
Setelah bersarapan Kamelia dan Yufrans beranjak dari duduknya dan berpamitan.
Keduanya keluar dan menuju motor milik Yufrans
" Ini pakai dulu " seru Yufrans sambil memakaikan helm di kepala milik Kamelia dengan sangat hati-hati.
" Udah ih pasang nya " seru Kamelia saat Yufrans telah memasangbhelm tersebut ..
" Oke baik lah kita berangkat lets go " seru Yufrans sambil menyalakan motoenya dan siap tancap gas.
Yufrans pun menjalankan motornya menuju kampus Kamelia.
...****************...
Sesampai di kampus Kamelia langsung berpamitan kepada suaminya.
" Sayang nantik kabarin aku ya kalau mau pulang, kalau ada apa-apa kabarin aku juga ya " seru Yufrans
" Kenapa ? " tanya Kamelia
" Karena filling aku gak enak sayang " seru Yufrans sambil memejamkan matanya.
" Akh masa sih " seru Kamelia
__ADS_1
" Ih tau akh " seru Yufrans sambil menyalakan motornya dengan wajah di tekuk dan cemberut
" Udah ih gak usah cemberut gitu napa sih " seru Kamelia sambil mengelus wajah suaminya itu.
" EKHEEMMMM GAK USAH ROMANTISAN DI DEPAN GERBANG KAMPUS NAPA SIH BIKIN JIWA JOMBLO KITA MERONTA AJA " teriak seseorang yang begitu familiar di telinga Kamelia.
" Sirik aja lo " seru Kamelia, lalu menatap sang suami
" Yaudah aku akan kabarin kamu kok, hmmm aku masuk dulu kamu hati-hati di jalan kabarin aku kalaimu suami sudah sampai tempat kerja dengan selamat oke bye 😉 " seru Kamelia sambil mengedipkan matanya sebelah lalu pergi begitu saja, Yufrans yang melihat tingkah istrinya begitu yang makin hari makin genit bikin dia hanya tersenyum,
Lalu Yufrans menyalakan motornya dan berlalu begitu saja dengan santai dan tentram,
Kamelia yang baru saja sampai di kelasnya di sambut ledekan para sahabat.
" Guys kita bari tau kalau sahabat kita ini selain pendiam, datar juga bersikap dingin ternyata memiliki jiwa romantis juga serta bucin terhadap seorang pria deh guys " seru Diva si biang kerok.
" Emang siapa sih guys " seru Sahara
" Itu tu " seru Diva sambil menoleh kan dagunya ke arah Kamelia
Kamelia yang di tatap langsung memasang wajah galak nya dan tatapan tajam nya kepada para sahabat yang memandangnya.
" Apa lihat - lihat " seru Kamelia sambil memasang wajah juteknya.
__ADS_1
Ketujuh sahabatnya itu bukannya takut malah membuat mereka tertawa ngakak saja.
" Lo gak cocok masang tatapan kek begitu radi " seru Diva sambil mencubit pelan pipi kanan Kamelia.
" Hahahahah benar banget tuh meli " seru Sahara
" Akh kalian buat aku jadi kesel " seru Kamelia sambil berdiri.
" Mau kemana ? " tanya Diva sambil menahan lengan Kamelia.
" Mau ke kantin beli minuman kering nih tenggorokan aku " seru Kamelia sambil melepas cekalan tangan Diva di lengannya.
" Hmmm baik lah hati-hati ya jangan ngebut " seru Selvina
" Lo kira gue bawah motor mau ngebut " seru Kamelia makin kesel.
" Hahahahahah " Selvina dan Diva tertawa
" Usah lah mel pergi aja sana gak usah ladenin nih dua curut " seru Sekar
Lalu Kamelia pun pergi menuju kantin, sepanjang jalan Kamelia sesaat melamun dengan pikirannya yang begitu bercabang, dia bingung dengan perasaannya.
Di sisi lain dia mulai membuka hati untuk suaminya namun di sisi lainnya dia juga takut untuk membuka hati itu yang ada di pikiran Kamelia saat berjalan menuju kantin,
__ADS_1
Sesampai di kantin , sesaat dia mendudukan dirinya di kursi terlebih dahulu, barulah dia membeli minuman botol dan membawanya ke dalam kelas nya.
...🌳🌳🌳 BERSAMBUNG 🌳🌳🌳...