
Keesokan harinya ...
" Pagi... kak..." seru Kamelia menyapa sang kakak.
" Pagi dek..!!!! seger banget wangi lagi... berapa liter kamu makan parfum...?" seru Keysiana seraya meledek sang adik.
" Ish apaan sih... orang aki cuman pakai dikit doank... heleeh... oh ya kak... papa kapan pulang dari kampung...?" seru Kamelia seraya bertanya tentang papa nya.
" Mungkin sebulan...lagi.." seru Keysiana.
" Apa..? lama betul.... yaudah lah kak... aku pergi dulu." seru Kamelia sambil bersalaman dengan kakaknya.
" Iya hati hati ya dek..." seru Keysiana pada sang adik.
Sepanjang jalan Kamelia hanya sedikit melamun memikirkan hubungannya dengan Ferdi... yang sudah beberapa bulan tidak ada kabar sama sekali.
" Mel..." tiba tiba seorang perempuan datang menyapa Kamelia.
" Iya raisa...ada apa...?" seru Kamelia menatap anak tetangganya itu.
" Kemana...?" seru Raisa...
" Kemana aja yang penting hatiku bahagia lah sa..." seru Kamelia.
" Ish aku serius..." seru raisa.
" Iya iya aku kerja nona.." seru Kamelia santai sambil menurunkan sepedanya.
__ADS_1
" Wah kerja kamu rupanya..." seru Raisa.
" Iya sa... kamu kuliah sekarang..." tanya Kamelia kepada raisa.
" Iya Mel... " sahut raisa tak semangat.
" Kenapa gak senang gitu..." seru Kamelia yang melihat perubahan di wajah sahabat kecilnya itu.
" Aku gak niat kuliah tahun ini... aku maunya kerja kayak kamu..." seru raisa.
" Gak lah...gak boleh gitu sa....mungkin orang tuamu punya rencana buat kamu..." seru Kamelia menasehatinya.
" Hmmmmm begitulah.... jadi aku harus apa Mel...?" tanya raisa.
" Ya tinggal jalani saja... dan terus semangat oke...kalai gitu aku pamit... sampai jumpa..." seru Kamelia seraya berpamitan.
Dia tengah perjalanan menuju tokoh abangnya Kamelia tiba tiba menghentikan sepedanya.
Dia melihat sepasang manusia yang sangat dia kenali....
" Itu kan bang Ferdi dan itu....-" seru Kamelia terhenti dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Itukan Miranda.... ya itu Miranda... aku gak salah itu benar Miranda." gumam Kamelia lirih.
" Jadi.... selama ini bang Ferdi gak ada kabar dia bersama Miranda... apa hubungan mereka..." pikir Kamelia sambil menatap kedua manusia yang saling merangkul itu...
" Mesra sekali... rasanya aku ingin tebas kepalamu tuan Ferdi... beruntungnya aku mengetahui hal...ini dari sekarang... tapi tunggu...📸 cekrek...." seru Kamelia sambil mengambil kamera kecil nya dan memfoto kemesraan dua manusia itu.
__ADS_1
" Ini cukup jadi alasan aku untuk membatalkan semuanya...oke Kamelia... air matamu saja tidak jatuh .. itu biasa saja jadi aku gak butuh membuat dia menyesal..." seru Kamelia dengan senyuman sama r nya.
" Hahahaha aku akan berusaha melupakan manusia... itu.. ternyata meditasiku tak sia sia... aku bersyukur di beri kelebihan oleh TUHAN agar tau mana pria yang bisa di ajak serius dan mana pria yang hanya bermain dengan perasaan wanita... halah... pria sama saja..." seru Kamelia sambil mengayuh sepedanya.
Sesampai di tokoh sang abang... Kamelia langsung bertukar seragam
Kamelia benar benar tidak bersedih dia justru seperti bersemangat begitu
Saat Kamelia ingin berbalik dia kaget mendapati seseorang sudah berdiri tepat dia hadapannya.
" Astaga ya Tuhan ..... Yohan......" seru Kamelia kaget
" Hei... nona... selamat pagi..." seru Yohanes sambil tersenyum
" Selamat pagi juga Yohann..." seru Kamelia lembut sambil berlalu dan langsung pergi melakukan kegiatannya......
Namun langkah nya terhenti saat Yohanes memanggilnya...
" Mel...sebentar..." seru Yohanes
" Ada apa...?" tanya Kamelia sambil berbalik menatap Yohanes.
" Nantik siang kita makan bersama yuk.." ajak Yohanes..
" Oke..." seru Kamelia seraya mengacungkan jari jempolnya👍 tanda dia setuju.
" Oke baiklah... selamat bekerja nona..." seru Yohanes sambil tersenyum
__ADS_1
🌹🌹🌹 BERSAMBUNG 🌹🌹🌹