
Kamelia sampai di rumah dia langsung melihat keluarganya.
" Wah bang calon manten gimana persiapannya ?? " seru Kamelia bertanya kepada abang sepupunya itu
" Iya nih dek udah semuanya tinggal lamaran saja kapan kami libur dek ? " seru Ardian bertanya
" Mungkin lusa deh bang " seru Kamelia sambil duduk di samping Wilma
" Abang tuh fokus banget sama calon istrinya Mel sampai kita berdua di telantarin " adu Wilma sambil meletakan kepalanya di bahu Kamelia.
" Cup cup jangan sedih ya sayangku my besti ku " seru Kamelia sambil menepuk pelan punggung sepupunya itu
" Hmmmm " gumam Wilma sambil tersenyum ke arah Ardian
" Hati-hati Mel sepupu kamu itu banyak drama banget " seru Ardian kepada sepupunya Kamelia itu
" Udah paham kok bang sama drama adik abang ini " seru Kamelia.
" Nah itu dia " seru Ardian senang saat melihat ke arah kedua adiknya yang baru datang
" Wah para lelaki kesayangan akoh udah pulang ini " ledek Kamelia.
" Pada shoping ya hahahahahaha " seru Kamelia mledek
" Gak usah meledek deh Mel bikes aja deh lo " seru Wira kepada Kamelia.
" Oh adik abang , abang punya sesuatu buat kamu " seru Arfian
" Apaan bang " seru Kamelia penuh selidik
" Gak usah curigaan bikinin abang kopi dong " seru Arfian kepada Kamelia
" Oke " seru Kamelia sambil beranjak dari duduknya
Kamelia pun membuat 2 gelas kopi
" Ini buat bang Fian, dan ini buat bang Dian " seru Kamelia sambil meletakan kopi di depan Arfian dan Ardian
" Buat aku mana ? " tanya Wira kepada Kamelia
" Emang lo mintak tadi bautin kopi " seru Kamelia
" Hahahahahhaha kasihan delo " seru Wilma sambil tertawa lepas.
" Lah bang Dian aja gak mintak buatin kopi malah Meli buatin " seru Wira kesel
" Siapa bilang abang gak mintak buatin kopi... , dari tadi juga abang mintak buatin kopi malah tuh adik kita malah asik duduk aja " seru Ardian sambil melirik ke arah Wilma yang duduk sambil tersenyum tanpa dosa...
" Wah parah memang " seru Kamelia sambil tersenyum
" Oh Wil tante Neri sama tante Miska juga kak Yesti sama kek Keysiana kemana ? " tanya Kamelia sambil menatap Wilma
" Lagi keluar mereka ke pasar " seru Wilma
" Oh gitu " seru Kamelia sambil menganggu kan kepalanya
" Yaudah bang aku ke kamar dulu mau bersih-bersih" pamit Kamelia sambil beranjak dari duduknya
" Dek bentar " seru Arfian menghentikan langkah Kamelia
" Ada apa bang " tanya Kamelia sambil membalikan tubuhnya.
" Ini buat kamu dek tadi abang beliin buat adek kesayangan abang hmmm " seru Arfian sambil menyerahkan sebuah kota kepada Kamelia.
" Terimakasih banh Fian Meli terima ya bang " seru Kamelia sambil menerima semua kotak bingkisan itu dari tangan abang sepupunya.
" Iya dek sama-sama, " seru Arfian sambil tersenyum.
" Tapi dalam rangka apa abang kasih kado sama adek kan ulang tahun adek 2 bulan lagi bang " seru Kamelia.
" Hmmm dalam rangka hadiah natal dannjuva tahun baru dek " seru Arfian
" Wah abang memang yang terbaik makasih bang " seru Kamelia lalu masuk kedalam kamarnya
" Abang buat Wilma mana ?" tanya Wilma kepada abang nya
__ADS_1
" Hmmm " seru Arfian sambil memberikan sebuah kotak kepada adiknya itu
" Aku tebak ini pasti jam tangan " seru Wilma sambil membuka hadiah dari Arfian
Tebakan Wilma memang benar Arfian memberikan Wilma sebuah jam tangan
" Akh bang Fian terimakasih " seru Wilma lalu memeluk abangnya penuh kasih sayang.
