berubah gak suka ngebuly orang lagi " seru Kamelia
" Hebat gue aja gak kepikiran sama apa yang lo katakan barusan " seru Diva
" Makanya kita jangan menilai seseorang dari covernya aja lihat dulu kepribadian mereka " seru Kamelia.
" Yayaya gue lagi yang kenak udah akh gue mau balik " seru Kamelia hendak berdiri.
" Kok cepat amat lo baliknya ? " tanya Sahara.
" Laki gue nungguin gue pulang bye " seru Kamelia sambil tersenyum
" Yeeee songong lo mentang-mentang dan nikah lo " seru Selvina pelan
" Hahahahahhaha " tawa keenam sahabat itu pun pecah saat melihat Selvina yang kesel dengan Kamelia.
__ADS_1
Kamelia meninggalkan kampus dia hendak pulang , namun sesaat dia dihadang oleh Mars.
" Hai mau pulang ? " tanya Mars kepada Kamelia.
" Hmmm. iya kenapa ? " tanya Kamelia.
" Aku anterin ya " seru Mars.
" Hmmmmm " dehem Kamelia bingung.
" Gak usah ada saya menjemputnya " seru suara tegas penuh kecemburuan itu.
Kamelia kaget melihat keberadaan suami nya saat ini.
Tanpa banyak bicara Kamelia melewati kedua pria tersebut.
Dia pun melangkahkan kakinya menuju gerbang kampus.
Sesampai di depan dia langsung menyebrang, namun baru saja saat dia akan menyebrang jalan untuk menunggu angkot tiba-tiba terdengar suara
( BRAKKKKKKKK ) suara benturan yang terdengar cukup keras di telinga.
Sedangkan Yufrans dan Mars yang masih salin menatap tajam itu tak mendengarkan suara tabrakan itu sehingga mahasiswa yang mendengar suara benturan keras itu berhambur keluar dan mencari sumber suara tersebut.
Terlihat banyak warga memenuhi jalan saat itu juga, tak lama ambulans dan mobil polisi telah tiba di tempat kejadian, semuanya diamankan oleh polisi dan di beri garis polisi untuk tidak melewatinya.
__ADS_1
...🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹...