PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
KEMBALI KE KOTA & KEPUTUSAN KAMELIA


__ADS_3

Setelah seminggu lebih Kamelia berpikir dengan pikirannya saat ini Salimah sedang bersiap untuk kembali ke kota,


" Mungkin ini yang terbaik keputusan aku sudah bulat " seru Kamelia dengan tegas.


Lalu gadis itu mulai mempersiapkan diri.


" Sudah siap? " seru Rifaldi yang datang tiba-tiba dan mengagetkan Kamelia.


" Astaga... abang " pekik Kamelia sambil mengelus dadanya.


" Hahahahahahaha😀😃😄 maaf maaf " seru Rifaldi sambil tertawa.


" Iya ini dah siap " seru Kamelia sambil menatap ke arah Rifaldi.


Setelah itu keduanya berjalan ke arah motor milik Rifaldi,


Tak lama mereka pun meninggalkan rumah singgah Kamelia setelah gadis itu melihat seluruhnya terkunci dengan aman , Rifalfdi pun menjalankan motornya


Sepanjang jalan Kamelia hanya diam saja hingga tiba-tiba


" Mel " panggil Rifalfdi saat keduanya berhenti di lampu merah


" Ya kenapa? " seru Kamelia bertanya.


" Kamu dari tadi diam aja kenapa? " seru Rifalfdi sambil tersenyum ke arah Kamelia.


" Enggak apa-apa " seru Kamelia.


" Masa sih kelihatannya kamu lagi banyak pikiran " seru Rifalfdi

__ADS_1


" Enggak, kok Fal aku baik-baik saja kok " seru Kamelia menutupi masalahnya.


" Ya udah kalau kamu gak mau cerita gak apa-apa yang penting kamu bahagia selalu.. " seru Rifalfdi sambil tersenyum ke arah Kamelia


Tak lama motor milik Rifalfdi jalan karena lampu sudah menandakan warna hijau.


2 Jam Kemudian


" Akhirnya sampai juga, " gumam Rifalfdi saat kedua orang itu sudah sampai tujuan


" Terimakasih ya udah nganterin aku, hmmm kamu gak ikut aku pulang kerumah, biar istirahat dulu gitu, perjalanan kan masih sangat panjang, lebih baik istirahat di rumah aja " tawar Kamelia.


" Enggak deh makasih tawarannya nantik aku istirahat di rumah teman aku aja, kebetulan dia kost dekat-dekat sini kok santai aja " seru Rifalfdi


" Yaudah naik sana, aku balik dulu ya " seru Rifalfdi berpamitan


" Iya hati-hati ya di jalan " seru Kamelia dan di 👍acungin ibu jari oleh pria tersebut.


Sesampainya di rumah, di lihat keluarga nya sedang ngumpul dan mereka pun kaget melihat kedatangan Kamelia yang tiba-tiba pulang tanpa kabar.


" Adek kamu dah pulang, " seru Keysiana kakak Kamelia.


" Udah " seru Kamelia sambil mencium punggung tangan papa dan juga saudaranya


" Kenapa kamu nak? " tanya sang pak Yunus kepada sang putri.


" Aku gak apa-apa pah cuman kelelahan saja " seru Kamelia sambil memancar senyumannya.


" Ya udah pah, semuanya aku masuk kamar dulu ya " pamit Kamelia sambil menyeret koper miliknya.

__ADS_1


Setelah Kamelia masuk kamar.


" Wira... Meli sudah tau kah masalah suaminya " tanya Hendra pada adik sepupunya tersebut.


" Aku rasa sudah bang " seru Wira tanpa menoleh ke arah Hendra.


" Bagus itu jauh lebih baik, sekarang keputusan Ada di tangannya " seru Hendra sambil tersenyum.


" Benar bang " seru Wira sambil tersenyum ke arah Hendra.


" Iya abang rasa semuanya sudah waktunya mereka berpisah " seru Hendra menatap lurus ke arah depan.


" Bagus deh aku setuju jika mereka pisah bang, terlalu tersakiti hatinya Meli karena pria macam Frans itu gak pantas di perjuangkan " seru Wira sambil menatap kamar milik Kamelia lalu kembali menatap ke arah Hendra.


" Baik lah itu yang terbaik buat Meli " seru Hendra menatap ke arah depan.


" Aku rasa setelah ini dia akan selalu mengingat penghianatan suami nya. " seru Wira.


" Kamu benar, abang rasa setelah ini dia akan susah untuk membuka hatinya untuk siapa pun " seru Hendra sambil menatap ke arah pintu kamar adiknya.


" Siapa yang Susan buat buka hatinya ? " seru seseorang yang tiba-tiba bersuara


" Gak Ada " seru Hendra sambil menatap sang adik.


" Meli pikir kamu Wir, yang susah buat buka hatinya until menikah. " seru Kamelia kepada Wira.


" Enggak lah " seru Wira sambil meneguk segelas air yang baru saja dia minun.


" Mel gimana dengan Yufrans?? " seru Wira tiba-tiba membuat Kamelia kaget.

__ADS_1


DEG..


...🌺🌸🌼🌻🥀🌹 BERSAMBUNG 🌷💐🌾🍁🎋🎍...


__ADS_2