" Sama-sama dek " seru Arfian sambil tersenyum
Lalu tak lama Yufrans pulang dan menyapa keempat saudara itu
" Udah pulang Frans ? " tanya Arfian kepada Yufrans
" Sudah bang " seru Yufrans sambil bersalaman kepada Ardian dan juga Arfian
Tak lama Meli keluar dari kamar dan mendekat ke arah suaminya dan mencium punggung tangan suaminya itu
" Abang mau langsung mandi atau mau adek buatin kopi dulu gak " seru Kamelia sambil menerima tas kerja suaminya
" Abang mandi dulu dek baru minum kopi " seru Yufrans sambil menggulungkan lengan bajunya.
" Ya sudah adek siapa kan baju abang dulu " seru Kamelia sambil masuk kedalam kamar, dan menyiapkan pakaian ganti buat suaminya
Lalu Kamelia memberikan kepada suaminya dan membuatkan kopi buat suaminya.
Setelah siap Kamelia meletakan di meja makan
" Bang makan dulu gih ini kopinya " seru Kamelia
" Banh Dian bang Fian makan gih " seru Kamelia kepada kedua sepupunya itu
" Oke " seru keduanya sambil berdiri dan melangkah menuju ruang makan
" Dek yang lain ke mana ? " tanya Yufrans sambil melemparkan pandangannya ke arah lain
" Lagi keluar kata Wilma tadi " seru Kamelia sambil menatap suaminya
Lalu mereka menikmati makanan mereka dengan nikmat..
" Wah gimana tante persiapan lamaran bang dian ? " tanya Kamelia pada tante Neri
" Lancar Mel semua sudah beres tinggal bersiap tempur aja " seru tante Neri
" Syukur lah " seru Kamelia sambil tersenyum.
' Dek abang masuk kamar dulu ya mau ngerjain tugas dulu " pamit Yufrans kepada Kamelia dan keluarga yang lainnya
" Iya bang " seru Kamelia
Lali Yufrans memasuki kamar setelah berpamitan kepada keluarga yang lainnya.
" Mel " panggil Keysiana kepada adik bungsunya setelah Yufrans memasuki kamar mereka
" Iya kak " seru Kamelia sambil menatap sang kakak
" Kamu bahagia dek sama pernikahan kamu ? " seru Keysiana bertanya membuat keluarga yang lainnya menatap ke arah Kamelia dan juga Keysiana.
Kamelia yang di tanya begitu merasa bingung kenapa tiba-tiba sang kakak bertanya begitu.
" Aku bahagia kok kak, kenapa kakak bertanya seperti itu " seru Kamelia lalu bertanya.
" Tidak apa-apa dek kakak hanya bertanya saja " seru Keysiana sambil menyembunyikan kegelisahannya.
" Kakak gak usah gelisah begitu abang baik dan dia adalah suami idaman buat aku kak " seru Kamelia bahagia
" Kakak percaya dek kamu bahagia " seru Keysiana
" Ya udah kak aku mau buatkan kopi untuk nemenin suami aku kerja " seru Kamelia sambil berdiri dan berjalan ke arah dapur untuk membuat kan kopi buat suaminya.
Sedangkan Yufrans mendengarkan omongan sang kakak iparnya kepada Kamelia membuat dia tersenyum bahagia mendengar jawaban sang istri
Tak lama Kamelia masuk dan meletakan kopinya di meja samping laptop milik suaminya
" Bang... "panggil Kamelia dengan lembut sambil menatap suaminya.
__ADS_1
" Kenapa dek ? " seru Yufrans tak kala lembut suaranya.
" Ini kopinya minum dulu " seru Kamelia
" Nantik abang gak bisa tidur lo dek kamu kasih abang kopi gini tapi gak apa-apa deh abang minum temenin abang begadang aja ya " seru Yufrans sambil tersenyum
" Oke dengan hati senang " seru Kamelia sambil memeluk leher suaminya.
" Hmmmm dengan senang hati sayang ,,, sayangnya abang sekarang manja banget sih hmmm " seru Yufrans sambil mencium pipi istrinya dengan lembut.
