
Setelah keduanya lama tak bersuara hingga akhirnya Yohanes membuka pembicaraan...
" Sayank kita makan siang dulu ya..." seru yohanes pada Kamelia.dan dibalas anggukan kepala oleh Kamelia.
Lalu Yohanes membawa Kamelia makan soto di warung pinggir jalan...
" Kita makan disini ya gak apa-apa kan..." seru Yohanes pada Kamelia.
" Gak apa-apa kok... asalkan bersama kamu..." seru Kamelia...
" Kamu ya... lama gak ketemu kamu malah dah pintar ngegombal sekarang... belajar dimana sih...hmmm" seru Yohanes sambil mencubit pelan hidung Kamelia.
" Belajar dari mr..google... ahahahahah...." seru Kamelia santai.
" Hahahahaha... bosa aja kamu..." seru Yohanes bahagia.
Lalu keduanya memesa soto dan saling mengobrol
" Yank aku kangen banget sama kamu...." seru Yohanes
" Tapi aku enggak tuh..." canda Kamelia.
" Masa sih kamu gak kangen sama aku..." seru Yohanes cemberut.
" Iya aku gak kangen sama kamu...lah.." seru Kamelia kembali.
" Yaudah lah... kalau gitu..." seru Yohanes kecewa.
" Hahahahaha... aku juga kangen kok sama kamu... bukan hanya kangen tapi RIBET juga..." seru Kamelia lalu tertawa pelan.
" RIBET...apaan tuh...?" tanya Yohanes bingung.
" Rindu Berat..." seru Kamelia singkat.
" Hahah kamu bisa saja yank..." seru Yohanes tak lama pesanan mereka datang dan mereka pun langsung menikmati makanan mereka tanpa bersuara.
Setelah selesai makan siang mereka kembali kedalam mobil Yohanes.
" Sayang maaf ya...aku perhatiin kamu bedah deh dari sewaktu kita mulai pacaran..." seru Yohanes tiba-tiba.
" Bedah bagaimana yo... aku masih sama kok seperti dulu..." seru Kamelia.
__ADS_1
" Maaf yank.. kamu sekarang gendutan yank... kamu makin berisi...." seru Yohanes jujur dan hati-hati takut Kamelia tersinggung..
" Jadi maksud kamu....aku gendutan gitu... kamu gak suka " seru Kamelia
" Bukan gitu yank.. maaf aku gak gitu kok..." seru Yohanes takut. Namun di luar dugaan. Kamelia bukannya marah tapi dia malahan tertawa.
" Hahahahaha iya aku bercanda akh... ya aku sengaja gendutan.... karna aku paham cowok gak akan ngelirik aku kalau gendutan... aku suka sama tubuhku yang saat ini... gak apa-apa kok... jangan merasa bersalah begitu lah...
" Kamu gak marah..." seru Yohanes
" Enggak kok..." sahut Kamelia.
" Tapi aku senang sama perubahan kamu... aku jadi bisa cubit pipi kamu yang tembem ini..." seru Yohanes sambil mencubit pelan pipi kanan Kamelia.
" Ih modus ya...." seru Kamelia
" Kok modus sih..." seru Yohanes
" Iya biar kamu megang-megang pipi aku saja..." seru Kamelia.
" Hahahaha terserah kamu mau bilang apa...yang penting aku bahagia sama kamu... eh iya besok kamu sibuk gak...?" seru Yohanes sambil bertanya.
" Besok... kek nya enggak deh kenapa...?" seru Kamelia lalu bertanya balik.
" Hmmm. bisa kok... aku akan datang..." seru Kamelia.
" Gak perluh besok aku akan jemput kamu oke sayang..." seru Yohanes
" Yaudah... iya iya... akhkkk jadi kangen sama rumah dan kamar ku ..." seru Kamelia pelan.
Tak lama mereka pun sampai di perempatan Kamelia...
" Yank aku antar langsung kerumah ya... barang bawaan kamu banyak..." seru Yohanes.
" Iya makasih ya..." seru Kamelia sambil tersenyum😀
Kamelia dan Yohanes berjalan beriringan menuju rumah Kamelia... banyak tetangga yang kaget dengan kedatangan Kamelia...
" Mel... kapan pulangnya...?" tanya salah satu tetangga Kamelia.
" Barusan aja bu..." seru Kamelia...
__ADS_1
" Walah... makin ayubpisan kamu neng..." sahut bapak bapak itu.
" Hahaha makasih pak dim..." seru Kamelia sambil tersenyum.
" Udah lama ya nak Kamelia gak kelihatan taunya ada urusan toh..." seru yang lain.
" Iya ibu-ibu bapak... hmmm kalau gitu kami permisi dulu mari pak.." seru Kamelia dan dianggukan kepala oleh orang yang berada di sana...
Tak lama keduanya sampai di rumah Kamelia... Namun saat ingin melangkah lebih maju lagi dia dan Yohanes mendengar pernyataan yang membuat Yohanes seketika melepas genggaman tangannya dari Kamelia.
" Kamelia pun menarik kembali tangannya Yohanes dan menggenggam erat tangannya..."
." Yo apapun yang terjadi kita harus perjuangin hubungan ini aku harap kamu gal nyerah sama keputusan aku... aku dah sayang sama kamu...n jadi tolong percayalah padaku..." seru Kamelia sambil menggenggam erat tangan Yohanes.
" Makasih ya yank... kamu janji akan selalu bersama aku..." seru Yohanes.
" Iya aku janji..." seru Kamelia..
Lalu keduanya melangkahkan kaki mereka untuk masuk kedalam rumah.
" Syahlommm semuanya...." sapa Kamelia membuat semua anggota keluarga menatapnya dan kaget.
" Kamelia...." pekik yang lain bersamaan dengan sepupu Kamelia.
" Kenapa kaget....???" seru Kamelia ketus.
" Dek kapan kamu pulang..." tanya Keysiana.
" Kenapa... kalian gak suka aku pulang..." seru Kamelia sambil mendekap kedua tangannya di depan dadanya.
" Bukan gitu dek... kita kaget aja..." seru Keysiana panik.
" Udahlah kak... ini ada apa sebenarnya...?" tanya Kamelia.
" Kamu akan di jodohkan dengan anak teman abang dek.." seru Hendra seketika Kamelia menatap Hendra dengan tatapan yang sulit diartikan..
" Bang... sudah 2 X aku gagal dalam perjodohan... apa abang mau mengulangi kesalahan abang..." seru Kamelia menatap Hendra dengan tatapan tajam nya
" Tapi dek... kali ini abang serius dek sama perkataan abang dek..." seru Hendra.
" Maaf bang... Mel gak mau dnjodohkan... mel sudah punya Yohanes bang... maaaf.... Kamelia menolak untuk di jodohkan.." seru Kamelia seketika.... dia pun langsung menuju kamarnya... meninggalkan Yohanes dengan keluarganya...
__ADS_1
Seketika suasana menjadi canggung.
💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