PENGORBANAN KAMELIA

PENGORBANAN KAMELIA
SALING DIAM DAN KAMELIA BERSIKAP DATAR


__ADS_3

Setelah memasuki kelas dia sudah mlihat keberadaan Sekar bersama yang lainnya.


Sesaat Kamelia berdiri sejenak


" Woi Mel lo duduk sini " seru Diva kepada Kamelia


Namun dia melewati barisan tempat dia duduk dan berjalan ke arah ujung di samping kursi Kinanti, Kinanti yang melihat Kamelia berjalan ke arahnya langsung tersenyum


" Mel duduk sini " seru Kinanti namun di balas muka datar oleh Kamelia


" Maaf kamu boleh pindah gak di sana aku dia sini ya sampai beberpaa hari " seru Kamelia pada gadis yang berkacamata itu


" Oke Mel " seru gadis itu yang bernama Lusi sambil berdiri dan berjalan ke arah Diva ca dan duduk tanpa beban.


Sesaat semua pandangan jatuh pada gadis itu namun tal dia hiraukan.


Kamelia dia hanya bersikap datar hal itu membuat Kinanti penasaran padanya


" Mel kamu kenapa ? " tanya Kinanti.


" Gak apa-apa " seru Kamelia


" Yakin " seru Kinanti tak percaya


" Hmmmm " gumam Kamelia pelan


" Baik lah " seru Kinanti percaya.


Sedangkan d posisi Diva cs, Dia menatap tajam ke arah gadis yang duduk di sebelahnya


itu, Namun Kamelia dengan cepat menegurnya

__ADS_1


" Diva, awas ya kamu kalau ngancam dia aku akan potong kaki kamu " seru Kamelia kepada Diva tanpa menatap ke arah Diva


" Ish iya iya bawel " seru Diva cemberut.


Sekar yang melihat Kamelia menghindari nya merasa sedih juga kesal , sedih karena doa pernah berkata jika dia tak ingin ketemu Kamelia setelah tau jika Kamelia lah yang mendonorkan ginjal buat dirinya, kesel karena Kamelia tidak bersikap biasa saja kepadanya


" Kenapa baru sekarang Kamelia mengatakan hal itu kenapa " gumam Sekar dalam hati tanpa terasa air matang keluar sendiri.


" Kamu kenapa menangis Kar ? " tanya Selvina yang melihat Sekar mengeluarkan air matanya


" Aku bukannya sedih aku ngantuk ini " elak Sekar


Namun Selvina tak bisa di bohongin, di paham betul air mata Sekar itu air mata kesedihan


Namun Selvina menyimpannya sendirian , dan akan bertanya nantik saja.


Setelah beberapa jam kemudian tibalah jam berakhir mata kuliah pertama.


" Kar lo kenapa ? " tanya Renita yang bergabung bersama Sekar cs


" Gue gak apa-apa " seru Sekar


" Lo udah tau masalah Kamelia ? " bisik Renita dari samping , seketika ucapan Renita membuat Sekar menatapnya tajam


" Kamu rau juga soal Kamelia yang mendonorkan ginjalnya untuk ku " seru Sekar menatap tajam ke arah Renita, gadis itu menganggukan kepala nya dengan santai


" Kenapa lo gak lasi tau ke a gue soal itu " seru Sekar menahan amarahnya.


" Karena elu gak nanya ke kita kita Sekar ... " seru Renita santai.


" Tapi ini jadi bumerang buat gue dan Kamelia dia justru bersikap datar sama gue, lihat sana " seru Sekar sambil menatap Kamelia di lapangan basket.

__ADS_1


" Lah Kamelia di sana " seru Renita menatap ke arah Kamelia yang sedang duduk bersama anak basket


" Hmmmm gue punya filling lo bakalan gak ketemu Kamelia lagi dalam waktu singkat " seru Renita.


" Kenapa begitu " seru Sekar heran


" Gue juga gak tau kita lihat saja nantik " seru Renita sambil tersenyum ke arah Kamelia.


Sedangkan Kamelia sedang berada di lapangan basket bersama mahasiswi yang bernama Mawar dan teman - temannya


" Main yuk Mel " ajak Mawar kepada Kamelia.


" Gakk !!! " tolak Kamelia dengan sangat cepat.


" Kenapa ? " tanya Mawar


" Aku gak bisa " seru Kamelia


" Ya belajar lah " seru Mawar


" Iya Mel belajar bareng kira aja " seru salah satu temannya Mawar


" Gak aku gak bisa " seru Kamelia


" Bisa ayuk akh " seru teman Mawar sambil menarik lengan Kamelia ke arah lapangan


Namun sesaat Kamelia menatap ke arah Mawar dan gadis itu mengangguk namun saat Kamelia hendak melangkah maju kedepan Kamelia melihat ke arah Sekar dan Renita, yang juga menatapnya dengan tersenyum , sedangkan yang di tatap memasang wajah datar nya saja


Heran tentu saja Kamelia menatap mereka yang tersenyum namun Kamelia bodoh amat.


...🌾🌾🌾 BERSAMBUNG 🌾🌾🌾...

__ADS_1


__ADS_2