" Hmmm emang gak boleh manja sama suami sendiri, kalau gak boleh apa boleh ya aku manjanya sama MANTA aku saja " seru Kamelia asal, ucapan Kamelia membuat Yufrans respect menarik Kamelia sehingga Kamelia duduk di atas pangkuan suaminya itu
" Akhhh abang iah kok di tarik sih " seru Kamelia
" Habisnya istri ku ini sudah mulai membuat abang uringan tau " seru Yufrans sambil mencium pipi kanan juga kiri istrinya.
" Akh cukup bang gak usah cium akh " seru Kamelia merasa geli dengan serangan suaminya
" Hahahahhah makanha jangan asal bicara begitu " seru Yufrans membuat Kamelia tersenyum
" Iya suamiku aku hanya bercanda kok ish lucunya " seru Kamelia sambil mencubit pelan pipi suaminya.
" Akh sudah bang cukup sakit akh " seru Kamelia mendesah , hingga orang yang berada di luar ruangan kamar keduanya menduga hal lain telah terjadi pada keduanya
" Wah parah nih mereka ngapain di kamar ? " seru Wira penasaran
" Kepo aja lo " seru Wilma.
" Hahahahaha " tawa Ardian pun pecah
Di dalam kamar
" Bang udah ih " seru Kamelia merasa geli
" Udah ya jangan bahas soal mantan lagi abang gak suka " seru Yufrans
Lalu mereka terdiam sejenak, dan tiba-tiba Yufrans mematikan laptop nya.
" Sudah siap bang tugasnya " seru Kamelia bertanya
" Sudah dek " seru Yufrans sambil menyeruput kopinya
" Yuk dek bobok cantik yuk " seru Yufrans sambil menyeret lembut lengan Kamelia ke arah ranjang mereka.
" Hmmmm empuk banget sih " seru Kamelia sambil tiduran di lengan suaminya.
" Dek kamu bahagia gak sama abang " seru Yufrans
" Kenapa abang bertanya begitu ya tadi kakak bertanya begitu sekarang suami aku akh gak tau akh " gumam Kamelia dalam hatinya.
" Kok diam " seru Yufrans bertanya saat Kamelia melamun
" Aku nanya dulu deh sama abang , abang bahagia gak sih nikah sama aku ? " seru Kamelia bertanya balik kepada suaminya.
" Kalau boleh jujur abang sangat bahagia dek, dari awal kenal kamu saja abang sudah jatuh cinta apa lagi kita sudah lama kenal sejak kecil kan, walaupun sudah sangat lama kita berpisah abang sayang dan cinta sama kamu dek " seru Yufrans bahagia menatap dari samping aamg istrinya.
Kamelia hendak bangkit dari tidurannya
" Kalau aku boleh jujur bang , dari awal kita nikah aku masih memikirkan mantan aku bang " seru Kamelia jujur seketika Yufrans bangkit dari tidurannya dan mendekat ke arah sang istri dan berhadapan dengannya
" Lalu " tanya Yufrans ingin tau kelanjutan cerita istrinya.
" Beberapa bulan sebelumnkita menikah aku sempat bertemu dengan mantan sekaligus cinta pertama aku bang " seru Kamelia jujur
" Maksud kamu sib Randa itu " seru Yufrans dan dianggukan kepala oleh Kamelia.
" Iya bang aku masih sangat mencintai dia saat itu tapi setelah aku tau dia masih pacar sahabat aku dan aku yakin kamu gak bisa bersama akhirnya aku memutuskan untuk berusaha melupakan dia , dan well itu sangat susah, namun seiring waktu aku berhasil menyingkirkan dia dari hatiku demi abang tapi kami memutuskan untuk tetap berteman, boleh kan bang aku sama dia hanya berteman saja " seru Kamelia sambil menatap ke arah suaminya
" Hmmm boleh kok dek, gak semua mantan harus di musuhi dek yang penting kamu bahagia " seru Yufrans sambil tersenyum
" Terimakasih bang aku sayang sama abang " seru Kamelia refleks memeluk Yufrans dengan sangat bahagia
" Yuk bobok gak usah mikirin hal lain oke sayangku cintaku " seru Yufrans sambil membawa sang istri ke arah ranjang mereka pun tertidur dengan sangat tenang dalam waktu sekejap
...💮💮💮 BERSAMBUNG 💮💮💮...
__ADS_1